MOM'S LIFE
Dialami Ruben Onsu, Alasan Dehidrasi Bisa Sebabkan Pingsan hingga Kematian
Arina Yulistara | HaiBunda
Jumat, 31 May 2024 21:40 WIBPekan lalu, Ruben Onsu diketahui dilarikan ke rumah sakit saat sedang syuting di Majalengka. Ruben Onsu disebut pingsan karena dehidrasi. Kenapa bisa demikian?
Ruben Onsu pun dirawat di rumah sakit karena kekurangan cairan akibat cuaca yang sangat panas di lokasi syuting. Jangan sepelekan dehirasi, Bunda. Ini bisa membahayakan nyawa.
Dehidrasi merupakan kondisi ketika tubuh kekurangan air, seringkali dianggap sepele. Padahal dehidrasi dapat membawa bahaya serius bagi kesehatan bahkan berakibat fatal.
Salah satu bahaya dehidrasi yang paling sering terjadi adalah pingsan. Hal ini bisa membuat Bunda tiba-tiba tidak sadarkan diri dan tentu mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan.
Mengapa dehidrasi berbahaya?
Air merupakan komponen penting bagi tubuh yang berperan dalam berbagai fungsi vital, seperti:
- Mengatur suhu tubuh: Air membantu tubuh melepaskan panas melalui keringat.
- Menjaga kesehatan pencernaan: Air membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.
- Menjaga fungsi ginjal: Air membantu ginjal membuang limbah dan racun dari tubuh.
- Menjaga kesehatan persendian: Air membantu melumasi sendi dan mencegah nyeri sendi.
- Menjaga kesehatan otak: Air membantu mengantarkan oksigen dan nutrisi ke otak, serta menjaga fungsi kognitif.
Kekurangan air dapat mengganggu semua fungsi vital tersebut. Dehidrasi ringan dapat menyebabkan gejala seperti haus, mulut kering, sakit kepala, lemas, bahkan kelelahan.
Ketika Bunda kehilangan lebih banyak cairan daripada yang dikonsumsi, tubuh tidak akan memiliki cukup cairan untuk berfungsi normal. Penyebab dehidrasi yang paling jelas adalah kurangnya minum air, terutama saat sedang hamil, menyusui, atau sangat aktif, Bunda membutuhkan lebih banyak air daripada biasanya.
Jika dehidrasi tidak segera diatasi dapat berakibat fatal, seperti:
1. Dehidrasi berat
Gejalanya meliputi kebingungan, demam tinggi, frekuensi buang air kecil menurun, dan kulit kering serta keriput. Dehidrasi berat dapat menyebabkan gagal ginjal, koma, bahkan kematian.
“Saat volume darah yang bersirkulasi turun, jantung akan memberikan kompensasi dengan mencoba memompa darah tersebut lebih cepat. Jadi, jika Anda tidak memiliki cukup cairan, jantung mungkin kesulitan memenuhi kebutuhan cairan tubuh,” papar Brett Etchebarne, M.D., Ph.D., asisten profesor pengobatan darurat di Michigan State University.
2. Pingsan
Kekurangan air dapat menyebabkan penurunan tekanan darah dan volume darah yang memicu pingsan. Pingsan akibat dehidrasi lebih sering terjadi pada lansia, anak-anak, dan orang dengan kondisi medis tertentu.
“Jadi jika tidak mendapatkan darah dan oksigen sebanyak biasanya karena dehidrasi, Anda mungkin pingsan karena kekurangan oksigen di otak,” jelas Susan Besser, M.D., seorang dokter perawatan primer di Mercy Medical Center, Baltimore, dilansir dari SELF.
Siapa yang berisiko tinggi mengalami dehidrasi?
Beberapa kelompok orang lebih berisiko mengalami dehidrasi, seperti:
- Bayi dan anak-anak: Mereka memiliki permukaan tubuh yang lebih luas dibandingkan berat badan, sehingga lebih mudah kehilangan air melalui keringat.
- Lansia: Lansia memiliki kemampuan yang lebih rendah untuk merasakan haus dan menyimpan air dalam tubuh.
- Orang yang berolahraga: Olahraga dapat menyebabkan keringat berlebih sehingga meningkatkan risiko dehidrasi.
- Orang dengan kondisi medis tertentu: Orang dengan diabetes, diare, dan muntah berlebih lebih berisiko mengalami dehidrasi.
Tanda-tanda dehidrasi
Dalam beberapa kasus, Bunda mungkin memperhatikan beberapa tanda peringatan sebelum benar-benar pingsan. Ada beberapa tanda peringatan ketika Bunda atau seseorang di dekat Bunda mengalami dehidrasi.
“Gejalanya seperti merasa lemah, bingung, atau pusing atau mengalami kram otot, detak jantung yang cepat, atau warna urine yang sangat gelap,” kata Janyce M. Sanford, M.D., profesor dan ketua dari Universitas Alabama di Birmingham’s Department of Emergency Medicine.
“Anda juga mungkin mengalami sakit kepala dan merasa tidak enak badan,” lanjutnya. Namun dalam kasus lain, Bunda belum tentu menyadari gejala apa pun sebelum pingsan.
Jika Bunda pingsan dan menduga hal itu disebabkan oleh dehidrasi, penting untuk memeriksakan diri ke dokter. Setiap kali kehilangan kesadaran dan tidak yakin alasannya, penting untuk mencari pertolongan medis untuk mengetahuinya.
Pertolongan pertama saat dehidrasi
1. Baringkan di tempat yang datar. Angkat kaki sedikit lebih tinggi dari jantung.
“Jantung lebih mudah memompa darah ketika Anda berbaring telentang dan tidak harus bekerja melawan gravitasi,” kata Dr. Etchebarne.
2. Longgarkan pakaian. Pakaian yang ketat dapat menghambat aliran darah.
3. Minum air putih. Setelah siuman, minumlah air putih secara perlahan. Anda juga dapat mengonsumsi cairan elektrolit serta makanan yang mengandung banyak air, seperti sup dan buah-buahan.
4. Segera ke dokter. Jika pingsan sering terjadi atau disertai gejala lain, seperti demam tinggi atau kebingungan, segera periksakan diri ke dokter.
Cara mencegah dehidrasi
Mencegah dehidrasi lebih mudah daripada mengobatinya. Berikut beberapa tips untuk mencegah dehidrasi.
1. Minum air putih yang cukup
Minumlah air putih minimal 8 gelas per hari atau sesuaikan dengan kebutuhan dan aktivitas Bunda. Menurut Mayo Clinic, kbutuhan cairan setiap orang berbeda-beda, namun rata-rata wanita perlu mengonsumsi sekitar 11,5 gelas cairan per hari.
“Tentu saja, cara terbaik untuk menghindari dehidrasi adalah dengan tetap terhidrasi,” kata Dr. Etchebarne
Minum lebih banyak saat cuaca panas atau berolahraga. Keringat dapat menyebabkan kehilangan air yang signifikan.
2. Hindari minuman yang dehidrasi
Minuman seperti kafein dan alkohol dapat menarik air dari tubuh. Batasi minuman tersebut yang bisa menyebabkan dehidrasi. Hindari alkohol jika Bunda sudah merasa dehidrasi karena bisa meningkatkan risiko kehilangan cairan.
3. Tambahkan bahan alami ke dalam air putih Bunda
Simpan botol air di samping Bunda dan sejajar dengan pandangan. Tambahkan bahan-bahan alami ke dalam air Bunda, seperti strawberry segar, mentimun, dan irisan jeruk atau lemon. Rasanya mungkin mendorong Bunda untuk minum lebih banyak air.
4. Konsumsi makanan yang kaya air
Buah-buahan dan sayur-sayuran kaya akan air. Bunda bisa mengonsuminya secara rutin setiap hari selain minum air putih agar tidak dehidrasi. Faktanya, melon, semangka, sayuran hijau, dan tomat semuanya mengandung 90% air.
Dehidrasi adalah kondisi yang berbahaya yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk pingsan. Penting untuk mencegah dehidrasi dengan minum banyak air putih setiap hari.
Jika Bunda mengalami gejala dehidrasi, segera minumlah air putih atau cairan elektrolit dan cari pertolongan medis ketika mengalami dehidrasi berat.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fia/fia)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Buah yang Perlu Dihindari Penderita Asam Urat, Salah Satunya Apel
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
8 Penyebab Perut Sakit Setelah Berhubungan Seks dan Cara Mengatasinya
Tanda Ajal Sudah Dekat Menurut Seorang Ahli Medis
7 Alasan Mengapa Gula Tidak Baik Bagi Tubuh Bunda, Salah Satunya Memicu Depresi
Bunda Perlu Tahu, Ini 4 Jenis Minuman yang Ancam Kesehatan Ginjal
TERPOPULER
5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari
Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar
Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar
Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi
7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Obat Lambung untuk Ibu Hamil yang Aman Tersedia di Apotek
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari
Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar
Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar
7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan
Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Pada 2030 Umat Islam akan Puasa Ramadan Dua Kali Setahun, Ini Penjelasannya
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Beruang atau Pegunungan yang Pertama Kamu Lihat? Ini Artinya...
-
Female Daily
Meal Prep Is The New Self-Care: Rahasia Cewek Produktif Anti Ribet Setiap Hari
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 30 Maret: Pisces Ada yang Iri, Capricorn Waspada
-
Mommies Daily
MD New Parents 101: Rekomendasi Sampo dan Sabun Bayi hingga Balita, Ada yang Punya Kandungan Ceramide dan Prebiotik!