parenting

Pola Hidup Aktif Menentukan Masa Depan Anak

Asri Ediyati Rabu, 03 Oct 2018 19:00 WIB
Pola Hidup Aktif Menentukan Masa Depan Anak
Jakarta - Kita tahu bahwa anak-anak di Indonesia adalah masa depan kita semua. Kalau mereka sehat, aktif dan bugar, anak-anak akan menjadi calon-calon pemimpin yang baik. Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan, aktivitas fisik anak harus lebih dari 60 menit sehari. Lalu bagaimana dengan di Indonesia?

Dikatakan oleh Mury Kuswari SPd MSi, Ketua Umum Asosiasi Nutrisionis Kebugaran dan Olahraga Indonesia (ANOKI), mengutip dari sebuah penelitian, anak-anak Indonesia hanya sembilan persen (laki-laki) dan dua persen (perempuan) yang memenuhi panduan 60 menit beraktivitas fisik tingkat sedang.

"Pada kenyataannya, anak-anak di Indonesia masih sangat kurang untuk aktif bergerak. Padahal di sekolah sebenarnya sudah menerapkan pola hidup aktif seperti ekstrakurikuler, pelajaran olahraga, class meeting, dan kompetisi sekolah," ujar Mury Kuswari di acara Peluncuran dan Jumpa Pers 'Milo Baru', di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Rabu (3/10/2018).


Mury bilang, salah satu yang menyebabkan anak kurang aktif bergerak adalah pemakaian gadget yang terlalu lama. Penelitian terbaru, per Januari 2018, Indonesia berada di urutan ketiga. Durasi rata-rata orang Indonesia memakai gadget dan menggunakan media sosial sebanyak tiga jam 23 menit.

Pola Hidup Aktif Menentukan Masa Depan Anak/ Pola Hidup Aktif Menentukan Masa Depan Anak/ Foto: ilustrasi/thinkstock



"Oleh karena itu, orang tua mesti cerdas mengatur jadwal pemakaian gadget. Perlu digalakkan untuk terus aktif berolahraga. Ketika anak rutin berolahraga maka akan menurunkan risiko kena obesitas yang merupakan sumber berbagai penyakit tidak menular," kata Mury.

Mury menambahkan, jika anak terus aktif maka perkembangan kognitifnya akan baik. Anak yang sering berolahraga akan memiliki rasa percaya diri dan menurunkan tingkat depresi.

Hal-hal yang disampaikan di atas benar-benar bisa menjadi penentu masa depan anak kelak. Dengan percaya diri dan perkembangan yang optimal, harapannya anak akan menjadi generasi penerus yang sehat dan cerdas. Jadi, jangan lupa perhatikan pola hidup aktif si kecil ya, Bun.

(aci/nwy)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi