parenting

Bahagia Penting untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Anak

Amelia Sewaka Jumat, 27 Jul 2018 18:28 WIB
Bahagia Penting untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Anak
Jakarta - Orang tua pasti senang ketika si kecil bisa merasa bahagia. Ya nggak, Bun? Memang, buat anak bahagia itu penting karena berpengaruh pada tumbuh kembangnya.

Menurut psikolog Elizabeth Santosa, kebahagiaan saat masa anak-anak memiliki pengaruh positif terhadap tumbuh kembang kognitif (proses belajar), nilai diri (self esteem), social skill serta karakter anak saat dewasa nanti.

"Begitupun dengan tumbuh kembang seperti aspek sosial emosional. Anak yang bahagia sejak kecil memiliki peluang lebih besar untuk menjadi individu yang memiliki emosi positif," papar psikolog yang akrab disapa Lizzie ini dalam acara 'Studi Nestle Lactogrow Grow Happy Ungkap Kebahagiaan Anak Tidak Sebatas Ekspresi dan Aktivitas' di Green House, Mutlivision Tower, Jakarta Selatan pada Jumat (27/7/2018).


Lizzie menambahkan saat merasa bahagia, anak juga punya kepuasan hidup yang tinggi ketika dewasa. Kita perlu tahu, Bun, kebahagiaan masa anak-anak telah diakui sebagai sumber faktor paling berpengaruh terhadap kebahagiaan seseorang saat dewasa dibanding sumber kebahagiaan lain seperti keberhasilan akademik, jabatan pekerjaan atau kekayaan.



Nah, peran orang tua penting nih, Bun, untuk menumbuhkan kebahagiaan pada anak. Misalnya, ciptakan waktu bareng anak yang berkualitas sehingga anak lebih happy. Selain kebahagiaan sudah pasti tumbuh kembang anak dipengaruhi asupan nutrisinya. Ahli gizi medik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr dr Saptawati Bardosono MSc mengatakan anak yang mengonsumsi makanan gizi lengkap dan seimbang akan memiliki saluran pencernaan yang sehat sehingga dapat menyerap nutrisi dengan baik.

"Pada akhirnya, anak akan memiliki selera makan dan pola tidur yang baik yang dapat menunjang anak untuk tumbuh dan berkembang secara lebih bahagia dan optimal," tutur dokter yang akrab disapa dr Tati ini.

(rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi