parenting

Di Usia Berapa Anak Sudah Bisa Diajari Doa-doa Pendek?

Radian Nyi Sukmasari Sabtu, 11 May 2019 13:02 WIB
Di Usia Berapa Anak Sudah Bisa Diajari Doa-doa Pendek?
Jakarta - Sebagai orang tua, Ayah dan Bunda punya kewajiban mengajari anak nilai-nilai agama. Termasuk mengajari si kecil berdoa, perlu banget kita lakukan, Bun. Namun, sejak usia berapa anak sudah bisa diajari berdoa?

Pada prinsipnya, sejak di kandungan pun bayi sudah bisa mendengar, Bun. Suara yang dia dengan di kandungan bisa jadi bentuk stimulasi buatnya. Untuk itu, seperti disampaikan praktisi neurosains, enggak ada salahnya jika sejak si kecil di kandungan, Bunda dan Ayah mengajaknya ngobrol, memperdengarkan lagu religi, berdoa, termasuk membacakan ayat-ayat suci.

"Kalau ibadah itu kan sifatnya religi. Bisa meningkatkan rasa syukur ayah dan ibu karena ada buah hati. Dengan syukur dan ikhlas, orang tua bisa lebih tenang, ibu juga lebih relaks, frekuensi aliran darah dan detak jantung tenang sehingga bisa membantu janin menemukan jalan lahirnya lebih mudah," papar Anne Gracia, praktisi neurosains terapan dilansir detikcom.



Sementara itu, pakar parenting Hina Khan-Mukhtar mengatakan sejak dini anak sudah bisa diajari doa-doa. Tapi, sesuaikan dengan usia, Bun. Doa-doa pendek seperti doa makan dan doa tidur misalnya, bisa Bunda ajarkan sejak dini. Meski anak belum bisa bicara, paparan terus-menerus doa-doa yang orang tua bacakan bisa tersimpan di memori anak.

Di Usia Berapa Anak Sudah Bisa Diajari Doa-doa Pendek?Ilustrasi Foto: iStock
"Tapi, untuk mengajarkan doa secara formal pada anak, orang tua bisa memulainya di usia 7 tahun. Di usia itu, anak umurnya sudah sekolah," kata Khan-Mukhtar dikutip dari Seekers Guidance.

Di usia 7 tahun pun anak sudah bisa diajak bicara dan mengerti hubungan sebab akibat. Bagaimana jika orang tua hendak mengajarkan doa-doa pendek pada anak di bawah usia 7 tahun?


"Tak masalah, tapi jangan paksa mereka. Bisa saja di tengah-tengah berdoa dia melafalkan hal lain yang tidak nyambung, Anda hanya perlu membenarkannya. Atau tiba-tiba dia pergi begitu saja, sama seperti ketika dia ikut orang tuanya salat, biarkan saja," tutur Khan-Mukhtar.

Namun, Bunda juga mesti telaten dan tahan emosi ketika anak dirasa tak nurut ketika diajari doa-doa. Bunda juga bisa mengajak anak berdoa bersama sebelum beraktivitas, misalnya sebelum tidur kita ajak mereka membaca doa tidur.

[Gambas:Video 20detik]

(rdn/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi