MOM'S LIFE
Singapura juga Punya Tapera, Segini Gaji Pekerja yang Dipotong dan Benefitnya
Amira Salsabila | HaiBunda
Rabu, 12 Jun 2024 18:15 WIBTabungan Perumahan Rakyat (Tapera) belakangan ini menjadi sorotan karena banyak pro dan kontra yang terjadi di kalangan masyarakat Indonesia. Di sisi lain, program ini ternyata bukan hanya ada di Indonesia, namun juga Singapura.
Singapura memiliki program yang mirip dengan Tapera, ini disebut Central Provident Fund (CPF). Program tersebut adalah skema tabungan jaminan sosial yang dananya berasal dari pemberi kerja dan pekerja serta bersifat wajib.
Pemerintah juga diketahui turut membantu menambah tabungan CPF bagi pekerja berpenghasilan rendah melalui skema seperti Workfare dan menambah MediSave untuk masyarakatnya yang lanjut usia. Tujuan dari CPF tersebut adalah untuk memenuhi kebutuhan pensiun, perumahan, dan perawatan kesehatan.
Gaji pekerja yang dipotong dan benefitnya
Tapera adalah dana simpanan yang disetorkan secara rutin oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu. Besaran dana Tapera dibayarkan oleh pemberi kerja 0,5 persen dan pekerja 2,5 persen.
Ini berlaku bagi setiap pekerja di Indonesia yang memenuhi syarat, yaitu mereka yang sudah berusia 20 tahun atau sudah menikah dan memiliki gaji setidaknya UMR serta WNA yang bekerja lebih dari 6 bulan di Indonesia.
Program tabungan ini akan membantu pesertanya untuk memiliki rumah dengan harga terjangkau, Bunda. Akan tetapi, yang bisa menikmati manfaat tersebut adalah peserta yang penghasilannya kurang dari Rp8 juta per bulan atau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Manfaat yang bisa digunakan adalah pembiayaan renovasi rumah pertama, pembiayaan bangun rumah pertama, dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tenor hingga 30 tahun dan bunga 5 persen.
Melansir dari laman detikcom, untuk mereka yang tidak termasuk MBR alias penabung mula akan mendapatkan simpanan serta hasil pemupukannya setelah pensiun atau berusia 58 tahun atau resign/terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Selain itu, mereka juga akan mendapat manfaat lain berupa kredit konsumtif yang saat ini masih digodok oleh BP Tapera.
Skema Tapera ini juga digunakan oleh program CPF di Singapura. Pemberi kerja dan pekerja memberikan kontribusi yang berbeda, tergantung dari umumnya. Kontribusi tersebut dilakukan bagi warga Singapura yang memiliki gaji per bulan lebih dari SG$ 750 atau setara Rp9 juta (kurs Rp12.042). Berikut daftarnya:
- Usia 55 tahun ke bawah: Pemberi kerja 17 persen dan pekerja 20 persen
- Usia di atas 55 tahun – 60 tahun: Pemberi kerja 15 persen dan pekerja 16 persen
- Usia di atas 60 tahun – 65 tahun: Pemberi kerja 11,5 persen dan pekerja 10,5 persen
- Usia di atas 65 tahun – 70 tahun: Pemberi kerja 9 persen dan pekerja 7,5 persen
- Usia di atas 70 tahun: Pemberi kerja 7,5 persen dan pekerja 5 persen
Selain itu, ada juga batas penghasilan per 1 Januari 2024 untuk program CPF, yaitu SG$ 6.800 atau sekitar Rp81,8 juta.
CPF ini ada beberapa jenis akun, yaitu Ordinary Account (OA) yang digunakan untuk dana pensiun, perumahan, asuransi, dan investasi. Ada juga MediSave Account (MA) untuk biaya rumah sakit dan asuransi kesehatan, lalu ada Special Account (SA) untuk masyarakat lansia dan Investasi di produk yang berkaitan dengan pensiun. Terakhir, ada Retirement Account (RA) untuk bayar dana pensiun per bulan untuk masyarakat yang berusia 55 tahun lebih.
Untuk CPF ini bisa digunakan oleh setiap warga negara Singapura. Jika ada warga yang ingin membeli rumah, mereka bisa menggunakan dua skema, yaitu Pinjaman Housing and Development Board (HDB) dalam bentuk flat atau rumah susun, bisa juga untuk bangun rumah dan membeli lahan kosong (Private Residential Properties).
Nah, itulah beberapa hal yang bisa Bunda ketahui terkait program Tapera di Singapura. Semoga bermanfaat, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/fia)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Tips agar Bunda Menjadi Wanita Karier yang Sukses & Mandiri
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Cara Bisa Bahagia di Tempat Kerja, Biar Pulang ke Rumah Enggak Ngomel Bun
5 Tips Agar Tak Didiskriminasi saat Jadi Perempuan Satu-satunya di Tempat Kerja
Prediksi Zodiak Hari Ini, Wah Ada Tawaran Proyek Menarik Nih Buat Aries
Catat Bun, Ini 5 Pertanyaan yang Bisa Diajukan ke HRD saat Wawancara Kerja
TERPOPULER
28 Promo Spesial Hari Kartini dan Payday April 2026: Diskon Makanan hingga Minuman
Bukan Soal Disiplin, Ini Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Datang Lebih Awal
3 Resep Bitterballen Renyah di Luar dan Lumer di Dalam, Bikin Nagih!
Lama Bungkam, Victoria Beckham Akhirnya Buka Suara Soal Pertikaian dengan Anak
5 Dongeng Panjang Petualangan untuk Diceritakan Sebelum Tidur ke Anak
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Pengharum Ruangan Tahan Lama, Usir Bau Tak Sedap di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Baju Daerah & Kebaya Anak untuk Perayaan Pawai Hari Kartini
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
3 Kertas Gambar Ibu Kartini untuk Lomba Mewarnai Anak
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kebaya untuk Hari Kartini, Elegan dan Stylish
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet & Hemat Listrik di Bawah Rp2 Jutaan
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Bukan Soal Disiplin, Ini Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Datang Lebih Awal
Balita Cukup 1 Jam Screen Time, Ini Alasannya
5 Dongeng Panjang Petualangan untuk Diceritakan Sebelum Tidur ke Anak
3 Resep Bitterballen Renyah di Luar dan Lumer di Dalam, Bikin Nagih!
Bayi 5 Bulan Sudah Bisa Apa Saja? Ketahui Perkembangan & Cara Mengatasinya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Polemik Ikan Sapu-sapu Dibakar Hidup-hidup, Ini Hukum dalam Islam
-
Beautynesia
Kenapa Ada Orang yang Lebih Suka Chat daripada Telepon?
-
Female Daily
Rayakan Debut di Coachella, KATSEYE Rilis Hoodie Eksklusif Bareng GAP
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Tren Poni Samping Hits Lagi, Ini Inspirasinya dari Selebriti
-
Mommies Daily
Berantem Hebat sama Suami? Ini 5 Cara Memulai Obrolan Biar Nggak Makin Renggang