parenting

Trik Zee Zee Shahab Ajari Anak Puasa Sehari Penuh

Annisa Karnesyia Kamis, 23 May 2019 08:06 WIB
Trik Zee Zee Shahab Ajari Anak Puasa Sehari Penuh
Jakarta - Di bulan Ramadhan tahun ini ada tantangan baru bagi Zee Zee Shahab. Putra sulungnya, Fauzi Khaleev Putra Revolusi atau akrab disapa Alif mulai puasa full seharian.

Bagi wanita 31 tahun ini, cukup berat untuk mengajari anaknya puasa. Apalagi usianya baru enam tahun.

"Paling berat puasa ini adalah mengajari anak puasa full. Anakku yang pertama umurnya enam tahun, tahun lalu dia berhasil puasa setengah hari dan full 30 hari, tapi tahun ini aku paksakan dia untuk puasa full sampai Maghrib," kata Zee Zee, dalam acara temu media Fayrouz di Cikini, Jakarta, baru- baru ini.



Zee Zee bersyukur sejauh ini sang anak bisa menjalani puasanya tanpa kendala. Tentunya, istri Prabu Revolusi ini punya trik, Bun.

"Dia selalu tanya buat apa puasa, saya selalu jawabnya biar dia bisa dapat mainan. Dia belum bisa diajarin puasa itu karena Allah," ujar Zee Zee.

Trik Zee Zee ini berhasil, Bun. Kini, tanpa disuruh, sang anak sudah berinisiatif untuk puasa. Menurut Zee Zee, cara ini terbilang sederhana sebagai permulaan.

Zee Zee Shahab dan putra pertamanya/Zee Zee Shahab dan putra pertamanya/ Foto: Instagram

Memberikan anak hadiah agar tetap puasa, boleh enggak ya, Bun? Psikolog anak dan remaja dari RaQQi Human Development and Learning Centre, Ratih Zulhaqqi mengatakan, boleh saja kok. Sebab, dalam pembentukan perilaku, kita perlu mengapresiasi pencapaian mereka.

"Tapi, enggak disarankan memberi reward dalam bentuk uang, itu the last choice, kalau udah enggak ada pilihan reward," ujar Ratih.


Alasan kenapa tidak baik dalam bentuk uang, agar orang tua tidak membentuk pola pikir anak bahwa puasa menghasilkan uang. Justru, kita mesti tanamkan ke anak, puasa adalah kewajiban yang memang harus dilakukan.

"Saat dia melakukan kewajiban, kita mau beri apresiasi ya enggak apa-apa. Tapi memang untuk pembentukan perilaku, ibaratnya kita kasih bahan bakarlah supaya anak ini terus semangat, salah satunya reward itu," terang Ratih.

Menurut Ratih, enggak apa-apa memberi info reward kepada anak. asal tidak diberikan di awal. Karena jika begitu namanya iming-iming dan justru enggak bisa jadi bahan bakar.

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi