MOM'S LIFE
Ada 62 Kasus Influenza A(H3N2) Subclade K di Indonesia, Mayoritas Dialami Perempuan dan Anak
Amira Salsabila | HaiBunda
Sabtu, 03 Jan 2026 20:30 WIBKasus Influenza A (H3N2) Subclade K belakangan ini sedang menjadi perhatian di beberapa negara, termasuk Indonesia. Namun, Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) mengungkap bahwa hingga akhir Desember 2025, situasi masih terkendali.
Bahkan, tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan clade maupun subclade influenza lainnya.
Influenza A (H3N2) masuk ke Indonesia
Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, mengungkap bahwa secara global terjadi peningkatan kasus Influenza A (H3N2) yang mulai terpantau di Amerika Serikat sejak minggu ke-40 tahun 2025. Salah satu subclade yang menjadi perhatian adalah Subclade K.
Subclade K sendiri pertama kali diidentifikasi oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat pada Agustus 2025. Hingga saat ini, varian tersebut telah dilaporkan menyebar di lebih dari 80 negara.
Menanggapi hal tersebut, Prima menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penilaian WHO, Subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan.
“Berdasarkan penilaian WHO dan data epidemiologi yang tersedia, Influenza A (H3N2) Subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan,” ungkap Prima, dikutip dari siaran pers Kemenkes RI yang diterima HaiBunda, Jumat (2/1/2026).
Lebih lanjut, ia menjelaskan soal gejala umum yang mungkin muncul. Ini termasuk demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan.
Di kawasan Asia, Subclade K telah terdeteksi di sejumlah negara, termasuk Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, Singapura, dan Thailand sejak Juli 2025.
Meski Influenza A menjadi varian yang dominan, tren kasus Influenza di negara-negara tersebut justru menunjukkan penurunan dalam dua bulan terakhir.
62 Kasus Influenza A (H3N2) ditemukan mayoritas pada perempuan dan anak
Kemenkes juga memaparkan perkembangan kasus Influenza A (H3N2) yang terdeteksi di Indonesia. Berdasarkan hasil pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) yang rampung pada 25 Desember 2025, Subclade K telah teridentifikasi sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILISARI di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan.
Dalam kesempatan ini, Prima juga mengungkap penyebaran dan karakteristik kasus yang tercatat hingga akhir tahun lalu.
“Hingga akhir Desember 2025, tercatat 62 kasus Influenza A (H3N2) Subclade K yang tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. Mayoritas kasus terjadi pada perempuan dan kelompok usia anak,” ungkap Prima.
Dari total 843 spesimen positif influenza yang diperiksa, sebanyak 348 sampel menjalani pemeriksaan WGS. Hasilnya menunjukkan bahwa seluruh varian yang terdeteksi merupakan varian yang telah dikenal dan saat ini beredar secara global dalam sistem surveilans WHO.
Sebagai langkah antisipasi, Kemenkes RI menegaskan akan terus memperkuat sistem surveilans, pelaporan, serta kesiapsiagaan dalam merespons dinamika perkembangan influenza ke depan.
Pencegahan kasus Influenza A (H3N2)
Masyarakat Indonesia juga diimbau untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Hal ini dapat dilakukan dengan menjaga daya tahan tubuh, serta mendapatkan vaksinasi influenza tahunan, terutama bagi lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta. Vaksin influenza tetap efektif dalam mencegah sakit berat, rawat inap, dan kematian.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tetap berada di rumah saat mengalami gejala flu, menggunakan masker, menerapkan etika batuk, serta segera mengakses fasilitas pelayanan kesehatan apabila gejala memburuk atau tidak membaik dalam lebih dari tiga hari.
Nah, itulah penjelasan terkait kasus Influenza A (H3N2) yang ditemukan mayoritas pada perempuan dan anak di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Termasuk Mengurangi Stres, Ini 7 Manfaat Journaling Bagi Kesehatan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tewaskan Dua Warga India, Ini Kata Kemenkes soal Virus Nipah Masuk Indonesia
Kebiasaan Orang Jepang yang Bikin Panjang Umur, Sulit Dilakukan Warga +62 Bun
Menkes Sebut Omicron BF.7 Asal China Ada di Indonesia, Total 15 Kasus
7 Alasan Mengapa Gula Tidak Baik Bagi Tubuh Bunda, Salah Satunya Memicu Depresi
TERPOPULER
9 Cara Mengenali Orang Cerdas dari Sikap Menyebalkannya Menurut Pakar
Anak Cerdas Berawal dari Kebiasaan Sederhana Ini, Simak Kata Peneliti
15 Nama Anak Artis Indonesia Berawalan K dan Artinya, Bagus Penuh Makna
Kumpulan Doa 4 Bulanan Lengkap Arab, Latin & Artinya
Resep Croffle Gurih dan Renyah, Seenak Kafe Terkenal
REKOMENDASI PRODUK
9 Makanan Kucing yang Bagus Lengkap dengan Kandungan Nutrisinya
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Bantal Hamil Terbaik yang Bagus & Nyaman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Kimono dan Jubah Melahirkan Terbaik yang Nyaman untuk Dipakai selama Persalinan
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Meja Belajar Anak Lengkap dari Minimalis, Lipat, Kayu hingga Plastik
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Vitamin Program Hamil untuk Suami & Istri agar Bantu Cepat Diberi Momongan
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Kuasa Hukum Sebut Ruben Onsu Tak Harap Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
15 Nama Anak Artis Indonesia Berawalan K dan Artinya, Bagus Penuh Makna
9 Cara Mengenali Orang Cerdas dari Sikap Menyebalkannya Menurut Pakar
Anak Cerdas Berawal dari Kebiasaan Sederhana Ini, Simak Kata Peneliti
Kumpulan Doa 4 Bulanan Lengkap Arab, Latin & Artinya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Baru 4 Episode, 'Reborn Rookie' Sudah Pecahkan Rekor Drama Korea JTBC 2026
-
Beautynesia
Gaun Pengantin Dua Lipa Makin Sensasional di Pesta Pernikahan di Italia
-
Female Daily
Memiliki Konsep Store Baru, Onitsuka Tiger Hadir Kembali di Plaza Senayan!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Rela Wajah 'Bentol Sultan' Demi Awet Muda? Ini Tren Skin Booster yang Hits
-
Mommies Daily
7 Beasiswa S2 dan S3 untuk Perempuan, Ibu Rumah Tangga, dan Orang Tua Bekerja