parenting

Mengenal Tradisi Tedak Siten yang Dilakukan Anak Ardina Rasti

Annisa Karnesyia Rabu, 24 Jul 2019 07:00 WIB
Mengenal Tradisi Tedak Siten yang Dilakukan Anak Ardina Rasti
Jakarta - Pasangan Ardina Rasti dan Arie Dwi Andhika baru saja melaksanakan tradisi tedak siten untuk putra semata wayang mereka, Anara Langit Adria Respati, Senin, (22/07/2019). Tidak hanya itu, Rasti dan Arie juga sekaligus melakukan akikah.

Tampak nuansa adat Jawa kental dalam prosesi tedak siten dan akikah Anara. Keluarga Rasti juga kompak mengenakan pakaian adat Jawa bewarna biru.

Beberapa Bunda seleb dan teman Rasti juga terlihat datang dan memberikan doa untuk Anara. Putra Rasti dan Arie itu kini genap berusia 7 bulan.


"Congratulations @ardinarasti6 buat tedhak siten dan aqiqahannya baby Anara Langit. Semoga sehat selalu, tumbuh besar tercapai cita-citanya. Aamiiin," tulis dr.Reisa Broto Asmoro dalam akun Instagram miliknya.

"Anara Langit kesayangan," ujar Asti Ananta.

[Gambas:Instagram]

Mengenal Tradisi Tedak Siten yang Dilakukan Anak Ardina RastiMengenal Tradisi Tedak Siten yang Dilakukan Anak Ardina Rasti/ Foto: Instagram

Dari video yang dibagikan, acara tedak siten dan akikah berjalan lancar. Anara juga terlihat enggak rewel selama menjalani prosesi tedak siten, Bun.

Bicara soal tedak siten, Bunda tahu enggak tentang tradisi asal Jawa ini?

Mengutip detikcom, tedak siten juga dikenal sebagai upacara turun tanah. 'Tedak' berarti turun dan 'siten' berasal dari kata 'siti' yang artinya tanah.

Anak mulai mengikuti proses tedak siten saat berusia tujuh bulan dan sudah bisa duduk, merangkak, dan berdiri. Tradisi ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan pada bumi tempat anak mulai belajar menginjak tanah.

Prosesi tedak siten biasanya dilakukan di halaman rumah. Anak akan dituntun menginjak jadah tujuh warna. Ini melambangkan anak mampu melewati berbagai rintangan dalam hidup.

Tradisi asal Jawa ini sudah jarang dilakukan, Bun. Padahal tujuannya agar anak tumbuh menjadi mandiri lho.

"Semua proses ritual dalam tradisi Jawa, termasuk tedak siten adalah bahasa simbolik yang ajarkan kearifan hidup. Bagaimana relasi dengan manusia, alam, dan Tuhan secara harmoni," kata pemerhati budaya IAIN Kudus, Nur Said.

Bisa dijadikan rekomendasi untuk merayakan si kecil yang mulai belajar jalan nih, Bun. Selain itu, bisa membantu melestarikan budaya Indonesia.

Bunda, simak juga cerita keharmonisan rumah tangga Rasti dan Arie lainnya di video berikut ya.

[Gambas:Video 20detik]




(ank/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi