Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Bolehkah Puasa Ramadhan sekaligus Niat Diet?

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Selasa, 17 Feb 2026 12:40 WIB

Close-up of religious Muslim woman and her family praying before the meal at dining table on Ramadan.
Ilustrasi Bolehkah Puasa Ramadhan sekaligus Niat Diet?/Foto: Getty Images/Drazen Zigic
Daftar Isi
Jakarta -

Menjalani ibadah Ramadhan mengharuskan setiap muslim untuk menahan makan dan minum sejak fajar hingga matahari terbenam. Namun, sebagian orang memanfaatkan momen puasa sekaligus untuk diet menurunkan berat badan. Bolehkah seperti ini, Bunda?

Puasa Ramadhan dilaksanakan umat Islam sebagai bentuk ketaatan untuk meraih pahala berlipat dari Allah SWT. Di sisi lain, periode ini memang membuka peluang mengatur pola makan yang lebih terkontrol daripada hari biasa.

Meskipun demikian, ada beberapa hal yang perlu Bunda pahami terlebih dahulu terkait hukum menjalani puasa juga untuk niat diet. Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Apakah boleh niat puasa sekaligus diet?

Dilansir dari laman detikcom, secara fikih, seseorang yang sedang berniat untuk menjalani ibadah harus memiliki dua hal, yakni qashdu dan ta’yin.

Qashdu merujuk pada tindakan menyengaja suatu ibadah, sedangkan ta’yin merupakan pelafalan niat dari ibadah yang dikerjakan. Jika secara terang-terangan melafalkan niat berpuasa untuk diet, maka bisa menyebabkan puasa tersebut tidak sah, Bunda.

Namun, puasa bisa menjadi sah dengan membacakan niat puasa secara qashdu dan ta’yin karena Allah SWT.

Sementara, diet dapat dijadikan sebagai motivasi agar lebih sehat melalui puasa. Dengan begitu, Bunda dapat menjalani puasa Ramadhan sekaligus dengan menurunkan berat badan secara optimal.

Hukum niat puasa sekaligus diet

Dilansir dari laman Baznas, dalam persoalan yang akan diperoleh, terdapat perbedaan pandangan para ulama.

Imam Al-Ghazali berpendapat bahwa jika tujuannya duniawinya (diet) lebih dominan, tidak akan mendapatkan pahala. Namun sebaliknya, jika lebih dominan tujuannya ibadah, Bunda akan mendapatkan pahala. Jika keduanya antara duniawi dengan ibadah berimbang, pahala akan saling berguguran.

Sementara itu, ada juga pendapat lain dari Syekh Ibnu Hajar yang menyebut bahwa pahala akan didapatkan secara mutlak baik tujuan ibadahnya lebih dominan, berimbang, dan bahkan dominan ke arah duniawi (diet).

Kesimpulannya adalah niat puasa harus berdasarkan standar fikih karena hal tersebut penentu puasa sah atau tidak.

Jika seseorang berniat puasa sesuai standar fikih, tetapi ada motivasi lain seperti menurunkan berat badan di luar dari yang diniatkan, secara hukum fikih puasa yang dilakukan tetap sah.

Bacaan niat puasa Ramadhan

Berikut bacaan niat puasa Ramadhan yang dapat Bunda amalkan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an adā'i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanata lillāhi ta'ālā

Artinya:

“Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”

Cara puasa Ramadhan sekaligus diet

Supaya puasa Ramadhan Bunda berjalan dengan lancar sekaligus juga bisa menurunkan berat badan, ada beberapa cara yang dapat Bunda ikuti berikut ini:

1. Pilih menu sahur yang sehat

Bunda dianjurkan mengonsumsi makanan yang mengandung protein dan karbohidrat kompleks agar merasa kenyang lebih lama, serta terhindar dari rasa lapar di siang hari.

Pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, dan oatmeal. Perbanyak juga protein dari daging ayam tanpa kulit, ikan, tempe, dan tahu.

2. Hindari makan berlebihan saat buka puasa

Makan berlebihan saat buka puasa juga tidak dianjurkan, Bunda. Hal ini dapat menyebabkan kadar gula darah dan insulin melonjak dan memicu kegelisahan, sakit kepala, hingga mual.

Bunda juga dianjurkan untuk menghindari juga mengonsumsi makanan yang digoreng dan berlemak.

3. Perbanyak minum air putih saat sahur dan buka puasa

Minum air putih minimal 8 gelas per hari sangat penting untuk menjaga hidrasi tubuh dan membantu proses metabolisme. Bunda bisa membagi waktu minum saat sahur dan berbuka puasa agar cairan tetap tercukupi.

Nah, itulah penjelasan soal diet sekaligus puasa Ramadhan dan cara sehat untuk melakukannya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda