parenting

Anak Lagi GTM, Bunda Harus Bagaimana?

Muhayati Faridatun Minggu, 07 Jul 2019 12:00 WIB
Anak Lagi GTM, Bunda Harus Bagaimana?
Jakarta - Anak Bunda lagi melakukan Gerakan Tutup Mulut (GTM)? Bingung harus bagaimana? Jangan panik, lebih baik Bunda simak tips berikut ini ya.

Dokter spesialis anak yang juga penulis 23 buku tentang pengasuhan anak, William Sears, mengatakan, anak membutuhkan dorongan dan peran penting Bunda dalam hal waktu makan.

"Anak Anda mungkin makan dengan baik suatu hari, dan mungkin tidak makan apa pun di hari berikutnya," kata Sears, dikutip dari Baby Center.


Sears memaklumi kalau Bunda kaget ketika anak mendadak melakukan aksi GTM. Ia pun memastikan, Bunda jangan terpaku pada kenyataan si kecil menolak menyantap makanan yang diberikan hari itu. Tapi, Bunda juga harus mempertimbangkan menu makannya setiap hari.

Ditegaskan Sears, selama si kecil tumbuh dan bertambah berat badannya, Bunda harus yakin dia mendapat makanan yang cukup. Tapi kalau Bunda khawatir, sebaiknya konsultasi ke dokter anak.

Anak Lagi GTM, Bunda Harus Bagaimana?Ilustrasi anak sedang GTM/ Foto: iStock
Sementara itu, dalam program dr.Oz Indonesia Trans TV, dr.Reisa Broto Asmoro tak menampik, kalau anak sedang GTM bisa membuat Bunda stres. Bunda mungkin akan khawatir kalau si kecil enggak mau makan dan perutnya kosong.

Reisa menjelaskan, penyebab anak melakukan GTM bisa karena dia tidak suka rasa makanan yang diberikan, atau penampilan makanan yang enggak menarik buat dia.

Ditambahkan dr.Rizal Alaydrus, penyebab lainnya karena si kecil alergi makanan tertentu misalnya seafood. Setelah makan makanan tersebut, timbul reaksi seperti gatal-gatal yang membuat dia enggak mau makan lagi di kemudian hari.

"Bisa juga karena ada masalah BAB, perutnya enggak enak atau kembung, bisa jadi penyebab GTM," urai Rizal.

Nah, lantas apa yang harus Bunda lakukan saat anak susah makan atau enggak mau makan? Reisa menyarankan, yang utama adalah Bunda mampu mengontrol emosi saat menghadapi anak yang sedang GTM.

"Tips kalau anak lagi GTM, sebaiknya jangan dipaksa. Biasanya kan ibu marah-marah, anaknya ikut dimarahi nanti malah jadi trauma. Jadi kalau lagi GTM dituruti aja, dirayu, dan disemangati," paparnya.


Penjelasan soal GTM dari dr.Reisa dan dr.Rizal selengkapnya bisa Bunda simak dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(muf/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi