HaiBunda

MOM'S LIFE

Usai Ramai Temuan Blackmores Beracun di E-Commerce, Dokter Saraf Ingatkan Hal Ini

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 23 Jul 2025 13:00 WIB
Ilustrasi Suplemen/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio
Jakarta -

Perusahaan suplemen ternama Blackmores baru-baru ini digugat oleh sejumlah warga Australia melalui mekanisme gugatan class action. Gugatan diduga terkait dengan munculnya masalah kesehatan akibat kandungan vitamin B6 berlebih dalam produk suplemen Blackmores Super Magnesium+, Bunda.

Tak lama setelah kasusnya viral, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) menemukan Blackmores Super Magnesium+ yang mengandung vitamin B6 dijual di marketplace di Tanah Air. BPOM lantas berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menghentikan penjualan dari produk yang dimaksud.

"BPOM RI telah melakukan penelusuran di marketplace di Indonesia dan menemukan beberapa tautan penjualan daring produk tersebut. BPOM telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital, Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), dan marketplace terkait yang terdeteksi menjual produk tersebut untuk melakukan penurunan/takedown tautan penjualan serta mengajukan daftar negatif (negative list)/pemblokiran terhadap produk dimaksud," kata BPOM RI dalam keterangan tertulis, Selasa (22/7/25).


Lebih lanjut, BPOM juga tengah berkoordinasi dengan otoritas obat Australia yakni Therapeutic Goods Administration (TGA) Australia. Koordinasi dilakukan untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut terkait dengan dugaan kandungan vitamin B6 di produk Blackmores yang mencapai 29 kali lipat dari asupan harian yang direkomendasikan.

Dokter ungkap bahaya konsumsi vitamin B6 melebihi anjuran

Menurut spesialis saraf dr Mursyid Bustami, SpS dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof Dr Mahar Mardjono, konsumen kini harus lebih jeli dalam membeli dan mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin B6. Sebab, konsumsi vitamin B6 secara berlebih dapat menyebabkan masalah kesehatan, Bunda.

"Vitamin B6 berlebihan dapat menyebabkan intoksikasi. Gangguan intoksikasi ini pada umumnya mengenai saraf perifer yaitu terjadinya kerusakan selubung mielin yang melindungi serabut saraf, dan juga dapat terjadi kekacauan kimiawi sistem persarafan," ujar Mursyid saat dihubungi detikcom, Rabu (23/7/25).

Seseorang yang mengonsumsi vitamin B6 melebihi batas yang direkomendasikan biasanya akan mengalami tanda atau gejala yang cukup khas. Apa saja gejalanya menurut pakar?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Rekomendasi Produk Vitamin Ibu Menyusui yang Efektif Lancarkan ASI

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Tim Ratoh Jaroe SDIT Citra Az-Zahra Raih Juara 2 Piala Wali Kota Jakpus, Siap Melaju ke Tingkat Nasional

Parenting Pritadanes

Benarkah Kipas Angin Gantung Bisa "Membunuh" Energi Positif? Ini Kata Feng Shui

Mom's Life Arina Yulistara

Ciri Orang yang Tidak Haus Validasi dalam Hubungan

Mom's Life Amira Salsabila

Momen Hangat BCL, Tiko, dan Noah Kumpul Bersama Keluarga Almarhum Ashraf Sinclair di KL

Mom's Life Annisa Karnesyia

Omelette hingga Sunny Side Up, Mana Olahan Telur yang Aman & Tidak untuk Ibu Hamil?

Kehamilan Melly Febrida

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

11 Ciri Kepribadian Karyawan dengan Performa Tinggi di Tempat Kerja, Jarang Dimiliki

Al Ghazali Ultah ke-29, Rayakan Bareng Keluarga hingga Dapat Ucapan Manis dari Bunda Maia

Tim Ratoh Jaroe SDIT Citra Az-Zahra Raih Juara 2 Piala Wali Kota Jakpus, Siap Melaju ke Tingkat Nasional

Omelette hingga Sunny Side Up, Mana Olahan Telur yang Aman & Tidak untuk Ibu Hamil?

Benarkah Kipas Angin Gantung Bisa "Membunuh" Energi Positif? Ini Kata Feng Shui

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK