Sign Up search


parenting

3 Hal Penting yang Diajarkan Orang Tua Sejak Maudy Ayunda Kecil

Asri Ediyati Minggu, 24 Feb 2019 12:32 WIB
3 Hal Penting yang Diajarkan Orang Tua Sejak Maudy Ayunda Kecil caption
Jakarta - Aktris dan penyanyi Maudy Ayunda merupakan sosok inspiratif bagi generasi milenial. Maudy berani meninggalkan pekerjaannya di dunia hiburan untuk mengejar mimpinya untuk melanjutkan pendidikan di Oxford University, Inggris. Wah, hebat ya? Sebagian dari Bunda pasti bertanya-tanya, apa ya yang diajarkan orang tuanya hingga Maudy bisa sesukses sekarang?

Terkait hal tersebut, Maudy merasa beruntung memiliki orang tua yang mengajarkan cara berpikir kritis. Sejak kecil, dia sudah terbiasa untuk diajak ngobrol mengenai berbagai hal.

"Saya enggak tahu persis pola asuh orang tua saya seperti apa, karena mereka yang mengerti. Tapi kalau evaluasi dan berpikir sendiri tentang pengalaman masa kecil, mama saya itu sangat sering ngajak ngobrol," ujar Maudy Ayunda di sela-sela acara Listerine 'Ubah dengan Suara', di sebuah hotel kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).

Diungkap Maudy, orang tua terutama sang bunda, aktif berinteraksi dengan anak-anaknya. Setiap bermain, Maudy kecil selalu diajak ngobrol. Bahkan, sang bunda juga meminta Maudy dan adiknya untuk menemukan problem solving (pemecahan masalah) pada hal-hal sederhana.


"Sampai sekarang mama saya selalu meminta anak-anaknya untuk problem solving pada hal-hal sangat kecil di rumah. Misal kita ada acara, mama selalu tanya, 'Enaknya nanti makanan katering-nya apa ya?'. Hal sepele itu aja bisa makan waktu 30 menit sendiri," kata Maudy Ayunda.

3 Hal Penting yang Diajarkan Orang Tua pada Maudy Ayunda Sejak Kecil3 Hal Penting yang Diajarkan Orang Tua pada Maudy Ayunda Sejak Kecil/ Foto: Instagram/@maudyayunda

Keluarga mereka selalu menerapkan culture of problem solving, Bun. Maudy juga bilang, orang tuanya selalu mengajarkan keseimbangan. Sejak kecil, Maudy sudah diajarkan manajemen waktu antara pekerjaan dan juga lingkungan. Selain itu, dia juga diajarkan bahwa di dunia yang luas ini banyak sekali macam orang.

"Waktu main film 'Untuk Rena', saya masih berusia 9 tahun. This is gonna be a good learning experience. Tokoh Rena adalah anak yatim piatu, tinggal di panti asuhan. Jadi saya tidur bareng, main sama kerbau, akrab banget sampai pulang (syuting) menangis. Dari situ akhirnya saya sadar, I don't live in a bubble, ada banyak juga orang yang enggak beruntung," kata Maudy.

Terkait pola asuh dan nilai moral yang diajarkan ke anak, orang tua juga perlu tahu bahwa anak-anak menjalani tahapan yang berbeda dalam hidup mereka. Perlu diingat juga, anak yang satu berbeda dengan anak lainnya. Itu sebabnya orang tua perlu menyesuaikan gaya pengasuhan tergantung pada kebutuhan anak.

"Orang tua memainkan peran kunci dalam perkembangan anak. Seiring waktu, anak-anak belajar nilai-nilai sosial dan moralitas dari orang tua, karena itu orang tua bertanggung jawab atas keberhasilan anak-anaknya," ungkap pakar edukasi Dr Rosetta Williams, seperti dilansir Medium.

Sebenarnya, tak ada aturan yang pasti dan cepat terkait gaya pengasuhan. Pastikan bahwa Ayah Bunda memahami kebutuhan anak, dengan begitu mereka tumbuh menjadi individu yang baik, cerdas dan produktif.

[Gambas:Video 20detik]

(aci/rap)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi