Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Waspadai 7 Gejala Diabetes Awal yang Terasa Saat Bangun Tidur

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Jumat, 13 Feb 2026 06:50 WIB

Ilustrasi sakit kepala
Ilustrasi Waspadai Gejala Diabetes Awal yang Terasa Saat Bangun Tidur/Foto: Getty Images/Nattakorn Maneerat
Daftar Isi
Jakarta -

Diabetes termasuk salah satu kondisi kesehatan yang paling cepat berkembang secara global kasusnya. Gejala awalnya sering kali ringan dan mudah diabaikan, yang menyebabkan keterlambatan diagnosis dan komplikasi yang seharusnya dapat dicegah.

Diabetes terjadi ketika kadar gula darah (glukosa darah), yang merupakan sumber energi utama tubuh, terlalu tinggi.

Mengenali tanda-tandanya sejak dini, memberikan Bunda peluang terbaik untuk mengelola kadar gula darah secara efektif an melindungi kesehatan jangka panjang.

Gejala diabetes yang bisa muncul saat bangun tidur

Berikut beberapa gejala diabetes yang dapat Bunda kenali saat bangun tidur:

1. Kesemutan atau mati rasa

Kesemutan merupakan kondisi yang umum, sehingga banyak orang yang mengabaikannya. Namun siapa sangka, bahwa hal ini dapat menandai gejala diabetes, Bunda.

Kesemutan atau mati rasa yang terjadi di pagi hari bisa menjadi tanda awal neuropati diabetik, suatu kondisi akibat kadar gula darah tinggi yang berkepanjangan dan merusak saraf. Gejala ini mungkin lebih terasa saat bangun tidur.

2. Rasa haus berlebihan

Gejala umum lainnya yang perlu Bunda waspadai adalah merasa haus berlebihan. Penderita diabetes sering kali bangun tidur dengan rasa haus karena tubuh mereka berusaha mengendalikan kadar gula darah yang tinggi.

Ginjal bekerja lebih keras untuk menyaring dan menyerap kelebihan glukosa, dan proses ini membutuhkan banyak cairan, yang menyebabkan dehidrasi dan peningkatan rasa haus.

3. Sering buang air kecil

Dilansir dari laman WebMD, rata-rata orang biasanya buang air kecil sekitar empat hingga tujuh kali dalam 24 jam, tetapi penderita diabetes mungkin buang air kecil lebih sering.

Normalnya, tubuh menyerap kembali glukosa saat melewati ginjal. Namun, ketika diabetes meningkatkan kadar gula darah, ginjal mungkin tidak dapat menyerap kembali.

Hal ini menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak urine dan membutuhkan cairan. Akibatnya, penderita diabetes harus buang air kecil lebih sering dari biasanya.

4. Sakit kepala

Sakit kepala saat bangun tidur juga dapat menjadi tanda awal diabetes pada tubuh. Namun, gejala ini sering dianggap sepele.

Padahal, sakit kepala di pagi hari juga termasuk tanda peningkatan kadar gula darah. Sakit kepala ini bisa disebabkan oleh kadar gula darah tinggi atau kadar gula darah rendah yang terjadi di malam hari. Pengelolaan kadar glukosa yang tepat dapat membantu mengatasi masalah ini.

5. Kelelahan di pagi hari

Kelelahan yang terjadi secara terus-menerus saat bangun tidur juga dapat menjadi tanda diabetes. Kadar gula darah yang tinggi dapat mencegah tubuh menggunakan glukosa secara efisien untuk energi.

Selain itu, sering buang air kecil di malam hari dapat mengganggu tidur, yang menimbulkan rasa lelah di pagi hari.

6. Meningkatnya rasa lapar

Penderita diabetes juga mungkin akan bangun dengan rasa lapar berlebihan, ini disebut juga sebagai polifagia, terjadi karena sel-sel tubuh tidak mendapatkan cukup glukosa akibat resistensi insulin atau kekurangan insulin.

7. Mulut kering

Bangun tidur dengan mulut kering juga merupakan tanda potensial seseorang mengidap diabetes. Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan dehidrasi karena tubuh menggunakan lebih banyak cairan untuk membuang kelebihan glukosa.

Hal ini pada akhirnya dapat menyebabkan mulut terasa lebih kering dari biasanya, terutama di pagi hari.

Cara mengatasi gula darah tinggi di pagi hari

Jika mengalami beberapa tanda tersebut, ada beberapa cara mengatasi yang dapat Bunda lakukan mengelola gula darah kembali normal. Berikut di antaranya:

1. Hidrasi

Minum yang banyak tentu sangat penting. Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik sepanjang hari dapat membantu Bunda mengelola rasa haus dan mencegah kondisi dehidrasi.

2. Pola makan yang sehat

Mengikuti pola makan seimbang yang mencakup kaya serat, protein rendah lemak, dan lemak sehat. Hindari makanan dan minuman manis yang dapat meningkatkan kadar gula darah.

3. Melakukan pemantauan rutin

Periksa kadar gula darah secara teratur, terutama di pagi hari, untuk memahami pola Bunda dan membuat penyesuaian yang diperlukan untuk rencana pengelolaan gula darah.

Nah, itulah beberapa gejala awal diabetes saat bangun tidur hingga cara mengatasinya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda