HaiBunda

MOM'S LIFE

10 Kebiasaan Orang yang Benar-benar Rendah Hati Menurut Studi

Natasha Ardiah   |   HaiBunda

Selasa, 14 Apr 2026 17:40 WIB
Ilustrasi kebiasaan orang yang benar-benar rendah hati menurut studi / Foto: Getty Images/Wiphop Sathawirawong

Bunda, pernahkah bertemu seseorang yang tampaknya sederhana, tapi justru sangat dihormati tanpa perlu banyak bicara? Bisa jadi, itu karena mereka memiliki kebiasaan orang rendah hati yang jarang disadari, namun terasa kuat dampaknya.

Menariknya, kebiasaan orang rendah hati ini bukan sekadar soal sikap diam atau mengalah. Ada pola perilaku tertentu yang menurut riset justru menunjukkan kekuatan karakter dan kedewasaan emosi seseorang.

Melalui artikel ini, Bubun akan mengulas kebiasaan orang rendah hati yang mungkin selama ini luput dari perhatian. Siapa tahu tanpa Bunda sadari, Bunda sudah memilikinya atau justru bisa mulai melatihnya dari sekarang.


10 Kebiasaan orang rendah hati menurut riset 

Dilansir dari laman YourTango, berikut ini 10 kebiasaan orang rendah hati yang bisa dilihat saat berinteraksi dengan orang lain.

1. Sangat memahami orang lain

Bunda, salah satu kebiasaan orang rendah hati yang paling menonjol adalah kemauan untuk benar-benar mencoba memahami orang lain. Walaupun tidak selalu langsung paham dengan sudut pandang orang lain, mereka tetap mau mencoba mendengarkan dengan sepenuh hati. 

Menurut psikolog klinis, Beverly B. Palmer Ph.D., memahami perspektif orang lain bisa memberi banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Sikap ini membantu meredakan konflik, mempermudah mencari solusi, sekaligus membuat orang terdekat merasa dihargai dan tidak sendirian.

Sebuah studi pada tahun 2014 yang dilakukan oleh Hiroaki Kawamichi dan tim dengan judul Perceiving active listening activates the reward system and improves the impression of relevant experiences bahkan menemukan bahwa ketika seseorang merasa didengarkan, cara mereka merasakan dan mengolah emosi bisa ikut berubah. Inilah mengapa kebiasaan orang rendah hati seperti mendengarkan dengan penuh perhatian juga berkaitan dengan munculnya perasaan positif dan rasa nyaman dalam suatu interaksi sosial.

2. Selalu hadir setiap saat

Kebiasaan orang rendah hati yang selanjutnya ini terlihat dari kesediaannya untuk selalu hadir saat orang lain butuh bantuan, Bunda. Mereka tidak hanya merasa peduli, tetapi juga menunjukkan rasa empati lewat tindakan nyata yang sederhana namun bermakna.

Penelitian yang dilakukan oleh Juan C. Espinosa dan tim pada tahun 2022 dengan judul Helping Others Helps Me: Prosocial Behavior and Satisfaction With Life During the COVID-19 Pandemic menunjukkan bahwa membantu orang lain bisa membuat hidup terasa lebih puas sekaligus mendorong kita untuk lebih peduli pada sesama, dan ini termasuk kebiasaan orang rendah hati yang berdampak besar. Selain itu, menjaga hubungan baik juga bisa membantu tubuh lebih sehat dan emosi lebih stabil.

3. Selalu bersyukur

Kebiasaan orang rendah hati terlihat jelas dari cara mereka selalu mensyukuri hal-hal kecil dalam hidup. Bagi mereka, mengungkapkan terima kasih bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kesadaran tulus atas apa yang dimiliki setiap hari.

Kebiasaan orang rendah hati ini juga didukung dengan adanya studi yang dilakukan oleh Patrick L. Hill dan tim pada tahun 2014 dengan judul Examining the Pathways between Gratitude and Self-Rated Physical Health across Adulthood. Riset tersebut menjelaskan bahwa rasa syukur memperkuat keseimbangan batin seseorang. Bahkan, orang yang selalu bersyukur cenderung lebih sehat secara fisik, menjalani gaya hidup lebih baik, dan tidak ragu mencari bantuan saat dibutuhkan.

4. Menerima kritikan

Kebiasaan orang rendah hati terlihat jelas dari cara mereka menerima kritik tanpa langsung bersikap defensif. Alih-alih menolak, orang yang rendah hati justru akan mendengarkan dengan terbuka dan menjadikannya sebagai bahan untuk memperbaiki diri.

Hal tersebut juga membuat mereka memahami bahwa kritik, meski terasa tidak nyaman, sebenarnya bertujuan untuk membantu, bukan menjatuhkan. Penelitian pada tahun 2018 yang dilakukan oleh Robert A. Nash dan tim mengenai A memory advantage for past-oriented over future-oriented performance feedback menunjukkan bahwa keterbukaan terhadap kritik yang membangun berkaitan dengan meningkatnya motivasi, bahkan feedback atau umpan balik secara langsung mampu mendorong seseorang untuk terus berkembang.

5. Sangat loyal

Kebiasaan orang rendah hati terlihat jelas dari sikap mereka yang sangat loyal kepada orang-orang terdekat. Mereka tidak hanya hadir saat senang, tetapi juga tetap setia dan konsisten dalam menjaga hubungan, baik dengan keluarga, teman, maupun pasangan.

Hal ini juga membuat mereka memahami bahwa kesetiaan adalah dasar terpenting dalam setiap hubungan. Bahkan, riset yang dilakukan pada tahun 2017 oleh Tayebeh Fasihi Harandi dan tim dengan judul The correlation of social support with mental health: A meta-analysis menunjukkan bahwa kesetiaan kepada orang yang dicintai dapat membantu membangun dukungan dan bermanfaat bagi kesehatan mental serta emosional seseorang.

6. Bersikap sangat jujur

Kebiasaan orang rendah hati juga bisa terlihat dari sikap mereka yang memilih jujur, meski terkadang tidak mudah dilakukan. Bagi mereka, berkata apa adanya adalah cara sederhana untuk menunjukkan kepedulian dan menjaga kepercayaan orang lain.

Hal tersebut juga ditunjukkan dengan kemampuan menjaga keseimbangan antara jujur dan tetap bersikap baik. Menurut sebuah penelitian pada tahun 2015 oleh Lindsey M. Rodriguez dan tim dengan judul The Price of Distrust: Trust, Anxious Attachment, Jealousy, and Partner Abuse, ketidakjujuran yang dibiarkan bisa memicu perilaku tidak sehat dalam hubungan, sehingga mereka lebih memilih jujur agar semuanya tetap aman dan nyaman.

7. Bisa mengalihkan fokus dari rasa sakit 

Kebiasaan orang rendah hati terlihat dari caranya menghadapi rasa sedih atau kecewa. Saat mulai merasa kasihan pada diri sendiri, mereka akan cepat menyadarinya dan mencoba mengalihkan pikiran ke hal-hal yang masih bisa disyukuri.

Kebiasaan orang rendah hati bukan berarti mereka tidak merasakan emosi negatif. Mereka tetap merasakannya, tapi tidak berlarut-larut dan tidak terus menerus menyalahkan keadaan.

Kebiasaan orang rendah hati juga terbentuk karena sering dilatih dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian pada tahun 2012 yang dilakukan oleh Benjamin Gardner dengan judul Making health habitual: the psychology of ‘habit-formation’ and general practice menunjukkan bahwa membuat pilihan yang lebih sehat menjadi lebih mudah semakin sering kita mempraktikkannya, termasuk membiasakan diri untuk tidak terjebak dalam rasa kasihan pada diri sendiri.

8. Bertanggung jawab atas diri sendiri

Kebiasaan orang rendah hati terlihat dari sikapnya yang mau bertanggung jawab atas diri sendiri. Mereka tidak suka menyalahkan orang lain, tapi berani mengakui kesalahan dengan jujur.

Kebiasaan orang rendah hati ini memang tidak selalu mudah dilakukan, Bunda. Namun, sikap ini membuat hubungan jadi lebih nyaman, masalah lebih cepat selesai, dan orang di sekitar pun merasa lebih dihargai.

9. Sangat percaya diri, tetapi tidak sombong

Kebiasaan orang rendah hati terlihat dari sikap percaya diri tanpa harus pamer atau menyombongkan diri. Mereka tahu kemampuan diri, tapi tetap bersikap sederhana dan tidak merasa lebih hebat dari orang lain.

Kebiasaan orang rendah hati juga terlihat dari kebiasaan mereka yang lebih suka mendengarkan daripada membicarakan diri sendiri. Mereka tetap percaya diri, namun tidak merasa perlu jadi pusat perhatian di setiap situasi.

10. Sangat sabar

Kebiasaan orang rendah hati terlihat jelas dari kesabaran mereka dalam menghadapi orang lain, bahkan saat hati sedang merasa lelah atau kesal. Mereka memilih menahan emosi dan tetap bersikap tenang karena memahami pentingnya menjaga hubungan baik.

Kebiasaan orang rendah hati juga membuat mereka tulus menghargai apa yang dimiliki, sehingga tidak mudah terpancing emosi saat situasi menekan. Sikap ini bahkan tercermin dalam peran mereka sebagai orang tua, yang tetap sabar dan penuh pengertian dalam menghadapi berbagai keadaan.

Bunda, itulah 10 kebiasaan orang rendah hati yang bisa kita pelajari dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kita semua bisa menumbuhkan kebiasaan orang rendah hati agar hubungan sosial dengan orang lain semakin hangat dan penuh makna.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

 

(som/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Tanpa Pamer, Ini 7 Ciri Perempuan Berkelas yang Terlihat Elegan

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Bukan Malas, Orang yang Tak Suka Olahraga Ternyata Berkaitan dengan Kepribadian

Mom's Life Amira Salsabila

Momen Ultah Anzel Anak Audi Marissa & Anthony Xie, Foto Bertiga Jadi Sorotan

Parenting Nadhifa Fitrina

5 Potret Bunda Artis yang Disebut Bak Kakak-Adik dengan Anak Gadisnya

Mom's Life Amira Salsabila

Risiko Thalasemia pada Anak Apakah Dapat Dicegah? Simak Penjelasannya Menurut Ahli

Parenting Indah Ramadhani

Artis Korea Park Shin Hye Umumkan Kehamilan Kedua, Bakal Jadi Bunda 2 Anak di 2026

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Bukan Malas, Orang yang Tak Suka Olahraga Ternyata Berkaitan dengan Kepribadian

Momen Ultah Anzel Anak Audi Marissa & Anthony Xie, Foto Bertiga Jadi Sorotan

20 Tanaman Hias untuk Kamar Tidur yang Bikin Adem dan Aesthetic

Risiko Thalasemia pada Anak Apakah Dapat Dicegah? Simak Penjelasannya Menurut Ahli

Artis Korea Park Shin Hye Umumkan Kehamilan Kedua, Bakal Jadi Bunda 2 Anak di 2026

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK