sign up SIGN UP search


parenting

Dulu Di-bully, Bocah Pecinta Serangga Ini Kini Berprestasi

Radian Nyi Sukmasari Sabtu, 23 Sep 2017 11:09 WIB
Hal yang dianggap aneh dan jadi bahan bullying malah membuat bocah ini berprestasi. caption
Jakarta - Gadis cilik berumur 8 tahun ini punya ketertarikan sama serangga. Ya, dia senang banget mempelajari segala hal soal serangga. Karena dianggap punya 'hobi' yang unik, bocah bernama Sophia ini sempat di-bully teman-temannya. Tapi, Sophia hebat lho. Dia membuktikan hobi yang dianggap aneh itu bisa jadi sesuatu yang luar biasa dan membanggakan.

Udah lama banget Sophia diejek teman-temannya karena Sophia memang hobi mengamati dan mempelajari serangga. Nggak cuma itu, Sophia juga kadang menaruh serangga yang menarik perhatiannya di bahu. Untuk itu, ibu Sophia, Nicole Spencer meminta bantuan The Entomological Society di Kanada untuk bisa membantu mengedukasi Sophia.

Saat itu, Nicole menuliskan surat kalau putrinya suka banget mempelajari dan mengeksplorasi dunia serangga. Sayangnya, Sophia sering diejek temannya di sekolah atau di rumah. Awalnya, Nicole berharap ada pihak dari The Entomological Society yang bisa bicara sama Sophia soal kesukaannya pada serangga dan gimana menjadikan hobi tersebut sebuah karir.


Gayung bersambut, The Entomological Society menerima permintaan Nicole. Nggak cuma itu, Sophia dipasangkan sama mahasiswa S3 entomolgi, Morgan Jackson dalam penelitian yang dilakukan Morgan. Jadilah hasil karya Nicole bisa dipublikasi di Annals of the Entomological Society of America.



"Saya benar-benar bangga dengan bagian ini. Saya senang sekali bisa berbagi pengalaman saya membuat jurnal bersama Sophia, anak yang saya temui dan menemani saya mengumpulkan serangga," kata Jackson di akun twitternya.

Baca juga: Ini yang Perlu Dilakukan Saat Anak Disengat Serangga

Kepada NPR, Sophia bilang kalau pengalamannya meneliti serangga bareng Jackson makin memotivasi dia untuk bisa mempelajari lebih jauh soal serangga. Bahkan, Sophia memprediksi kalau saat dewasa nanti, dia akan jadi ahli entomologi.

"Awalnya saya benar-benar berpikir kalau cinta serangga bukanlah hobi yang bagus. Tapi, setelah saya sadar kalau serangga untuk anak perempuan, saya berpikir untuk mulai mencintai serangga lagi. Karena orang menganggap serangga aneh dan kotor, bukan berarti saya tak boleh menyukainya," kata Sophia.

Memang, tiap anak punya minat dan kemampuannya sendiri-sendiri ya, Bun. Nah, sebagai orang tua, kata psikolog anak Saskhya Aulia Prima kita memang perlu mendukung apa minat dan bakat anak. Seperti yang dialami Sophia, bisa saja minatnya dianggap remeh dan dipandang sebelah mata oleh orang di sekitarnya. Tapi, berkat dukungan sang bunda juga keluarga, Sophia berhasil membuktikan kalau kesukaan pada serangga bisa jadi hal yang luar biasa dan membanggakan.

Seperti yang dialami Sophia, bisa saja minatnya dianggap remeh dan dipandang sebelah mata oleh orang di sekitarnya. Tapi, berkat dukungan sang bunda juga keluarga, Sophia berhasil membuktikan kalau kesukaan pada serangga bisa jadi hal yang luar biasa dan membanggakan.

"Dengan membantu dan mendukung anak mengembangkan minat serta kemampuannya, kita membuat anak bisa percaya diri dengan kemampuan yang dia punya. Selain itu, bukan nggak mungkin anak juga jadi berprestasi kan?" kata Saskhya.

Baca juga: Selain Kutu, Ini Daftar Serangga yang Pernah 'Salah Masuk' Tubuh Manusia (rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi