parenting

Ini Tentang Hamil di Usia Lebih dari 50 Tahun

Niken Widya Yunita Kamis, 31 May 2018 16:18 WIB
Ini Tentang Hamil di Usia Lebih dari 50 Tahun
Jakarta - Aktris lawas Brigitte Nielsen hamil di usia yang nggak muda lagi. Ya, di usianya yang sekarang 54 tahun, Brigitte hamil anak kelimanya.

Mantan istri aktor laga Sylvester Stallone itu membagikan momen bahagianya itu di Instagram pribadinya, @realbrigitteniels. Brigitte terlihat memamerkan perut buncitnya dalam balutan gaun putih yang seksi. Kedua tangannya diletakkan di atas perutnya yang membesar.

Ikon era 80-an ini menulis, "Keluarga akan bertambah besar" dalam caption fotonya. Tentu saja Brigitte mendapatkan banyak ucapan selamat atas kehamilannya itu dari para pengikut Instagram-nya.


"Selamat sayang. Beri aku harapan, karena aku akan 40 tahun pada tahun ini," tulis salah satu follower-nya, dikutip dari Today.

Tapi ada juga followernya yang terkejut dengan kehamilan di usia tua Brigitte Nielsen. "Dia masih bisa punya anak?" tulis @wilfunkyshop.



Tidak hanya sekali posting, Brigitte membagikan momen kehamilannya lagi di Instagram. Kali ini dia berpose dengan mengenakan baju putih super ketat dan syal abu-abu motif bunga yang dililitkan di lehernya. Penampilannya dimaksimalkan dengan memakai kacamata.

Brigitte menikah dengan pria Italia bernama Mattia Dessi (39). Pernikahan dengan suami kelimanya itu berlangsung pada 2006. Sebelumnya dia telah menikah dengan Sylvester Stallone pada 1985, namun pernikahannya berakhir pada 1987.

Bicara tentang hamil di usia senja, memang tidak disarankan. Karena kehamilan tersebut sangat riskan, Bun. Dilansir dari detikHealth, dr Dwiana Ocviyanti, SpOG(K), dokter spesialis kandungan dari RSCM mengatakan, idealnya, perempuan hamil saat usianya sekitar 20 - 35 tahun.

Kalau di bawah 20 tahun kondisi psikisnya belum matang, dan biasanya kemampuan finansialnya juga kurang mendukung. Sedangkan jika hamil di usia lewat umur 35 tahun, kemampuan reproduksi mulai menurun.



Penelitian juga menunjukkan bahwa kesuburan wanita akan menurun cepat setelah berusia 35 tahun. Produksi hormon progesteron yang penting untuk membantu penanaman sel telur dalam lapisan rahim akan menyusut sehingga lebih berisiko mengalami keguguran.

Dr Mark Green, ahli biologi reproduksi di University of Melbourne, wanita yang hamil di usia lebih tua memiliki risiko sedikit lebih tinggi mengalami masalah kehamilan seperti diabetes gestational, tekanan darah tinggi, dan bayi lahir mati. Tapi, Green menekankan risiko ini masih rendah. Demikian dikutip dari ABC Australia. (nwy)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi