HaiBunda

PARENTING

Dampak Psikologis Jika Anak Terpapar Adegan Dewasa

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Selasa, 18 Jun 2019 18:04 WIB
Dampak Psikologis Jika Anak Terpapar Adegan Dewasa/ Foto: thinkstock
Jakarta - Ada saja cara orang tak bertanggung jawab untuk merusak pikiran dan moral anak. Baru-baru ini terdapat kasus anak di bawah umur menyaksikan adegan dewasa di Kabupaten Tasikmalaya. Setelah diusut, pelakunya adalah pasangan suami-istri.

Mirisnya adegan dewasa tersebut tak hanya ditonton, tapi dijadikan teori untuk praktik. Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya mengungkapkan bahwa kasus ini memberi efek bagi bocah tersebut. Beberapa di antaranya nyaris mencabuli balita perempuan.


"Dampak buruk yang terjadi, sejumlah anak ini (yang menonton hubungan seks E dan L) berusaha mempraktikkan adegan itu terhadap anak balita. Meski tidak sampai terjadi berhubungan badan, mereka sempat meraba balita tetangganya itu," ujar Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto, kepada detikcom.


Berdasarkan pengakuan salah satu anak, setiap penonton (anak) diajak masuk ke kamar suami-istri tersebut untuk menyaksikan langsung adegan hubungan intim.

"Peristiwa itu dilakukan malam hari. Anak-anak harus bayar pakai duit lima ribu rupiah, mi instan, kopi, dan rokok," ujar Ato.

Dampak Psikologis Jika Anak Terpapar Adegan Dewasa/ Foto: Thinkstock
Miris ya. Jangan sampai kejadian serupa terjadi pada anak sendiri ya, Bun. Bicara soal dampak psikologis anak jika terpapar adegan dewasa atau pornografi, menurut psikolog klinis, Christina Tedja, ada berbagai kemungkinan yang mungkin muncul pada setiap anak yang menontonnya. Namun yang jelas dan pasti adalah anak akan belajar dan merekam dari apa yang mereka lihat.

"Pada usia tersebut anak sedang produktif dalam menerima informasi dan mengingat sehingga terjadi proses belajar. Tidak menutup kemungkinan akan terjadi proses adiksi sehingga ketergantungan untuk menonton lagi (prinsipnya sama seperti orang dewasa yang nonton porno), karena hal ini berkaitan dengan proses otak," papar psikolog yang akrab disapa Tina ini.

Di kesempatan yang berbeda, psikolog klinis dari Personal Growth, Veronica Adesla, MPsi, mengatakan bahwa salah satu efek yang akan timbul adalah anak tidak dapat berhenti untuk menonton konten pornografi yang dapat merusak sistem otak mereka. Selain itu, Veronica memberikan dampak lainnya yakni sulit fokus dan konsentrasi.


Selain itu muncul gejala fisik yang mengganggu, seperti gelisah, mudah terangsang secara seksual, dan merasa tidak mampu mengendalikannya. Kemudian, kondisi emosi tidak stabil, mengalami konflik emosi dalam diri, seperti merasa bersalah, malu, cemas, marah, dan sebagainya.

Terakhir, kata Veronica, aktivitas sehari-hari anak akan terganggu, baik dalam bersosialisasi, mengikuti sekolah, maupun bekerja. Demikian dikutip dari detikcom.

(aci/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Aktivitas yang Disukai Orang IQ Tinggi, Ada yang Tak Terduga

Mom's Life Dilla Atqia Rahmah

Cara Mengenali Anak yang Tumbuh di Keluarga Penuh Kasih Sayang dari Ucapannya

Parenting Azhar Hanifah

3 Resep Sayur Lodeh Santan Sederhana ala Rumahan, Gurih dan Bikin Nagih

Mom's Life Amira Salsabila

7 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang dengan Empati Tinggi dan Berpikir Logis

Mom's Life Amira Salsabila

Kompak Olahraga Bareng, Ririn & Ibnu Jamil Bocorkan Rahasianya

Mom's Life Tiara Jasmine & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Rekomendasi Electric Grill untuk BBQ Rumahan, Panggang Jadi Lebih Praktis

3 Resep Sayur Lodeh Santan Sederhana ala Rumahan, Gurih dan Bikin Nagih

9 Aktivitas yang Disukai Orang IQ Tinggi, Ada yang Tak Terduga

Cara Mengenali Anak yang Tumbuh di Keluarga Penuh Kasih Sayang dari Ucapannya

Viral Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Alasannya Bikin Geleng Kepala

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK