parenting

Keren! Bocah Asal Indonesia Jadi Juara Catur Tingkat Dunia

Nurvita Indarini Selasa, 17 Jul 2018 13:48 WIB
Keren! Bocah Asal Indonesia Jadi Juara Catur Tingkat Dunia
Jakarta - Anak perempuan berambut lurus dan berponi ini mencatat prestasi gemilang di bidang catur . Dia meraih gelar juara di FIDE World Championship 2018 U-10 yang berlangsung di Minks, Belarusia.

Nama jawara catur ini Samantha Edithso, Bun. Dalam The 2nd FIDE World Cadets Rapid and Blitz Championships, Samantha mendapat perolehan poin 8,5.

Kejuaraan ini diikuti anak-anak laki-laki dan perempuan berusia di bawah 8, 10, dan 12 tahun. Sebenarnya kejuaraan telah berlangsung bulan lalu, tepatnya 22-24 Juni 2018. Lebih dari 750 anak yang berasal dari 27 negara berpartisipasi dalam kejuaraan ini lho, Bun. Demikian seperti dikutip dari fide.com





Nah, dikutip dari asianyouthchess2018.com, Samantha Edithso memang ditengarai sebagai salah satu talenta muda paling cemerlang dari Indonesia. Ya, Samantha sering mendominasi kejuaraan catur, misalnya di Asian Youth Championships Rapid.

Pihak Asian Youth Chess 2018 menggambarkan Samantha Edithso sebagai sosok yang percaya diri dan pandai berbicara. Dalam wawancaranya, Samantha menyebut dirinya mulai bermain catur saat berusia 5 tahun. Hanya dalam waktu tiga bulan, Samantha menyadari bakat bermain caturnya.

Kenapa sih Samantha suka bermain catur? "Saya suka memecahkan teka-teki. Itulah yang saya lakukan. Minat saya yang lain antara lain membuat sketsa dan bepergian ke tempat lain untuk mendapatkan pengalaman baru," terang Samantha kepada pihak Asian Youth Chess 2018.

Bicara tentang bakat anak nih, Bun, psikolog Ajeng Raviando, menuturkan orang tua bisa mengenali bakat anak dengan melakukan observasi rutin setiap hari. Ya, ada perbedaan yang jelas terlihat ketika anak menyukai sesuatu karena memang bakat atau hanya kesenangan sesaat lho, Bun.




"Kalau memang bakat bahkan ketika melakukan hal tersebut santai ada daya serap yang bagus. Jadi misalnya berbakat bahasa, cuma sebentar dikasih stimulasi akan sangat mudah menyerap. Oh sebentar saja bisa ya tanpa diajarkan rutin," kata Ajeng dikutip dari detikHealth.

Ketika orang tua sudah menemukan bakat anak maka langkah selanjutnya adalah memberikan stimulasi yang tepat. Tujuannya agar potensi bakat tersebut dapat berkembang semakin lebih baik. (Nurvita Indarini)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi