MOM'S LIFE
Ilmuwan Ungkap Diet yang Bisa Memicu Pertumbuhan Tumor Lebih Cepat
Arina Yulistara | HaiBunda
Sabtu, 07 Mar 2026 12:30 WIBBunda sedang diet untuk menjaga berat badan dan kesehatan secara keseluruhan? Hati-hati ada diet yang bisa memicu pertumbuhan tumor lebih cepat.
Pola makan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Banyak penelitian menunjukkan bahwa makanan yang dikonsumsi sehari-hari dapat memberikan dampak besar, baik positif maupun negatif, terhadap kondisi tubuh.
Selain memengaruhi metabolisme dan umur panjang, kebiasaan makan juga diketahui berkaitan erat dengan berbagai penyakit, termasuk kanker. Sebuah penelitian terbaru mengungkap fakta yang cukup mengkhawatirkan.
Para ilmuwan menemukan bahwa salah satu jenis pola makan tertentu dapat mempercepat pertumbuhan tumor pada pasien kanker. Temuan ini menambah bukti bahwa diet tidak hanya memengaruhi kesehatan secara umum, tapi juga dapat memengaruhi perkembangan penyakit serius di dalam tubuh.
Mengutip New York Post, mari bahas mengenai diet yang bisa memicu pertumbuhan tumor lebih cepat.
Diet yang bisa memicu pertumbuhan tumor lebih cepat
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah APL Bioengineering menguji bagaimana beberapa jenis diet memengaruhi perkembangan kanker, khususnya kanker payudara tipe triple-negative. Jenis kanker ini dikenal sulit diobati karena tidak merespon terapi hormon atau terapi target yang biasanya digunakan pada kanker payudara lainnya.
Dalam studi tersebut, para peneliti menguji empat jenis pola makan yang berbeda, yaitu diet tinggi insulin, glukosa, keton, serta diet tinggi lemak. Keempat jenis diet tersebut dianalisis untuk melihat bagaimana pengaruhnya terhadap pertumbuhan sel kanker.
Untuk melakukan penelitian ini, tim ilmuwan membuat model tumor yang dirancang agar dapat merespons efek biokimia dari nutrisi yang berasal dari makanan. Dengan metode tersebut, mereka dapat mengamati secara lebih rinci bagaimana nutrisi tertentu memengaruhi struktur dan perilaku sel kanker.
Diet tinggi lemak picu pertumbuhan kanker lebih cepat
Hasil penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi lemak memiliki dampak paling signifikan dalam mempercepat pertumbuhan tumor. Tidak hanya membuat tumor tumbuh lebih cepat, pola makan ini juga meningkatkan kemampuan sel kanker untuk menyebar dan menyerang jaringan di sekitarnya.
Peneliti menemukan bahwa makanan dengan kandungan lemak tinggi dapat meningkatkan kadar enzim MMP1. Enzim ini diketahui mampu merusak struktur jaringan sel dan sering dikaitkan dengan prognosis penyakit yang lebih buruk pada pasien kanker.
Dengan meningkatnya enzim tersebut, sel kanker menjadi lebih mudah menembus jaringan tubuh dan menyebar ke area lain. Hal inilah yang menyebabkan tumor berkembang lebih agresif dibandingkan dengan kondisi diet lainnya.
Studi meniru kondisi tubuh manusia
Penelitian ini dianggap lebih akurat dibandingkan studi sebelumnya karena menggunakan pendekatan yang realistis dalam meniru kondisi tubuh manusia. Para peneliti menciptakan lingkungan mikro yang menyerupai kondisi sel di dalam tubuh dengan menggunakan media yang mirip dengan plasma manusia.
Pendekatan ini memungkinkan ilmuwan untuk melihat bagaimana nutrisi mengalir di sekitar sel dan memengaruhi perilaku sel kanker. Sebelumnya, banyak penelitian yang gagal menangkap kompleksitas hubungan antara sistem tubuh, seperti sistem imun, metabolisme, dan mikrobioma, yang semuanya dapat memengaruhi perkembangan kanker.
Dengan menciptakan tumor yang identik dan lingkungan yang terkendali, tim peneliti dapat mengisolasi efek nutrisi tertentu terhadap pertumbuhan dan penyebaran sel kanker secara lebih jelas.
Pengaruh diet terhadap efektivitas terapi kanker
Para peneliti juga berencana menggunakan sistem penelitian ini untuk mengevaluasi bagaimana diet dapat memengaruhi efektivitas pengobatan kanker di masa depan. Penelitian lanjutan akan melihat apakah tumor merespons kemoterapi secara berbeda ketika berada dalam kondisi nutrisi yang mencerminkan pola makan tertentu.
Penulis studi, Celeste M. Nelson, menyebutkan bahwa pendekatan ini berpotensi membantu dokter memberikan rekomendasi pola makan yang lebih tepat bagi pasien kanker.
Menurutnya, pemahaman tentang hubungan antara diet dan respon terapi dapat membuka peluang baru dalam pengobatan kanker yang lebih personal.
Diet tinggi lemak pengaruhi risiko kesehatan
Selain berkaitan dengan pertumbuhan tumor, diet tinggi lemak juga telah lama dikaitkan dengan berbagai risiko kesehatan lainnya. Pola makan ini dapat menyebabkan peningkatan berat badan, perubahan fungsi hati, hingga meningkatkan risiko berbagai jenis kanker.
Bahkan penelitian menunjukkan bahwa hanya dalam waktu dua hari mengonsumsi makanan tinggi lemak secara berlebihan dapat melemahkan sel imun penting di usus. Kondisi ini juga dapat merusak lapisan pelindung usus yang berfungsi menjaga tubuh dari infeksi dan peradangan.
Temuan tersebut menegaskan kalau pola makan seimbang sangat penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Para ahli pun menekankan bahwa pilihan makanan sehari-hari tidak hanya memengaruhi berat badan, tapi juga dapat berperan dalam perkembangan penyakit serius seperti kanker.
Jadi, pernahkah Bunda mencoba diet yang bisa meningkatkan pertumbuhan tumor? Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter sebelum Bunda melakukan diet apa pun.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
4 Tips Diet Slow Aging ala Korea untuk Mencegah Penuaan Dini
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Wanita Ini Sukses Diet hingga Turun 20 Kg, Ternyata Ini Rahasianya
Alasan Memasak dengan Minyak Zaitun Baik Untuk Diet
Dewi Hughes Turun 90 Kg Dalam 15 Bulan, Rahasia Dietnya Justru Makan Kenyang
Bikin Kenyang Lebih Lama, Apakah Roti Gandum Baik untuk Diet?
TERPOPULER
25 Contoh Pembukaan Pidato Islami, Singkat Bahasa Indonesia & Bahasa Inggris yang Menarik
11 Kalimat yang Tanpa Sadar Sering Diucapkan Orang yang Sedang Bahagia
5 Potret Keseruan Olivia Jensen Pulang Kampung ke Cirebon, Naik Becak hingga Membatik
Autisme Bisa Berkaitan dengan Faktor Genetik dan Lingkungan? Ini Temuan Ilmuwan
4 Tanggal Lahir Ini Dikenal Paling Karismatik, Punya Pesona Memikat
REKOMENDASI PRODUK
5 Panci Prasmanan Stainless Satu Set Terbaik dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Contoh Desain Kartu Ucapan Tasyakuran Kelahiran Anak
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Skintific yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
20 Drama Korea Thriller Terbaru 2026, Rating Tinggi dan Menegangkan
25 Contoh Pembukaan Pidato Islami, Singkat Bahasa Indonesia & Bahasa Inggris yang Menarik
11 Kalimat yang Tanpa Sadar Sering Diucapkan Orang yang Sedang Bahagia
5 Potret Keseruan Olivia Jensen Pulang Kampung ke Cirebon, Naik Becak hingga Membatik
Autisme Bisa Berkaitan dengan Faktor Genetik dan Lingkungan? Ini Temuan Ilmuwan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Bikin Dessert Pistachio Sendiri? Ini Panduan Memilih Kacang yang Tepat
-
Beautynesia
Profil dan Fakta Menarik A2O LITE, Girl Group K-Pop Baru yang Didebutkan Lee Soo Man!
-
Female Daily
BABYMONSTER dan Garnier Micellar Water Punya Cara Baru Bikin Rutinitas Bersih-Bersih Wajah Lebih Praktis
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Bikin Terkecoh, 7 Seleb Korea Ini Punya Wajah Bak Kembar!
-
Mommies Daily
Dari yang Sudah Menikah untuk yang Belum: 8 Tanda Kamu Harus Berani Stop the Wedding!