nutrisi

Kata Tya Ariestya, Ini yang Paling Penting Saat Memberi MPASI

Nurvita Indarini 10 Sep 2017
Tya Ariestya memberikan MPASI pada anak/ Foto: Instagram Tya Ariestya memberikan MPASI pada anak/ Foto: Instagram
Jakarta - Muhammad Kanaka Ratinggang, putra semata wayang selebriti Tya Ariestya, saat ini sudah berusia 13 bulan. Tentunya sudah pintar makan. Tya pun berbagi pengalaman soal memberikan MPASI untuk putra semata wayangnya.

"Mau yang bikin sendiri atau yang kemasan, pokoknya jangan sampai ada bahan pengawetnya. Jadi mungkin bisa aja ya kita masak sendiri, tapi kalau yang dipakai bahan-bahan yang berpengawet ya jangan," kata Tya dalam Kampanye Milna First Bite di Senayan City, Jakarta Selatan, Sabtu (9/8/2017).

Selain itu, Tya juga mengusahakan agar si kecil makan MPASI dari bahan makanan yang organik. Pertimbangannya MPASI yang berasal dari bahan makanan organik bebas dari zat-zat kimia.

Baca juga: Mau Kasih MPASI, Baiknya yang Homemade atau Pabrikan Ya?

Kata Tya, dulu saat Kanaka pertama kali mendapat MPASI, sang suami bahkan sampai meliburkan diri. Dia dan suami ingin sekali tahu bagaimana reaksi pertama saat Kanaka mencoba makan.

Pernah pula Tya mendapati Kanaka susah makan. Dia pun mencoba mengganti makanan anaknya. Ternyata berhasil dong, Bun. Mungkin Kanaka bosen dengan menu yang itu-itu saja ya.

"Saat makan aku biasakan Kanaka duduk di high chair. Tapi kadang dia bosen dan rewel banget. Kalau sudah gitu, aku suapi dia sambil digendong. Kadang sambil dipangku," lanjut Tya.

Soal baby led weaning yang belakangan ini lagi banyak dibicarakan, kalau kata Tya, saat anak makan camilan, metode itu bisa jadi pilihan. Menurut Tya, segala hal tentang anak, kadang ada yang bikin khawatir. Kalau sudah begini, dia memilih sharing dengan teman yang punya anak seumuran.

Baca juga: Bayi Melepeh Menu Baru MPASI, Tanda Nggak Suka Makanannya?

"Tapi juga tanya pada dokter. Jadi jangan yang asal nyari di internet, khawatirnya dapat infonya nggak bener. Soalnya di internet kan siapa aja bisa nulis, nggak semua bisa dipercaya. Kadang kita punya solusi sendiri tapi belum tentu bener dan baik. Sebaiknya tanya ke yang lebih pengalaman dan juga ke dokter," papar Tya. (vit/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi