HaiBunda

MOM'S LIFE

Hara Hachi Bu, Kebiasaan Makan Orang Jepang untuk Umur Panjang

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Rabu, 15 Apr 2026 12:40 WIB
Ilustrasi Hara Hachi Bu, Kebiasaan Makan Orang Jepang untuk Umur Panjang/Foto: Getty Images/iStockphoto/west
Jakarta -

Setiap negara memiliki kebiasaan makan yang khas. Di Jepang, dikenal prinsip hara hachi bu, yaitu makan secukupnya hingga sekitar 80 persen kenyang demi menjaga kesehatan.

Alih-alih menganjurkan diet ketat, praktik ini mendorong untuk makan lebih lambat, memperhatikan isyarat lapar, dan makan dengan kesadaran serta rasa syukur.

Penelitian menunjukkan bahwa praktik ini dapat membantu mengurangi asupan kalori, mendukung pilihan makanan yang lebih sehat, dan mencegah penambahan berat badan jangka panjang.


Hara hachi bu mendukung umur panjang

Dilansir dari laman Science daily, beberapa populasi dengan umur panjang dan paling sehat di dunia mengikuti gagasan sederhana hara hachi bu.

Praktik tradisional Jepang ini mendorong orang untuk berhenti makan ketika mereka merasa kenyang sekitar 80 persen, daripada terus makan sampai benar-benar puas.

Konsep ini berasal dari ajaran Konfusianisme dan berfokus pada moderasi. Baru-baru ini, hara hachi bu mendapat perhatian sebagai pilihan potensial untuk mengelola berat badan.

Namun, ini bukan dimaksudkan sebagai diet ketat atau bentuk pembatasan. Sebaliknya, konsep ini mendorong untuk memperlambat tempo, memperhatikan tubuh, dan mengembangkan rasa syukur terhadap makanan.

Manfaat kesehatan hara hachi bu

Penelitian ilmiah tentang hara hachi bu sendiri masih terbatas, Bunda. Sebagian besar studi telah meneliti pola makan pada populasi di mana kebiasaan ini umum, daripada mengisolasi aturan kenyang 80 persen itu sendiri.

Meski demikian, bukti yang tersedia menunjukkan bahwa ada sejumlah manfaat kesehatan yang mungkin dapat diperoleh.

Orang yang mengikuti pendekatan ini cenderung mengonsumsi lebih sedikit kalori secara keseluruhan. Hal ini juga dikaitkan dengan penambahan berat badan yang lebih sedikit dari waktu ke waktu dan indeks massa tubuh rata-rata yang lebih rendah.

Dalam beberapa penelitian, laki-laki yang menerapkan gaya makan ini juga membuat pilihan makanan yang lebih sehat, termasuk mengonsumsi lebih banyak sayuran dan lebih sedikit biji-bijian.

Selain itu, hara hachi bu juga meluangkan waktu untuk fokus pada makanan, menikmati rasa, dan makan dengan penuh kesadaran. Hal ini pada akhirnya dapat mendukung pencernaan dan mengarah pada pilihan makanan yang lebih bergizi.

Cara mengikuti hara hachi bu

Jika tertarik mengikuti gaya makan ala orang Jepang satu ini, berikut langkah-langkah yang dapat Bunda ikuti:

1. Perhatikan kondisi tubuh sebelum makan

Tanyakan pada diri sendiri apakah benar-benar lapar? Pertimbangkan apakah rasa lapar bersifat fisik, emosional, atau sekadar kebiasaan.

Jika itu adalah lapar fisik, makan itu penting. Jika disebabkan oleh stres, bosan, atau kelelahan, berhenti sejenak dapat membantu Bunda merespons dengan lebih bijaksana.

2. Makan tanpa gangguan

Disarankan juga untuk makan tidak sambil menatap layar dan berikan perhatian penuh pada makanan.

Gangguan dapat mempersulit Bunda untuk menyadari kapan kenyang, yang menyebabkan makan berlebihan.

3. Santai dan nikmati setiap gigitan

Makan lebih lambat memberikan tubuh waktu untuk tahu kapan sudah cukup makan. Hal ini juga membuat waktu makan menjadi lebih menyenangkan, Bunda.

4. Fokus pada nutrisi

Pilih makanan yang menyediakan vitamin, mineral, serat, dan energi untuk mendukung tubuh Bunda.

5. Berlatih welas asih terhadap diri sendiri

Terakhir yang dapat Bunda lakukan adalah tidak perlu makan dengan sempurna. Tujuannya adalah kesadaran, bukan rasa bersalah.

Nah, itulah beberapa hal yang dapat Bunda ketahui terkait kebiasaan makan hara hachi bu ala orang Jepang hingga manfaat kesehatannya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Kebiasaan Tidur Turunkan Risiko Stroke & Jantung

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Kepribadian dan Prioritas Hidup Seseorang dari Barang-barang di Rumahnya

Mom's Life Azhar Hanifah

Menguak Kisah 2 Istri Nabi yang Masuk Neraka

Mom's Life Arina Yulistara

Ketahui Perbedaan Ciri Kepribadian Gemini Mei vs Gemini Juni

Mom's Life Annisa Karnesyia

Bayi Tidur Teratur di Malam Hari Berguna Lindungi dari Risiko Kematian Mendadak

Parenting Indah Ramadhani

30 Soal UTS Kelas 5 Semester 2 dan Kunci Jawabannya

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Lee Da Hae Bagikan Kebahagiaan Akhirnya Hamil Anak Pertama setelah 3 Tahun Menikah

Cara Mengenali Kepribadian dan Prioritas Hidup Seseorang dari Barang-barang di Rumahnya

Menguak Kisah 2 Istri Nabi yang Masuk Neraka

Bayi Tidur Teratur di Malam Hari Berguna Lindungi dari Risiko Kematian Mendadak

Ketahui Perbedaan Ciri Kepribadian Gemini Mei vs Gemini Juni

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK