HaiBunda

PARENTING

Jangan Sampai si Kecil Berprestasi karena Ambisi Orang Tua Semata

Nurvita Indarini   |   HaiBunda

Minggu, 11 Mar 2018 10:03 WIB
Jangan Sampai si Kecil Berprestasi karena Ambisi Orang Tua Semata/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Orang tua mana yang nggak bangga saat melihat anaknya cerdas dan berprestasi. Tapi jangan sampai karena ambisi kita sebagai orang tua, anak berprestasi karena terpaksa ya, Bun.

Psikolog pendidikan Mia Marissa Kumala beberapa waktu lalu bilang anak itu punya kecerdasan yang bervariasi. Menurutnya Howard Gardner ada kecerdasan logis-matematis, kecerdasan interpersonal, kecerdasan linguistik, kecerdasan interpersonal, kecerdasan spasial, kecerdasan musikal, kecerdasan naturalis, dan kecerdasan kinestetis.

Mungkin kita pintar matematika ya, Bun, tapi bukan berarti anak serta-merta punya kecerdasan yang sama. Karena itu nggak seharusnya kita paksakan si kecil les matematika demi punya prestasi yang sama dengan kita saat kita kecil dulu.


Atau yang sering terjadi orang tua saat kecil ingin sekali jago suatu bidang, misalnya musik. Nah, karena nggak kesampaian, anaknya lalu diarahkan ikut berbagai macam les musik, padahal minat dan kecerdasannya bukan di musik.

"Sebaiknya orang tua memahami bahwa kecerdasan anak bervariasi. Bisa dikembangkan di aspek yang lain. Kita sebagai orang tua perlu menerima dan menghargai kemapuan anak. Anak jangan sampai jadi ambisi orang tuanya," saran Mia yang terlibat dalam membuat tes-tes untuk program Anak Cerdas Indonesia (ACI).

Hmm, kasihan juga ya, Bun, si kecil kalau kita paksa ikut ini dan itu, padahal sebenarnya dia nggak berminat. Atau nih, misalnya si kecil sebenarnya punya kecerdasan yang lain, tapi nggak kita sadari dan malah kita arahkan sesuai yang kita mau. Tentu anak bisa tertekan dan malah stres sendiri ya. Mungkin mereka berprestasi, tapi lebih karena paksaan dan ingin menyenangkan orang tuanya semata.



Nabila Dian Nirmala, salah satu juri di ACI menambahkan salah satu hal yang paling penting dalam mendukung kecerdasan anak adalah bukan dengan menjejalinya dengan les, Bun. Tapi menurutnya antara lain dengan memberikan kesempatan pada anak untuk menyelesaikan masalahnya sendiri.

Hal itu bisa dimulai dari hal-hal sederhana yang sifatnya sehari-hari lho, Bun. Misalnya kalau untuk anak empat tahun diberi tantangan makan sendiri atau pakai baju sendiri, jangan kita terus-terusan membantunya.

Anak Cerdas Indonesia/ Foto: dok. Trans7


"Kalau anak nggak pernah coba nggak akan pernah tahu bisa atau nggak. Salah nggak apa-apa, karena nanti jadi tahu bagaimana membetulkannya," ucap Dian.

Termasuk ketika anak sudah mulai masuk usia sekolah, kita juga jangan terus-terusan membantu anak hanya karena ingin cepat dan nggak ingin anak kena marah di sekolah. Contohnya kalau sudah usia SD sebenarnya bisa tuh, Bun, menyiapkan bekal dan air minum sendiri.

"Sering kali karena terlalu sering dibantu orang tua, kesempatan belajar anak jadi kurang, anak minim pengalaman," tambah Dian.



Nah, di ACI, anak-anak yang terlibat dalam program ini dilihat kemampuannya dalam mengatasi persoalan sehari-hari. Saat anak bisa menghadapi lingkungannya dengan baik, meskipun ada berbagai tuntutan, ini juga termasuk anak yang cerdas lho. Karena anak cerdas nggak harus selalu diukur dengan nilai akademisnya semata.

Anak Cerdas Indonesia/ Foto: dok. Istimewa


Hari ini, Minggu 11 Maret 2018 pukul 18.00 WIB, jangan lewatkan ya, Bun, acara final pengumuman pemenang ACI di Trans7. Siapa tahu kita jadi lebih termotivasi untuk memahami kecerdasan si kecil dan membantunya untuk lebih memaksimalkan kecerdasan yang dimilikinya. (Nurvita Indarini)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ikut Tren Unggah Foto 90-an, Sophia Latjuba Dipuji Berwajah seperti 'Vampir'

Mom's Life Amira Salsabila

7 Ciri Kepribadian Orang yang Punya Ratusan Chat Belum Dibaca Sampai Menumpuk

Mom's Life Nadhifa Fitrina

105 Nama Bayi Elegan yang Terkesan Mewah, Klasik hingga Modern Beserta Artinya

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

11 Ciri Kepribadian Anak yang Dibesarkan oleh Orang Tua Moodyan

Parenting Nadhifa Fitrina

Jamur pada Mulut Bayi: Penyebab, Gejala, Cara Mencegah, & Mengobatinya

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ikut Tren Unggah Foto 90-an, Sophia Latjuba Dipuji Berwajah seperti 'Vampir'

Jamur pada Mulut Bayi: Penyebab, Gejala, Cara Mencegah, & Mengobatinya

Endometriosis Bisa Tingkatkan Risiko Keguguran dan Kehamilan Ektopik

Ramai Sepekan: Arus Balik Lebaran Diprediksi Memuncak hingga BBM Langka Bikin Warga Antre

7 Ciri Kepribadian Orang yang Punya Ratusan Chat Belum Dibaca Sampai Menumpuk

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK