MOM'S LIFE
Tanpa Disadari, Ini 10 Kebiasaan yang Bisa Merusak Fungsi Ginjal dengan Cepat
Natasha Ardiah | HaiBunda
Selasa, 20 Jan 2026 13:40 WIBBunda, kita tentu ingin tubuh tetap sehat hingga usia lanjut. Namun tanpa disadari, ada kebiasaan yang sering dianggap sepele dalam keseharian dan bisa merusak ginjal.
Ginjal bekerja tanpa henti menyaring racun dari dalam tubuh. Sayangnya, kebiasaan merusak ginjal kerap dilakukan berulang tanpa kita sadari dampaknya.
Pola makan, minum, hingga gaya hidup sangat berpengaruh pada kesehatan ginjal. Jika dibiarkan, kebiasaan tersebut bisa merusak ginjal dan mempercepat penurunan fungsinya.
Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk lebih waspada sejak dini. Mengenali kebiasaan merusak ginjal adalah langkah awal untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga.
10 Kebiasaan yang bisa merusak fungsi ginjal
Berikut ini telah Bubun rangkum 10 kebiasaan merusak ginjal yang perlu Bunda waspadai. Informasi berikut dilansir dalam berbagai sumber dan pastikan Bunda simak selengkapnya di bawah ini, ya.
1. Dehidrasi atau kurang minum air
Melansir dari laman National Kidney Foundation, dehidrasi atau kurang minum air termasuk kebiasaan merusak ginjal yang sering tidak disadari. Tanpa air yang cukup, ginjal kesulitan membuang kotoran tubuh, terutama saat tubuh lelah atau berada di cuaca panas.
Air membantu ginjal membersihkan natrium dan racun dari dalam tubuh. Minum air yang cukup juga efektif mencegah batu ginjal yang menyakitkan.
Ginjal membutuhkan air agar dapat berfungsi optimal setiap hari. Sebagai tanda yang mudah dikenali, warna urine yang kuning muda menandakan tubuh cukup terhidrasi dan terhindar dari kebiasaan merusak ginjal.
2. Mengonsumsi garam berlebihan
Mengonsumsi garam berlebihan termasuk kebiasaan merusak ginjal yang sering tidak disadari oleh Bunda. Asupan natrium yang tinggi dapat meningkatkan tekanan darah dan membebani kerja ginjal.
Pada sebagian orang, terlalu banyak garam juga dapat mempercepat kerusakan ginjal dan memicu terbentuknya batu ginjal. Kondisi ini bisa menimbulkan nyeri hebat, mual, hingga kesulitan buang air kecil.
Untuk mencegah kebiasaan merusak ginjal, Bunda bisa mulai mengurangi penggunaan garam saat memasak. Gunakan rempah-rempah dan bumbu alami agar masakan tetap lezat dan lebih aman bagi ginjal.
3. Terlalu banyak konsumsi protein
Protein memang penting untuk menjaga daya tahan dan kekuatan tubuh. Namun, terlalu banyak konsumsi protein dapat membuat ginjal bekerja ekstra keras.
Asupan protein hewani berlebihan bisa meningkatkan kadar asam dalam darah. Kondisi ini berisiko merusak ginjal karena tubuh kesulitan membuang sisa limbah protein.
Bunda, pola makan seimbang jauh lebih aman untuk kesehatan ginjal. Konsumsi protein secukupnya dari berbagai sumber, seperti ikan, telur, kacang-kacangan, serta imbangi dengan buah dan sayur.
4. Penggunaan obat pereda nyeri yang berlebihan
Penggunaan obat pereda nyeri yang berlebihan juga termasuk kebiasaan yang bisa merusak ginjal. Obat seperti non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAID) dan analgesik memang meredakan nyeri, tetapi dapat membebani kerja ginjal jika dikonsumsi terlalu sering.
Konsumsi rutin obat seperti ibuprofen, aspirin, naproxen, atau acetaminophen dalam dosis besar dapat merusak fungsi ginjal. Risiko ini semakin tinggi bila Bunda sudah memiliki gangguan ginjal sebelumnya.
Oleh karena itu, Bunda sebaiknya membatasi penggunaan obat pereda nyeri dan tidak melebihi dosis anjuran. Jika nyeri sering kambuh, konsultasikan ke dokter agar kebiasaan merusak ginjal ini bisa dihindari dengan pilihan pengobatan yang lebih aman.
5. Mengonsumsi makanan olahan
Mengonsumsi makanan olahan yang terlalu sering juga menjadi salah satu kebiasaan yang bisa merusak ginjal. Makanan jenis ini umumnya tinggi natrium dan fosfor yang dapat membebani kerja ginjal.
Mengutip dari laman Asian Institute of Nephrology and Urology (AINU), asupan fosfor berlebih dari makanan olahan berisiko merusak fungsi ginjal, bahkan pada orang yang sebelumnya sehat. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini juga dapat berdampak buruk pada kesehatan tulang.
Agar ginjal tetap terjaga, Bunda sebaiknya mulai membatasi konsumsi makanan olahan. Menerapkan pola makan sehat dapat membantu menghindari kebiasaan merusak ginjal sejak awal.
6. Kurang tidur
Kurang tidur sering dianggap sepele, padahal ini termasuk kebiasaan merusak ginjal yang jarang disadari. Istirahat malam yang berkualitas berperan penting dalam menjaga keseimbangan kerja ginjal.
Fungsi ginjal diatur oleh siklus tidur dan bangun yang membantu mengatur beban kerjanya sepanjang hari. Saat waktu tidur terganggu, proses alami ini tidak akan berjalan optimal.
Orang yang kurang tidur berisiko mengalami penurunan fungsi ginjal lebih cepat. Dengan demikian, kurang tidur patut diwaspadai sebagai kebiasaan merusak ginjal yang perlu segera diperbaiki.
7. Terlalu sering duduk diam
Terlalu sering duduk diam ternyata termasuk kebiasaan merusak ginjal yang kerap tidak disadari banyak orang. Duduk terlalu lama dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan fungsi ginjal.
Kurangnya aktivitas fisik membuat tekanan darah dan metabolisme gula tidak terkontrol dengan baik. Padahal, kedua faktor ini sangat berperan penting dalam menjaga kesehatan ginjal.
Jika dibiarkan, kebiasaan ini dapat mempercepat penurunan fungsi ginjal secara perlahan. Oleh karena itu, Bunda sebaiknya rutin bergerak meski hanya dengan peregangan ringan di sela aktivitas.
8. Terlalu sering minum minuman bersoda
Segelas minuman bersoda yang terasa menyegarkan justru bisa berdampak buruk bagi ginjal. Jika dikonsumsi terlalu sering, hal ini dapat menjadi kebiasaan merusak ginjal yang kerap luput dari perhatian Bunda.
Berdasarkan penelitian yang dilansir dari laman WebMD, wanita yang terbiasa minum soda diet mengalami penurunan fungsi ginjal hingga 30 persen setelah 20 tahun. Angka ini jauh lebih buruk dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsi minuman tersebut.
Selain soda diet, minuman manis seperti jus kemasan dan soda biasa juga patut diwaspadai. Kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal jika terus dilakukan dalam jangka panjang.
9. Latihan fisik berlebihan
Latihan fisik berlebihan juga menjadi salah satu kebiasaan yang dapat merusak ginjal. Olahraga terlalu keras dan terlalu lama dapat memicu rhabdomyolysis, yaitu kerusakan otot yang melepaskan zat berbahaya ke dalam darah.
Zat tersebut dapat membebani ginjal hingga berisiko menyebabkan gagal ginjal. Oleh sebab itu, Bunda perlu memahami bahwa kebiasaan merusak ginjal tidak selalu berasal dari pola makan saja.
Agar tetap aman, tingkatkan intensitas olahraga secara bertahap dan jangan memaksakan diri. Hindari berolahraga di tempat panas, dan segera periksakan diri ke dokter bila muncul nyeri otot atau urine berwarna gelap.
10. Sakit radang tenggorokan
Saat mengalami sakit radang tenggorokan, tubuh akan memproduksi antibodi untuk melawan infeksi. Namun, antibodi yang berlebihan bisa menumpuk di penyaring ginjal dan memicu peradangan.
Kondisi ini sering dianggap biasa saja dan dibiarkan tanpa penanganan medis. Padahal, kebiasaan ini bisa merusak ginjal dan dapat menimbulkan kerusakan permanen pada sebagian orang.
Oleh karena itu, Bunda sebaiknya tidak menunda pemeriksaan saat radang tenggorokan muncul. Menangani infeksi sejak dini membantu mencegah kebiasaan merusak ginjal yang berdampak jangka panjang.
Itulah 10 kebiasaan merusak ginjal yang sering dilakukan tanpa disadari dalam kehidupan sehari-hari. Bunda, mari kita lebih bijak menjaga pola hidup agar fungsi ginjal tetap sehat dan terhindar dari risiko penyakit di kemudian hari.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Dermatologis Ungkap Risiko Memakai Makeup saat Olahraga
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
4 Menu Sarapan yang Bisa Memicu Kerusakan Ginjal
7 Kebiasaan Pagi yang Diam-diam Merusak Ginjal, Tak Sadar Sering Dilakukan
Hati-Hati, 5 Jenis Minuman Ini Bisa Merusak Ginjal Bun
Bunda Perlu Tahu, Ini 4 Jenis Minuman yang Ancam Kesehatan Ginjal
TERPOPULER
5 Kebiasaan yang Bikin Seseorang Mandiri saat Tua Menurut Dokter Stanford
15 Obat Flu untuk Ibu Hamil yang Aman dan Menyembuhkan
Cerita Penyanyi Ira Swara Rumahnya di Tanjung Priok Terkena Banjir
Karakter Bayi Lahir di Bulan Januari, Ketahui Fakta Menariknya
Tanpa Disadari, Ini 10 Kebiasaan yang Bisa Merusak Fungsi Ginjal dengan Cepat
REKOMENDASI PRODUK
3 Tips Jaga Pencernaan Anak saat Bepergian
Tim HaiBundaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Lip Tint, Pas untuk Makeup Look Lembut
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomedasi Susu Program Hamil untuk Dukung Keberhasilan Promil
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
Review Eomma Head to Toe Happiness, Sampo & Sabun Mandi untuk Perawatan Bayi
Firli NabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lipstik Warna Muted, Ada Pilihan Bunda?
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Pakar Ungkap 5 Penyakit yang Diprediksi Meningkat di 2026, Bunda Wajib Waspada
3 Resep Bento Cake Lucu untuk Pemula yang Mudah Dibuat
20 Soal KPK dan FPB Kelas 6 Lengkap dan Kunci Jawabannya
15 Obat Flu untuk Ibu Hamil yang Aman dan Menyembuhkan
5 Kebiasaan yang Bikin Seseorang Mandiri saat Tua Menurut Dokter Stanford
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Sempat Jadi Asisten, 7 Potret Inarah Sutradara Muda Kekasih Umay Shahab Disorot
-
Beautynesia
Sederhana Tapi Bermakna, Ini 7 Afirmasi Positif yang Disukai Pasangan
-
Female Daily
Tayang di Netflix, Ini 4 Alasan Wajib Nonton Drama ‘Can This Love Be Translated?’
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Viral Kisah Wanita Diselingkuhi Suami, Endingnya Malah Dipaksa Minta Maaf
-
Mommies Daily
9 Drakor dan Film Go Yoon Jung, selain Can This Love be Translated