MOM'S LIFE
Kebiasaan Nyeker di Dalam Rumah Ternyata Berisiko, Simak Penjelasannya Bun
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Selasa, 24 Feb 2026 22:00 WIBKebiasaan jalan tanpa alas kaki di dalam rumah memang terasa nyaman, ya, Bunda. Banyak orang Indonesia yang sudah terbiasa nyeker begitu sampai di rumah.
Di sisi lain, terdapat budaya berbeda di negara Barat yang justru tetap memakai sepatu di dalam rumah. Nah, di negara Asia sendiri, termasuk Indonesia, nyeker di dalam rumah kerap dianggap sopan dan untuk menjaga kebersihan ruangan.
Bahkan, rak sepatu biasanya diletakkan di dekat pintu masuk rumah supaya alas kaki tidak dibawa masuk ke dalam. Tak hanya itu, melepas sepatu saat sampai di rumah juga sering dianggap sebagai tanda istirahat setelah seharian beraktivitas.
Menariknya, kebiasaan ini juga menjadi perhatian para ahli kesehatan kaki, termasuk dari seorang ahli penyakit kaki dari California, Elizabeth Daughtry. Ia membeberkan bahwa kebiasaan ini dapat berdampak pada kesehatan kaki dalam jangka panjang.
Simak ulasan selengkapnya berikut ini, Bunda.
Kebiasaan nyeker di rumah dan dampaknya pada kaki
Dikutip dari laman SELF Magazine, berdasarkan penjelasan para ahli, kebiasaan nyeker membawa risiko tertentu pada kaki. Seorang ahli penyakit kaki asal Pennsylvania, Alicia Canzanese, menjelaskan bahwa ada potensi bahaya cedera yang harus Bunda perhatikan.
"Pertama, terdapat bahaya cedera akut yang jelas, seperti tersandung karpet, jatuh dari tangga, atau menginjak mainan anak," kata Alicia Canzanese.
Selain cedera langsung, masalah kaki juga bisa muncul secara bertahap. Ketika Bunda duduk lama atau tidur semalaman, jaringan di telapak kaki bisa menjadi lebih kaku dan sensitif saat pertama kali berdiri.
"Ketika kita tidak berdiri selama berjam-jam (misalnya, duduk di meja kerja atau semalaman), pita jaringan yang menghubungkan pangkal jari kaki ke tumit, akan mengencang," ungkap Elizabeth Daughtry.
Jika langsung turun dari kursi atau tempat tidur tanpa alas kaki, Bunda berisiko memberi tekanan berlebih dan mengiritasi jaringan yang tegang tersebut," lanjutnya.
Menurutnya, terlalu lama berdiri atau berjalan tanpa penyangga lengkung kaki juga bisa membuat bagian depan telapak kaki terasa sakit. Kondisi ini dikenal juga sebagai metatarsalgia dan cukup umum dialami oleh orang dewasa.
Siapa yang perlu lebih hati-hati saat nyeker di dalam rumah?
Ternyata, tidak semua orang disarankan sering berjalan tanpa alas kaki di rumah, lho. Ada beberapa kondisi kaki dan kesehatan tertentu yang membuat kebiasaan ini sebaiknya dihindari atau dibatasi.
Misalnya, orang dengan telapak kaki datar atau lengkungan kaki terlalu tinggi perlu lebih waspada. Selain itu, mereka yang punya riwayat masalah kaki seperti plantar fasciitis atau sering merasa nyeri kaki sebaiknya juga tidak terlalu sering nyeker.
Lebih lanjut, orang dengan lengkungan kaki tinggi juga biasanya punya pergelangan kaki yang lebih longgar. Tanpa dukungan sepatu, mereka bisa lebih mudah keseleo atau terkilir.
Jika Bunda sudah punya masalah kaki sebelumnya, kebiasaan nyeker bisa memperparah keluhan tersebut. Hal ini juga berlaku kalau kaki sering terasa nyeri meski belum ada diagnosis tertentu.
Cara nyeker yang lebih aman di dalam rumah
Berjalan tanpa alas kaki di rumah sebaiknya dilakukan pelan-pelan ya, Bunda. Sama seperti kalau kita olahraga, kaki juga butuh waktu untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru.
Kalau sebelumnya Bunda jarang nyeker, cobalah mulai sebentar saja, sekitar 20-30 menit. Setelah itu, tingkatkan durasinya secara bertahap sambil melihat bagaimana kondisi kaki terasa.
Bunda bisa melakukannya secara bertahap dengan memberi jeda antara duduk dan berdiri agar kaki tidak cepat lelah. Tidak perlu langsung mengerjakan pekerjaan rumah yang berat atau berdiri lama tanpa jeda.
Tak hanya itu, Bunda juga perlu memperhatikan jenis lantai di rumah. Karpet biasanya lebih empuk, sedangkan ubin atau lantai kayu cenderung keras. Pastikan lantai bersih dari benda yang bisa melukai kaki.
Saat sedang nyeker atau duduk santai, Bunda bisa sekalian menggerakkan pergelangan kaki secara perlahan. Peregangan ringan atau gerakan jari kaki dapat membantu menjaga kaki tetap nyaman.
Demikian informasi tentang kebiasaan nyeker di dalam rumah yang ternyata bisa berisiko bagi kesehatan kaki. Semoga penjelasan ini membantu Bunda lebih bijak dalam menjaga kesehatan di rumah.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/pri)