HaiBunda

PARENTING

Wajah Bayi Beruntusan Seperti Ini, Apa Sebabnya Ya?

Nurvita Indarini   |   HaiBunda

Sabtu, 06 Jan 2018 15:31 WIB
Kulit wajah bayi beruntusan/ Foto: Dani Irawan
Jakarta - Mendapati kulit si bayi yang usianya baru beberapa minggu beruntusan, mungkin kita jadi bertanya-tanya apa sebabnya. Apa iya ini karena terkena percikan air susu ibu (ASI) seperti yang orang-orang bilang?

Ya, suatu kali saya bertemu dengan seorang teman yang mengeluhkan beruntusan di kulit wajah bayinya. Menurut orang-orang dekatnya, itu karena percikan ASI. Tapi saya sih sangsi beruntusan itu karena ASI. Soalnya sepengalaman saya, kulit wajah bayi saya dulu nggak beruntusan meski sering banget kena percikan ASI.

Saya pun menanyakan hal itu ke dokter spesialis kulit dan kelamin dari DNI Skin Centre, Dr. dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK. Setelah melihat foto si bayi, kata dr Darma, panggilan akrabnya, beruntusan seperti itu disebut neonatal milia atau milia pada bayi. Wah, apa itu Dok?


"Protein keratin produksi kelenjar minyak (kelenjar pilosebasea) yang terperangkap akibat adanya sumbatan di kelenjar pilosebasea," jelasnya.



Lalu saya tanyakan apakah benar penyumbatan itu karena kulit bayi terkena ASI? "ASI tidak menyebabkan perubahan kulit bayi, baik perubahan warna maupun beruntusan," imbuh dr Darma.

Kata dr Darma, beruntusan atau milia pada bayi sebaiknya tidak usah diberikan bedak, dan umumnya daapat hilang dengan sendirinya. "Keratin yang berada di dalamnya pelan-pelan dapat keluar sendirinya. Penggunaan bedak kadang malahan menyebabkan sumbatan keluarnya keratin," tambahnya.

Dikutip dari detikHealth, beberapa waktu lalu dr Meta Hanindita, SpA, menyebutkan bahwa pada bayi baru lahir, kulitnya memang bisa jerawatan atau beruntusan. Penyebabnya adalah bayi yang baru lahir hormon dalam tubuhnya masih tidak seimbang, karena masih membawa hormon dari ibu.



Tapi kalau beruntusan dialami bayi yang usianya sudah lebih tua, menurut dr Meta, bisa jadi karena dermatitis atopik. Kenapa? Mungkin bayi alergi pada bahan makanan yang dikonsumsi ibunya. Namun kondisi ini terjadi pada bayi yang memang masih mengonsumsi ASI dari sang ibu. (Nurvita Indarini)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional

Mom's Life Amira Salsabila

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya

Menyusui Annisa Aulia Rahim

Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Irish Bella Gambarkan Realitas Hamil Anak Ketiga di Trimester 1, Excited tapi...

5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok

Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional

Bangga! Potret Hengky Kurniawan & Sonya Fatmala Dampingi Sang Putra Menang Lomba Matematika

7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK