parenting

Memahami Kedekatan Putra Jessica Iskandar dan Calon Suami Barunya

Annisa Karnesyia Minggu, 16 Jun 2019 12:30 WIB
Memahami Kedekatan Putra Jessica Iskandar dan Calon Suami Barunya
Jakarta - Jessica Iskandar resmi bertunangan dengan Richard Kyle pada Sabtu (15/6/2-19). Raut bahagia terpancar dari ibu El Barack ini.

Melalui akun Instagram miliknya, Jessica ungkapkan kebahagiaan karena pertunangannya berjalan lancar. Tidak lupa wanita 31 tahun ini juga bagikan momen pertunangannya dengan Richard dan keluarga.

[Gambas:Instagram]

Sebelum bertunangan, kedekatan Jessica dan Richard memang sudah terjalin cukup lama. Meski jarang terekspos media, Richard juga sangat dekat dengan putra semata wayang Jessica, El Barack, Bun.


Dalam akun Instagram Richard, pria keturunan Australia ini enggak jarang membagikan momen kedekatannya dengan El. Misalnya, saat Richard berenang bersama El, atau sekadar menemaninya bermain.

[Gambas:Instagram]

Kedekatannya dengan El, diakui Richard bukan sekadar kedekatan biasa. Beberapa waktu lalu, dia pernah bilang kalau El itu seperti anaknya sendiri.

"You love him (El) like your own son or a friend," tanya Boy William saat Richard tampil di acara 'Nebeng Boy' beberapa waktu lalu.

"No (bukan sebagai teman). I feel like, dari sekarang I feel like he's mine," jawab Richard.

Saking sayangnya dengan El, pria 31 tahun ini bahkan enggak keberatan kalau namanya nanti ada di belakang nama El. So sweet ya, Bun?

Memahami Kedekatan Putra Jessica Iskandar dan Calon Suami Barunya/Memahami Kedekatan Putra Jessica Iskandar dan Calon Suami Barunya/ Foto: Instagram

Mendekatkan anak dengan calon orang tua sambung memang enggak mudah. Menurut psikolog Marjorie Engel, kita harus pelan-pelan mendekatkan anak dengan calon orang tua sambungnya.

"Komunikasikan pelan-pelan, lalu langsung dekati anak dengan calon orang tua sambung, tapi jangan berikan kuasa sepenuhnya pada mereka," ujar Engel, dilansir Washington Post.

Bunda juga perlu menjelaskan perubahan yang mungkin terjadi ketika menikah lagi. Disarankan Engel, untuk pelan-pelan mencoba membawa perubahan itu dalam hidupnya bahkan sebelum menikah.

"Beritahu anak bahwa mereka bisa mengeluarkan pendapatnya untuk kita pertimbangkan. Tetapi jangan biarkan anak yang membuat keputusan akhir soal menikah lagi atau tidak," kata Engel.

Selain mendekatkan anak, Bunda juga harus mempertimbangkan waktu yang tepat untuk menikah kembali. Mengutip Marriage Name Chane, disarankan menikah lagi sebelum anak berusia 10 tahun atau setelah berusia 16 tahun. Sebab, di saat anak berusia 10 - 16 tahun disebut dapat mengganggu pertumbuhan mereka, yang mengarah ke konflik.

[Gambas:Video 20detik]

(ank/rap)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi