HaiBunda

PARENTING

5 Kebiasaan Makan Ini Perlu Banget Kita Tanamkan pada Anak

Amelia Sewaka   |   HaiBunda

Jumat, 02 Feb 2018 16:00 WIB
5 Kebiasaan Makan Ini Perlu Banget Kita Tanamkan pada Anak/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Makan itu nggak sekadar menyendok makanan ke mulut, mengunyah, dan menelannya. Nah, pemahaman soal ini harus kita tanamkan ke si kecil nih, Bun.

Soalnya kalau anak terbiasa makan tanpa tahu makna dari apa yang dia makan, bisa bahaya nih. Iya, anak bisa saja sepanjang hari makan junk food tanpa tahu apa dampaknya, karena yang penting bagi mereka adalah sekadar asal kenyang. Akibatnya anak bisa saja obesitas atau kena penyakit tidak menular lainnnya. Ya ampun, amit-amit!

Untuk anak usia 2-5 tahun, agar mendapat asupan seimbang agar nggak malnutrisi ataupun obesitas ada lima hal yang perlu ditanamkan pada anak sejak dini, Bun.


1. Biasakan makan 3 kali sehari (pagi, siang, malam) bersama keluarga.
2. Perbanyak mengonsumsi makanan kaya protein seperti ikan, telur, tempe, susu dan tahu.
3. Perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan.
4. Batasi mengonsumsi makanan selingan yang terlalu asin, manis, dan berlemak.
5. Minum air putih sesuai kebutuhan.



Nah, setelah lima hal itu ditanamkan, jangan lupa juga nih untuk membiasakan bermain bersama anak dan melakukan aktivitas fisik setiap hari. Ini penting banget biar anak kita nggak obesitas, terbiasa olahraga tiap hari sampai nanti mereka dewasa.

Prof dr Dodik Briawan MCN, pengajar dan peneliti Departemen Gizi Masyarakat FEMA IPB bilang soal gizi anak itu memang harus banget diupayakan pemenuhannya dari rumah. Tapi lingkungan juga nggak boleh angkat tangan sih.

Upaya bikin anak sehat dari rumah selain menerapkan lima langkah yang sudah disebutkan sebelumnya, juga penting nih untuk menyiapkan makanan yang segar dan tidak mengandung gula, garam, dan lemak (GGL) berlebihan.



Sekolah juga begitu, bisa juga kantin sekolah menyediakan makanan sehat. Alternatif lainnya adalah dengan menyiapkan bekal dari rumah, jadi kita tahu banget nih yang diasup anak.

"Dari segi pemerintah sendiri, kita lagi meregulasi penggunaan GGL pada pangan olahan dan restoran, labelisasi GGL dan edukasinya," papar Prof Dodik beberapa waktu lalu. (aml)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ira Swara Ungkap Ekonominya Pernah Terpuruk, Suami Jadi Driver Online hingga Cicil Beras untuk Bertahan Hidup

Mom's Life Annisa Karnesyia

3 Resep Peyek Kacang Renyah Tahan Lama, Anti Gagal dan Kriuk Sepanjang Hari

Mom's Life Amira Salsabila

Kaitan Antara Berat Badan dan Pil KB Darurat, Benarkah Bisa Bikin Tubuh Langsing?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

4 Ciri Kepribadian Menarik Orang yang Lahir di Tanggal 26

Mom's Life Melly Febrida

Cara Mengenali Anak yang Sedang Mengalami Masalah Emosional & Mungkin Butuh Bantuan

Parenting Azhar Hanifah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Frisian Flag Ajak Bapak dan Keluarga Beri Perhatian serta Apresiasi untuk Ibu Lewat #TanggalMerahUntukIbu di Bandung

8 Tempat Kopi Enak di Glodok Jakarta, Ada Hidden Gem hingga Legendaris

10 Contoh Foto Tespek Garis 2 dan Arti di Baliknya

Guruh Soekarnoputra Wafat, Rencananya Dimakamkan Berdampingan dengan Fatmawati

Ira Swara Ungkap Ekonominya Pernah Terpuruk, Suami Jadi Driver Online hingga Cicil Beras untuk Bertahan Hidup

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK