parenting

Penjelasan Ilmiah Kenapa Gaya Asuh Ayah dan Bunda Berbeda

Maya Sofia Senin, 08 Apr 2019 15:02 WIB
Penjelasan Ilmiah Kenapa Gaya Asuh Ayah dan Bunda Berbeda
Jakarta - Pernahkah Bunda dan Ayah menghadapi situasi di mana berbeda pendapat soal pola asuh anak? Misalnya Bunda melarang anak main hujan-hujanan, sementara Ayah membolehkan. Wah, yang ada malah muncul perdebatan di antara Ayah dan Bunda ya.


Tetapi sebetulnya gaya pengasuhan anak antara pria dan wanita pada dasarnya memang berbeda. Hal ini rupanya terkait dengan salah satu bagian otak bernama amigdala, Bun.

Amigdala diketahui berperan dalam melakukan pengolahan dan ingatan terhadap reaksi emosi juga perilaku sosial. Nah, menurut studi terbaru yang dilakukan para peneliti UCLA, amigdala juga memainkan peran penting dalam mengatur perilaku pengasuhan anak.

Dalam studi tersebut, para peneliti menggunakan teknologi dari berbagai disiplin ilmu guna mempelajari bagaimana otak mengatur pengasuhan pada tikus jantan dan betina. Hasilnya, area otak yang disebut medial amigdala memperlihatkan keterlibatan aktif pengasuhan pada tikus betina.

"Sementara itu, pada tikus jantan, media amigdala memperlihatkan keterlibatan pengasuhan hanya pada keadaan tertentu," ujar peneliti.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Cell tersebut membantu menjawab pertanyaan mengenai perbedaan antara otak perempuan dan laki-laki dalam hal level fungsional dan molekuler.

Ayah, anak, dan ibu/Ayah, anak, dan ibu/ Foto: Thinkstock

Berbicara soal pengasuhan anak, Bunda pastinya memang lebih banyak terlibat dibandingkan Ayah ya. Mengutip The Spruce, hal ini karena ada hubungan emosional yang lebih besar pada Bunda dan anak, ketimbang ayah.

Selain itu, Bunda cenderung lebih banyak bicara secara verbal pada anak-anaknya. Ini karena kaum wanita umumnya memang lebih verbal ketimbang pria. Bunda lebih sering menggunakan kata penegasan, cenderung lebih mengekspresikan dengan lebih jelas, dan membicarakan masalah yang melibatkan disiplin.

Bunda pada umumnya juga mengutamakan kebutuhan anak-anaknya sebelum dirinya sendiri. Bahkan, seorang ibu juga lebih sering tampak rela berkorban demi anak. Misalnya nih, saat makan bersama di luar, sering kali bunda akan menyuapi anaknya lebih dulu. Setelah anaknya kenyang dan makanannya bersisa, maka Bundalah yang akan menghabiskannya.

Ayah umumnya lebih fokus pada harapan yang tinggi terhadap anak-anak dan mendorong mereka untuk menyampaikan keinginannya secara konsisten. Ayah cenderung kurang fokus untuk membuat anak merasa nyaman atau aman. Sebaliknya, ayah lebih suka menantang anak-anaknya dan membantu mereka bersiap menghadapi dunia nyata.


Hubungan emosional yang dimiliki seorang ibu dengan anaknya juga tidak serupa dengan ayah. Misalnya, seorang ayah yang memiliki anak kembar sering kali sulit untuk membedakan bayinya. Sedangkan, sang istri sama sekali tidak kesulitan membedakan bayi kembarnya.

[Gambas:Video 20detik]

(som/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi