HaiBunda

PARENTING

Solusi Masalah yang Sering Dihadapi Bunda Saat Beri MPASI

Faidah Umu Sofuroh   |   HaiBunda

Minggu, 14 Jul 2019 19:29 WIB
Solusi masalah MPASI/ Foto: Faidah Umu Sofuroh
Jakarta -

Pemenuhan kebutuhan nutrisi untuk bayi melalui pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) amat penting, Bun. Sebab, kata Kanya Fidzuno, Sp.A, dokter spesialis anak RS Hermina, di masa itu nutrisi dari ASI saja tidak akan cukup.

"Tapi, kadang-kadang dalam mengolah makanan, itu ada kebingungan, seberapa jumlah daging, hati, sayuran yang harus masuk. Sudah balance kah, atau terlalu banyak sayur, atau apa kadang kita suka miss di situ. Jadi, kadang-kadang nutrisi yang kita berikan justru tidak seimbang. Nah, di situlah ada yang namanya MPASI pabrikan yang melengkapi," jelas Kanya, dalam acara 'Solusi Simpel Masak MPASI' oleh Promina di Almond Zucchini Cooking Studio, Jakarta, Minggu (14/7/2019).

Menurut Kanya, MPASI homemade maupun pabrikan sama-sama baik dan keduanya saling melengkapi. MPASI homemade diperlukan untuk mengenalkan bayi pada rasa asli makanan. Sedangkan MPASI pabrikan berfungsi melengkapi nutrisi yang mungkin tidak ada dalam MPASI homemade, seperti zat besi, omega 3 dan omega 6.


Meskipun berat badan bayi sudah memenuhi standar, tidak disarankan pemberian menu tunggal untuk bayi. "Tidak pernah disarankan oleh WHO atau DHI untuk adanya menu tunggal. Jadi, dari awal pun langsung MPASI yang ada protein, lemak, dan lain-lain," tambahnya.

Untuk anak usia di atas setahun, kebutuhan nutrisi yang paling diperlukan yakni protein, zat besi, dan lemak untuk massa tubuh dan perkembangan otak. Sedangkan zat besi hanya bisa didapatkan dari protein hewani seperti daging merah, telur, hati. Meskipun sama-sama hewani, tapi ternyata kadar zat besinya beda-beda. Sedangkan kebutuhan zat besi tidak bisa dipenuhi hanya dengan satu atau dua butir telur saja. Di sinilah MPASI pabrikan yang sudah distandarisasi berperan.

Sementara itu, Susan Ernawati, Head of marketing Indofood Nutrition & Special Food mengatakan, sebagai solusi masalah ketidakseimbangan gizi dalam MPASI, Bunda bisa melengkapinya dengan Promina Homemade.

Promina Homemade merupakan produk bubur MPASI siap masak untuk bayi 8 bulan ke atas. Produk ini terdiri dari beras utuh dan sayuran asli yang harus dimasak dahulu selama 10 menit. Ada dua varian yang diberikan yaitu ayam brokoli labu kuning dan salmon kentang wortel.

Dia menyebut, bubur bayi instan ini juga bisa dikreasikan dengan menu-menu MPASI yang lain, sehingga si kecil tidak akan bosan memakan makanan yang itu-itu saja. Kandungan omega 3, omega 6, zat besi, protein, kalsium, 11 vitamin, dan 6 mineral, yang terdapat dalam Promina Homemade ini dapat melengkapi kebutuhan nutrisi untuk buah hati.

"Teksturnya memang untuk anak belajar simulasi mengunyah karena untuk anak 8 bulan ke atas tidak menggunakan bubur yang halus sekali kan. Nah, ini teksturnya bisa dikontrol juga. Bisa dikreasikan, jadi kita memberikan kebebasan kepada Bunda untuk berkreasi. Jadi, ini juga membantu si kecil mengenal banyak rasa," paparnya.

(mul/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Audy Item Umumkan Kehamilan Ketiga di Usia 43 Th, Sempat Jalani Diet untuk Turunkan BB

Kehamilan Annisa Karnesyia

Cara Mengenali Gejala yang Sering Terlewat Sebelum Serangan Jantung di Usia Muda

Mom's Life Amira Salsabila

Tinggal Serumah dengan Ortu Lansia? Kenali Pertolongan Pertama saat Stroke hingga Jatuh

Mom's Life Tim HaiBunda

5 Potret Biby Alraen, Selebgram yang Kini Jadi Manajer Mantan Istri Suaminya

Mom's Life Annisa Karnesyia

GERD pada Bayi: Ketahui Penyebab & Tanda Bahaya yang Perlu Diwaspadai

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

10 Matcha Bubuk yang Enak, Berkualitas hingga Terjangkau

Audy Item Umumkan Kehamilan Ketiga di Usia 43 Th, Sempat Jalani Diet untuk Turunkan BB

GERD pada Bayi: Ketahui Penyebab & Tanda Bahaya yang Perlu Diwaspadai

Cara Mengenali Gejala yang Sering Terlewat Sebelum Serangan Jantung di Usia Muda

Tinggal Serumah dengan Ortu Lansia? Kenali Pertolongan Pertama saat Stroke hingga Jatuh

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK