MOM'S LIFE
Korea Selatan Beri Bebas Visa untuk Warga Indonesia, Ini Syaratnya
Azhar Hanifah | HaiBunda
Minggu, 01 Mar 2026 12:05 WIBKabar baik datang bagi Bunda yang berencana mengajak liburan keluarga ke luar negeri. Korea Selatan mengumumkan kebijakan baru di sektor pariwisata yang memberikan fasilitas bebas visa bagi wisatawan asal Indonesia.
Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi besar pemerintah Negeri Ginseng untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara. Popularitas budaya Korea, mulai dari K-pop, drama Korea, hingga kuliner, menjadi modal utama untuk mendongkrak kunjungan wisata.
Namun, meski terdengar menggiurkan, fasilitas bebas visa ini tidak berlaku secara umum. Ada sejumlah syarat yang perlu dipenuhi oleh Warga Negara Indonesia (WNI) sebelum bisa menikmati kemudahan tersebut. Agar tidak keliru, yuk simak penjelasan lengkapnya dalam artikel di bawah ini, Bun!
Syarat dan ketentuan bebas visa Korea Selatan untuk WNI
Pemerintah Korea Selatan meluncurkan paket kebijakan pariwisata terbaru demi mengejar target ambisius 30 juta kunjungan wisatawan asing.
Melansir dari laman The Korea Times, kebijakan ini diumumkan dalam Rapat Strategi Pariwisata Nasional ke-11 yang dipimpin Presiden Lee Jae Myung bersama jajaran menteri dan pelaku industri pariwisata.
Salah satu poin utama dalam kebijakan tersebut adalah pemberian bebas visa bagi wisatawan asal Indonesia. Namun, fasilitas ini masih bersifat uji coba dan hanya berlaku untuk wisatawan grup. Artinya, WNI yang ingin masuk ke Korea Selatan tanpa visa harus bepergian dalam rombongan minimal tiga orang. Kebijakan ini tidak berlaku untuk perjalanan sendiri ya, Bunda.
Selain Indonesia, Korea Selatan juga melonggarkan aturan visa bagi wisatawan dari China dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Wisatawan yang sebelumnya pernah berkunjung ke Korea berkesempatan mengajukan visa multiple-entry dengan masa berlaku hingga lima tahun. Bahkan, bagi penduduk kota-kota besar, tersedia opsi visa kunjungan hingga sepuluh tahun.
Tidak hanya soal visa, pemerintah Korea Selatan juga memperluas penggunaan pintu imigrasi otomatis atau automated gates. Jika sebelumnya fasilitas ini hanya bisa digunakan oleh warga dari 18 negara tertentu, kini aksesnya diperluas untuk seluruh warga negara Uni Eropa.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses imigrasi dan mengurangi antrean panjang di bandara.
Strategi pariwisata Korea Selatan kejar 30 Juta wisatawan
Tidak hanya fokus pada pelonggaran visa, pemerintah Korea Selatan juga menyiapkan berbagai strategi untuk meningkatkan kenyamanan dan pemerataan wisata. Salah satunya adalah mengurangi kepadatan turis yang selama ini terpusat di Seoul.
Pemerintah menambah penerbangan internasional langsung ke bandara-bandara regional serta memberikan insentif berupa pengurangan biaya bandara bagi maskapai yang membuka rute baru.
Selain itu, layanan transportasi juga ditingkatkan. Pemerintah menambah bus bandara larut malam hingga ke Provinsi Chungcheong dan Gangwon, serta memperpanjang periode pemesanan tiket kereta cepat KTX agar wisatawan lebih mudah merencanakan perjalanan. Konektivitas antara Bandara Incheon dan daerah-daerah lain pun diperkuat melalui penerbangan domestik lanjutan.
Dalam sektor akomodasi, Korea Selatan berupaya mengatasi keterbatasan penginapan berkualitas di luar Seoul. Pemerintah berencana mengawasi industri perhotelan di bawah kementerian kebudayaan serta menyiapkan undang-undang promosi akomodasi.
Menariknya, Korea juga mengadopsi konsep parador ala Spanyol dengan mengubah rumah tradisional, kuil, dan desa adat menjadi penginapan premium bernuansa budaya.
Melansir dari CNN Indonesia, pemerintah Korea Selatan juga menerapkan kebijakan tegas terhadap praktik harga tidak wajar yang kerap merugikan wisatawan. Pelaku usaha yang tidak mencantumkan harga atau menaikkan tarif secara sepihak dapat dikenai sanksi hingga penangguhan operasional.
Seluruh kebijakan ini dirangkum dalam kampanye besar Visit Korea Year yang akan berlangsung pada 2027–2029. Pemerintah ingin mengubah tren wisata dari sekadar mengunjungi landmark menjadi pengalaman hidup seperti warga lokal, dengan menonjolkan K-beauty, K-food, hingga wisata alam dan budaya.
Dengan adanya kebijakan bebas visa dan berbagai pembenahan pariwisata ini, Korea Selatan semakin terbuka bagi wisatawan Indonesia. Meski masih ada syarat yang perlu dipenuhi, peluang liburan keluarga ke Negeri Ginseng kini semakin mudah dan nyaman bagi Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)