HaiBunda

PARENTING

Tahap Adaptasi Anak Sesuai dengan Usianya

Amelia Sewaka   |   HaiBunda

Rabu, 31 Jan 2018 07:06 WIB
Foto: dok.HaiBunda
Jakarta - Adaptasi anak memang beda-beda ya, Bun, sesuai usia dan temperamen anak. Nah, kalau berdasarkan usia, ada nih beberapa tahapan adaptasinya.

Ya, ketika anak berada di lingkungan baru, tentu mereka akan belajar beradaptasi. Pun, ketika mereka bertemu dengan orang baru, pasti anak-anak akan berusaha mengenal dengan caranya sendiri.

Memang ya, Bun, adaptasi si kecil dengan lingkungan atau orang baru itu nggak semua smooth. Sering kali kita melihat anak rewel saat berada di lingkungan baru atau saat berkenalan dengan orang baru.




Menurut psikolog klinis anak, Vera Itabiliana, untuk usia berapapun tidak bisa ditentukan berapa lamanya anak bisa beradaptasi. Alasannya karena adaptasi itu bisa sangat subjektif dan tergantung masing-masing anak.

"Ada berbagai faktor juga yang memengaruhi soal adaptasi anak ini dari segi temperamen apakah anak tersebut termasuk yang difficult child, nggak terbiasa ketemu orang baru, atau ada gangguan sensoris yang bikin anak nggak nyaman dengan stimulasi tertentu," ungkap Vera saat ngobrol dengan HaiBunda.

Nah, berikut beberapa tahap adaptasi anak dari usia 1 hingga 5 tahun. Yuk simak bersama, Bun.

a. Anak Usia 1-2 Tahun

Pada usia 1-2 tahun, kata Vera, anak biasanya takut dengan orang lain. Anak hanya mau dekat dengan orang tua atau pengasuh yang sehari-hari sering ditemui.

"Untuk menghadapinya sabar aja. Nggak perlu dipaksa, anak akan nyaman dengan sendirinya kok jika sudah merasa kenal dengan orang atau situasi sekitarnya," ungkap Vera.



b. Anak Usia 2-3 Tahun

Pada usia ini anak biasanya sulit berbagi dan tidak bisa diam karena masuk pada masa eksplorasi. Adaptasi di sini termasuk mau mengikuti aturan di mana dia berada. Cara menghadapinya memberikan gambaran pada anak yang boleh atau tidak boleh dilakukan di tempat yang akan didatangi.

"Siapkan 'amunisi' berupa mainan jika si anak bosan. Pilih tempat yang anak bisa bergerak bebas atau tidak perlu menunggu lama," tutur Vera.

c. Anak Usia 3-5 Tahun

Nah pada usia ini anak biasanya suka menolak untuk ditinggal di sekolah karena separation anxiety. Cara menghadapinya, coba deh, Bun, bekerja sama dengan sekolah agar anak dapat ditinggal secara bertahap seiring dia bertambah nyaman di sekolah bersama teman dan gurunya.

"Meningkatkan kemandirian anak di rumah juga dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri anak agar dapat mengandalkan kemampuan diri untuk menghadapi situasi menantang seperti situasi baru," papar Vera. (Nurvita Indarini)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Mom's Life Amira Salsabila

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Parenting Maya Sofia Puspitasari

7 Tanda Anak yang Benar-Benar Terdidik Menurut Pakar

Parenting Natasha Ardiah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK