HaiBunda

MOM'S LIFE

Viral Tren Olahraga 'Slow Jogging' di Korsel, Lari Lambat yang Bisa Bakar Lemak

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Rabu, 08 Jul 2026 15:25 WIB
Ilustrasi/Foto: Getty Images/hxyume
Jakarta -

Olahraga lari selalu dianggap membuat napas terengah-engah, lebih melelahkan, dan menyiksa fisik. Namun, kini anggapan tersebut mulai bergeser, Bunda.

Hal ini lantaran tengah viral sebuah tren olahraga baru di Korea Selatan yang dinamakan slow jogging. Apa yang dimaksud dengan tren olahraga slow jogging ini?

Seperti namanya, slow jogging merupakan belajar dengan sangat lambat, bisa mengobrol dengan santai dan tertawa bersama teman. Jadi secara teknis, kecepatan slow jogging hanya berkisar antara 3 hingga 5 kilometer per jam (km/jam). Hal ini berarti hampir setara lebih cepat dari ritme jalan kaki santai, Bunda.


Dikutip dari detikcom, sebuah riset medis membuktikan kalau slow jogging justru membakar energi jauh lebih besar. Ketika berlari perlahan, otot-otot besar seperti bokong, punggung bawah, dan paha depan disebut aktif bekerja secara konstan.

Aktivitas slow jogging ini disebut dapat mengeluarkan energi dan pembakaran kalori mencapai dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan jalan kaki biasa. Jika ingin berusaha memangkas lemak perut, olahraga ini bisa menjadi solusi yang menyenangkan.

Sebetulnya metode olahraga slow jogging dikembangkan oleh mendiang Profesor Hiroaki Tanaka dari Departemen Ilmu Olahraga Universitas Fukuoka, Jepang, setelah melalui riset selama lebih dari 40 tahun.

Lantas seperti apa sejarah perkembangannya di Korea Selatan?

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

David Beckham Buktikan Asma Bukan Penghalang Jadi Atlet Dunia

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Jangan Salah Paham! Ini Ciri Orang dengan IQ Tinggi yang Sering Dianggap sebagai Kekurangan

Mom's Life Annisa Karnesyia

Viral Tren Olahraga 'Slow Jogging' di Korsel, Lari Lambat yang Bisa Bakar Lemak

Mom's Life Tim HaiBunda

Perkembangan Anak Usia 4 Tahun Secara Sosial dan Emosional

Parenting Kinan

Penyebab Kesuburan Perempuan Lebih Cepat Menurun Menurut Studi, Bukan Hanya soal Sel Telur

Kehamilan Annisa Karnesyia

10 Susunan Upacara Pembukaan & Penutupan MPLS SD-SMP Tahun Ajaran 2026/2027

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Jangan Salah Paham! Ini Ciri Orang dengan IQ Tinggi yang Sering Dianggap sebagai Kekurangan

Perkembangan Anak Usia 4 Tahun Secara Sosial dan Emosional

Viral Tren Olahraga 'Slow Jogging' di Korsel, Lari Lambat yang Bisa Bakar Lemak

Istana Buckingham Tegaskan Pangeran Harry Tak Akan Menginap di Istana saat Kunjungan ke Inggris

Penyebab Kesuburan Perempuan Lebih Cepat Menurun Menurut Studi, Bukan Hanya soal Sel Telur

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK