sign up SIGN UP search


parenting

Mengenal Pola Asuh Panda dan Manfaatnya untuk Anak

Melly Febrida Senin, 05 Aug 2019 09:00 WIB
Bicara gaya pengasuhan, ada istilah baru yaitu pola asuh panda. Seperti apa ya? caption
Jakarta - Tipe gaya pengasuhan orang tua yang sering terdengar antara lain helikopter. Tapi, kini ada lagi istilah baru yakni gaya pengasuhan panda. Apa itu!

Penulis Esther Wojcicki yang menciptakan istilah ini. Pola asuh panda menggunakan pendekatan lepas tangan dalam mengasuh anak-anak. Jadi, orang tua membimbing anaknya dengan lembut.




"Metode ini bertujuan untuk membimbing dan mendukung anak-anak untuk menumbuhkan kemandirian dan rasa tanggung jawab, ketimbang mengatur anak-anak dengan memberi hambatan seperti gaya pengasuhan helikopter," kata Wojcicki.

Psikolog klinis Dr.Sarah Hughes, juga mengatakan gaya mengasuh panda bisa meningkatkan harga diri anak dan juga membangun kepercayaan diri. Namun, seperti halnya metode apa pun, kepribadian anak perlu dipertimbangkan.

"Beberapa anak mungkin tidak bisa mengatasi gaya pengasuhan panda, dan membutuhkan tingkat intervensi yang lebih tinggi dari orang tuanya," kata
Hughes mengutip Raisevegan.

Sebelumnya psikolog anak dan keluarga, Roslina Verauli, juga pernah mengatakan gaya pengasuhan harus disesuaikan dengan profil anak. Karena enggak semua anak sama dan enggak semua anak butuh pendekatan yang sama.

Selain profil anak, lihat juga tahap usia anak. Usia 2-3 tahun adalah masa bermain. Tentu membimbing anak usia 2-3 tahun beda dengan membimbing anak usia 6-12 tahun.

ilustrasi pola asuh pandailustrasi pola asuh panda/ Foto: ilustrasi/thinkstock
"Usia 2-3 tahun mengembangkan konsep diri tentang keakuan yang belum utuh. Anak mulai mengeksplorasi lingkungannya. Kemudian usia 4-5 tahun mengembangkan eksplorasinya atau pendalaman. Di usia 6-12 tahun mulai berpikir bahwa prestasi dan teman itu penting. Makanya ada anak yang mulai naksir-naksiran," papar perempuan yang akrab disapa Vera ini dikutip dari detikcom.



Bun, simak juga cara Shahnaz Haque dan suami memotivasi dua anaknya yang jadi atlet di video berikut.

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi