parenting

Tetap Harmonis, Melanie Putria dan Angga Nonton Anak Konser Piano

Muhayati Faridatun Sabtu, 15 Dec 2018 20:02 WIB
Tetap Harmonis, Melanie Putria dan Angga Nonton Anak Konser Piano
Jakarta - Proses perceraian bukan halangan bagi Melanie Putria dan Angga Puradirejda untuk memberi dukungan kepada putra semata wayang, Sheemar Rahman Puradiredja. Mereka menyaksikan bersama aksi Sheemar saat konser piano, seperti terlihat dalam unggahan Melanie di Instagram beberapa jam lalu.

Melanie mengunggah beberapa potongan video Sheemar saat tampil bermain piano didampingi gurunya. Pada slide keempat, tampak kebersamaan Melanie, Angga, Sheemar, dan sang guru, dalam satu frame. Yang mencuri perhatian, Melanie dan Angga kompak mengenakan kaos bergaris hitam putih.

Puteri Indonesia 2002 ini pun menulis caption dalam Bahasa Inggris, "His first piano concert! Yes, am a proud momma." Perempuan kelahiran Jakarta, 36 tahun silam, itu pun tak lupa menandai akun Instagram Angga, sang vokalis Maliq D'Essentials'.


[Gambas:Instagram]


Meski sedang dalam proses perceraian, Melanie dan Angga tetap menjaga keharmonisan keluarga yang mereka bina selama delapan tahun. Dikutip dari detikcom, Melanie mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Barat pada 23 November 2018, dengan nomor perkara 3247/Pdt.G/2018/PA.JB.

Seperti halnya pasangan selebritas Gading Marten dan Gisella Anastasia. Pernikahan di ujung tanduk, Gading dan Gisel tetap menyaksikan bersama performa anak mereka, Gempita Nora Marten, dalam pertunjukan balet.


Ya, pasangan yang memutuskan bercerai sejatinya tetap memikirkan dampak psikologis bagi anak-anak mereka. Melansir Huffington Post, keegoisan, ada kalanya perpisahan jadi pilihan terakhir demi menjaga mental dan kesehatan pasangan. Bertahan dalam pernikahan yang buruk demi anak-anak juga bukan keputusan tepat. Segera ambil tindakan yang terbaik untuk masa depan Anda dan anak-anak.

"Saran saya, gunakan akal sehat, pilih kata-kata dengan penuh pertimbangan, berikan banyak cinta dan kepastian dalam proses perceraian. Dan pada akhirnya, biarkan tindakan seperti pelukan, kehadiran, perhatian, waktu berkualitas, sikap baik dan menepati janji lebih nyata ke anak-anak daripada sekadar kata-kata," ungkap psikolog klinis Suzanne Gelb, PhD.

(muf/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi