HaiBunda

PARENTING

Tips Mengatasi Anak yang Susah Tidur

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Rabu, 10 Jul 2019 07:05 WIB
Tips Mengatasi Anak yang Susah Tidur /Foto: iStock
Jakarta - Sering mendapati si kecil susah tidur, Bun? Hal seperti ini mungkin dirasakan banyak orang tua. Berikut ini penjelasan ahli tentang cara mengatasi anak yang susah tidur.

Dikatakan dokter Spesialis Anak dan Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial, dr.Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), MPH, agar anak mudah tidur harus dilatih sejak kecil, bahkan sejak dia lahir.

"Misalnya pada saat siang hari, kalau dia tidur siang, mungkin lampu enggak usah dimatikan semua. Tapi kalau pada malam hari, biar dia mengenal ini siang ini malam, lampu diredupkan saja, jadi night lamp-nya aja yang dinyalakan. Jadi, rutinitas itu sudah dilakukan sejak bayi," tutur Bernie, usai mengisi sebuah acara di Jakarta beberapa waktu lalu.



Selain itu, kata Bernie, cara lain bisa dengan menstimulasi anak. Stimulasi ini seperti memandikan bayi dengan air hangat pada sore hari, kemudian dilanjutkan dengan melakukan pijat bayi 10 - 15 menit.

"Misalnya bisa dimulai dengan memandikan bayi dulu, atau bisa pijat bayi yang dilakukan antara 10 sampai 15 menit, itu kan sudah membuat bayi enak. Memandikan dengan air hangat itu kan menenangkan, kemudian baru bawa ke tempat tidur, pada saat itu dia akan lebih tenang," jelasnya.

"Apalagi kalau dia sudah minum dan sebagainya, baru ibu maunya apa, misal sambil meninabobokan, menyanyikan, atau apa, itu mempermudah bayi tidur lebih lelap," lanjutnya.

Foto: thinkstock

Bernie pun menekankan pada kebiasaan yang dilakukan orang tua pada bayinya. Jadi, saat dari bayi, anak sudah dibiasakan untuk tidur tepat waktu dengan dibantu stimulasi, maka beranjak balita pun dia akan lebih mudah untuk tidur.

Namun, Bernie tidak terlalu menyarankan menidurkan bayi dengan selalu digendong. Takutnya malah jadi kebiasaan.

"Mau ditepuk-tepuk gitu boleh, tapi enggak usah yang berat-berat. Kalau digendong supaya bayinya mau tidur, nanti dia terbiasa digendong terus," ujar Bernie.

Di samping itu, Bernie juga menjelaskan bahwa bayi baru lahir itu memang wajar suka terbangun malam hari. Biasanya, dia bangun karena haus dan ingin disusui. Bayi baru lahir juga tidurnya bisa 16 jam per hari, yang seiring bertambahnya usia akan berkurang waktu tidurnya.

"Jadi, pada saat kecil memang harus banyak tidur, tidurnya juga jangan sembarangan, harus ada deep sleepnya. Pada saat tidur dalam itu lah dia akan keluar hormon pertumbuhan," tegas Bernie.

(yun/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ungkapan Hati Gracia Indri Dampingi Gisela Cindy Menikah di Kanada, Intip Momennya

Mom's Life Amira Salsabila

Terpopuler: Aci Resti Ungkap Makna di Balik Seserahan Buku dan Pulpen

Mom's Life Annisa Karnesyia

Janin Tidak Bergerak tapi Tidak Perdarahan, Amankah Kondisi Bayi?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

54 Persen Bunda Kaget Menyusui Ternyata Lebih Sulit dari yang Dibayangkan, Simak Faktanya

Menyusui Azhar Hanifah

7 Ciri Orang Kurang Cerdas Bersosialisasi dari Kalimat yang Diucapkannya

Mom's Life Dilla Atqia Rahmah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

60 Pantun Kemerdekaan 17 Agustus Lengkap, Mulai 2 Bait hingga yang Lucu

54 Persen Bunda Kaget Menyusui Ternyata Lebih Sulit dari yang Dibayangkan, Simak Faktanya

7 Drama Korea Kim Hye Jun Terbaik Rating Tertinggi, Ada 'My Bias, My Boss'

Janin Tidak Bergerak tapi Tidak Perdarahan, Amankah Kondisi Bayi?

Ungkapan Hati Gracia Indri Dampingi Gisela Cindy Menikah di Kanada, Intip Momennya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK