HaiBunda

PARENTING

3 Tips Mengatasi Anak yang Melakukan GTM Saat Sakit

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Selasa, 09 Jul 2019 17:03 WIB
3 Tips Mengatasi Anak yang Melakukan GTM Saat Sakit/ Foto: iStock
Jakarta - Pastinya setiap orang tua merasa khawatir saat anaknya sakit. Tapi, ada hal yang lebih membuat pusing saat anak sakit, yakni ketika dia melakukan Gerakan Tutup Mulut (GTM) atau tidak mau makan.

Mengutip Fatherly, dijelaskan dokter sekaligus penasihat kesehatan anak di Amerika, dr.Jarret Patton, ketika anak sakit, mereka cenderung menentukan apa dan kapan mereka ingin makan. Untuk orang tua terutama Bunda, tentu hal ini menambah stres karena harus memaksa anak makan.

Patton menambahkan, entah bayi atau anak-anak usia sekolah, ketika sakit mereka memang sering kehilangan selera makan, inilah yang menyebabkan mereka melakukan GTM. Ironis memang, sakit membuat mereka enggan makan dan minum, padahal hal tersebut harus mereka lakukan agar cepat sembuh.

Dalam kondisi anak sakit, Patton menekankan agar orang tua tidak perlu khawatir saat anak tidak mau makan dalam jangka waktu pendek, tapi boleh cemas ketika anak tidak mau minum. Sebab, tidak hanya demam, muntah dan diare bisa dengan cepat membuat anak dehidrasi.

"Baik demam atau tidak, mereka harus minum banyak cairan. Dehidrasi dapat terjadi lebih cepat ketika mereka sakit. Jika mereka terhidrasi dengan baik, tidak perlu khawatir tentang apa yang mereka makan, bahkan jika mereka hampir tidak makan apa pun," saran Patton.

Patton pun membagikan tips mengatasi anak yang melakukan GTM saat sakit. Pertama, Bunda tak mesti stres saat anak yang sakit melakukan GTM. Untuk beberapa penyakit, kurang nafsu makan hanya akan terjadi beberapa hari, dan akan kembali saat mereka pulih. Namun, jika itu berlangsung terlalu lama, Bunda perlu konsultasi dengan dokter anak.

"Mereka akan mengejar asupan makanan mereka saat mereka mulai membaik. Tawarkan makanan, tapi jangan memaksakannya," kata Patton.


Kedua, minta anak untuk minum untuk mencegah dehidrasi dan risiko yang lebih serius untuk sejumlah penyakit. Untuk hal ini, Patton tidak melarang jika Bunda ingin memaksa.

Terakhir, Bunda boleh memberikan makanan yang sedang diinginkan si kecil. Hal ini juga untuk mengatasi kekosongan perutnya dan menghindari dampak yang lebih serius.

"Untuk sebagian besar penyakit, tidak apa-apa memberi mereka apa pun yang mereka inginkan untuk durasi gejala yang relatif singkat," tegas Patton.

"Untuk penyakit pencernaan seperti diare, makan makanan yang mudah dicerna seperti biskuit dan pasta bisa membantu. Hindari makanan bergula dan berlemak," lanjutnya.


Jadi, ketika anak sakit melakukan GTM, ini tidak berarti orang tua gagal dalam pengasuhan, ini hanya artinya anak belum mau makan. Orang tua hanya perlu membuat anak-anak beristirahat, menjaganya agar tetap terhidrasi, serta orang tua juga perlu istirahat.

Intip juga video cara membuat sempol udang ini, Bun.


(yun/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Terungkap Isi Kapsul Waktu yang Dikubur Putri Diana 30 Tahun Lalu

Mom's Life Amira Salsabila

50 Ayat Alkitab yang Menguatkan Saat Dilanda Cobaan, Hati jadi Damai & Optimis

Mom's Life Azhar Hanifah

Mengenal Sosok Putri Dubai Sheikha Mahra, Pernah Talak Suami Lewat IG hingga Tunangan dengan Rapper

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Diet ala Artis Korea Jihyo TWICE, Sukses Turun Berat Badan 10 Kg

Mom's Life Amira Salsabila

Bulan Maulid Nabi, Ini 3 Niat Puasa Sunah yang Bisa Diamalkan

Mom's Life Ajeng Pratiwi & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Nina Zatulini Umumkan Hamil Anak Keempat, Mohon Doa untuk Diberikan Kesehatan

Sukses Lewat Drakor The Glory, Aktor Jung Sung Il Ternyata Masih Kerja Paruh Waktu

50 Ayat Alkitab yang Menguatkan Saat Dilanda Cobaan, Hati jadi Damai & Optimis

Terungkap Isi Kapsul Waktu yang Dikubur Putri Diana 30 Tahun Lalu

Bulan Maulid Nabi, Ini 3 Niat Puasa Sunah yang Bisa Diamalkan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK