HaiBunda

MOM'S LIFE

Bukan Akhir Pekan, Studi Ungkap Alasan Selasa Bikin Mental Lebih Bahagia

Natasha Ardiah   |   HaiBunda

Selasa, 07 Apr 2026 14:00 WIB
Ilustrasi bukan akhir pekan, studi ungkap alasan selasa bikin mental lebih bahagia / Foto: Getty Images/whitebalance.space

Bunda, banyak orang mengira bahwa kebahagiaan akan paling terasa saat akhir pekan tiba. Namun, sebuah studi justru menunjukkan bahwa hari Selasa bisa menjadi waktu ketika kondisi mental terasa lebih stabil dan menyenangkan.

Temuan ini cukup mengejutkan karena hari Selasa sering dianggap sebagai hari kerja yang biasa saja. Padahal, secara psikologis ada beberapa alasan yang membuat suasana hati pada hari Selasa cenderung lebih positif.

Lalu, apa sebenarnya yang membuat hari Selasa terasa lebih membahagiakan dibanding hari lainnya? Mari simak penjelasan dari studi berikut yang akan membuat wawasan Bunda bertambah.


Studi ungkap mengapa hari Selasa bisa membuat mental lebih bahagia

Sebuah studi besar dari peneliti di University College London (UCL) menemukan bahwa kondisi mental seseorang bisa berubah tergantung waktu dalam sehari dan hari dalam seminggu. Penelitian ini bahkan menunjukkan bahwa suasana hati pada hari Selasa bisa terasa lebih positif dibanding beberapa hari lainnya.

Studi tersebut dipublikasikan dalam jurnal ilmiah BMJ Mental Health dan meneliti bagaimana perubahan waktu memengaruhi kesehatan mental. Para ilmuwan ingin memahami kapan orang merasa paling bahagia atau justru paling tertekan.

Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Feifei Bu dari Departemen Behavioural Science and Health di University College London (UCL). Ia menjelaskan bahwa kesehatan mental manusia tidak bersifat statis dan dapat berubah sepanjang hari maupun minggu.

Dalam analisisnya, para peneliti menemukan bahwa kebahagiaan dan kepuasan hidup sering kali lebih tinggi di awal minggu kerja. Salah satu momen yang cukup stabil secara emosional adalah di hari Selasa.

Temuan ini menunjukkan bahwa rutinitas kerja yang mulai stabil setelah awal minggu bisa membantu memperbaiki suasana hati. Oleh karena itu, hari Selasa sering kali menjadi titik ketika ritme aktivitas sudah kembali normal.

Data penelitian: kebahagiaan cenderung lebih tinggi pada hari Selasa

Penelitian tersebut menggunakan data dari proyek besar bernama UCL COVID‑19 Social Study. Proyek tersebut memantau kesehatan mental masyarakat sejak Maret 2020 hingga sekitar Maret 2022.

Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan menganalisis hampir satu juta respons survei dari lebih dari 49.000 partisipan. Data tersebut digunakan untuk melihat bagaimana perasaan orang berubah dari hari ke hari.

Peserta penelitian diminta menjawab berbagai pertanyaan tentang kebahagiaan, kepuasan hidup, dan apakah hidup mereka terasa bermakna atau tidak. Mereka juga melaporkan tingkat kecemasan, depresi, serta rasa kesepian.

Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat kebahagiaan cenderung lebih tinggi pada beberapa hari kerja, termasuk hari Selasa. Sebaliknya, perasaan paling rendah biasanya terjadi pada akhir pekan, terutama hari Minggu. 

Temuan ini mengindikasikan bahwa setelah melewati hari Senin, banyak orang mulai merasa lebih stabil secara emosional. Itulah sebabnya hari Selasa sering muncul sebagai hari dengan kondisi mental yang relatif lebih baik.

Alasan mood manusia lebih stabil pada hari Selasa dibanding hari lain

Para peneliti menjelaskan bahwa perubahan mood tidak hanya dipengaruhi waktu dalam sehari, tetapi juga rutinitas mingguan. Aktivitas pada hari kerja biasanya lebih terstruktur dibanding akhir pekan.

Pada awal minggu, banyak orang masih beradaptasi dengan ritme pekerjaan setelah libur. Namun ketika memasuki hari Selasa, pola aktivitas biasanya sudah mulai stabil kembali. 

Rutinitas yang lebih teratur ini dapat membantu menjaga mood atau kondisi emosional tetap seimbang. Jadwal kerja, aktivitas rumah tangga, dan interaksi sosial pun bisa berjalan lebih konsisten.

Sebaliknya, akhir pekan sering kali memiliki pola kegiatan yang lebih tidak menentu. Hal ini tentu saja akan membuat perubahan suasana hati menjadi lebih fluktuatif dibanding hari kerja.

Pagi hari di hari Selasa bisa terasa lebih menyenangkan

Selain hari dalam seminggu, penelitian juga menemukan pola yang kuat terkait waktu dalam sehari. Secara umum, kondisi mental manusia paling baik terjadi pada pagi hari. 

Sebaliknya, kondisi emosional cenderung menurun saat malam hari. Bahkan, banyak orang melaporkan perasaan paling buruk terjadi mendekati tengah malam.

Menurut para peneliti, pola ini terlihat hampir di semua aspek kesejahteraan mental. Mulai dari kebahagiaan, kepuasan hidup, hingga perasaan bahwa hidup terasa lebih bermakna.

Jika dikombinasikan dengan ritme kerja dalam seminggu, suasana pagi di hari Selasa bisa menjadi momen yang sangat positif. Pada saat itu, tubuh sudah aktif dan rutinitas juga sudah berjalan.

Itulah sebabnya banyak orang merasa lebih bersemangat saat memulai aktivitas saat pagi di hari Selasa. Kombinasi faktor waktu dan rutinitas membuat suasana hati terasa lebih baik.

Para ilmuwan menjelaskan bahwa perubahan suasana hati ini berkaitan dengan jam biologis tubuh manusia. Sistem ini dikenal sebagai ritme sirkadian yang mengatur berbagai proses biologis.

Salah satu faktor penting adalah hormon kortisol yang berperan dalam mengatur energi dan respons stres. Hormon ini biasanya mencapai puncaknya tidak lama setelah seseorang bangun tidur. 

Ketika kortisol berada pada tingkat yang lebih tinggi di pagi hari, tubuh cenderung merasa lebih siap menghadapi aktivitas. Hal ini bisa membantu meningkatkan fokus serta perasaan yang lebih positif.

Sebaliknya, kadar hormon tersebut menurun menjelang malam hari. Akibatnya, energi dan kondisi emosional juga bisa ikut menurun.

Oleh karena itu, pada pagi hari Selasa ketika ritme tubuh sudah stabil, banyak orang merasakan kondisi mental yang lebih baik. Faktor biologis ini turut membantu menjelaskan mengapa hari Selasa terasa lebih menyenangkan dibanding hari lainnya.

Bunda, itulah alasan mengapa penjelasan mengenai hari Selasa sebagai salah satu waktu ketika suasana hati cenderung lebih stabil dan bahagia. Kalau menurut Bunda sendiri, bagaimana? Apakah benar hari Selasa jauh lebih membahagiakan dibanding hari lainnya? 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

 

(som/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Siswa Termuda di Kelas Lebih Rentan ADHD? Ini Kata Peneliti

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Psikolog Sebut Satu Kebiasaan Masa Kecil Bikin Anak Tumbuh dengan Kecerdasan Emosional Tinggi

Parenting Nadhifa Fitrina

Istri Hamil Anak Pertama, Intip Potret Pengacara Viral Sangun Ragahdo Jadi Suami Siaga

Kehamilan Annisa Karnesyia

Aries Cocok dengan Zodiak Apa? Cek Kecocokannya dalam Cinta, Karier, hingga Pertemanan

Mom's Life Natasha Ardiah

Kenali Ciri-ciri Gangguan Tidur Anak Autis, Penyebab & Cara Mengatasinya

Parenting Natasha Ardiah

Elegan & Unik, Ini Inspirasi Nama Bayi ala Anak Sisca Kohl dan Jess No Limit

Nama Bayi Angella Delvie Mayninetha & Muhammad Prima Fadhilah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Gumoh Bayi yang Berbahaya

10 Resep Ati Ampela Sederhana yang Lezat & Murah Meriah

Psikolog Sebut Satu Kebiasaan Masa Kecil Bikin Anak Tumbuh dengan Kecerdasan Emosional Tinggi

Istri Hamil Anak Pertama, Intip Potret Pengacara Viral Sangun Ragahdo Jadi Suami Siaga

Aries Cocok dengan Zodiak Apa? Cek Kecocokannya dalam Cinta, Karier, hingga Pertemanan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK