parenting

Memahami Ungkapan Rindu Stuart Collin pada Sang Anak

Ratih Wulan Pinandu Jumat, 16 Aug 2019 10:30 WIB
Memahami Ungkapan Rindu Stuart Collin pada Sang Anak
Jakarta - Belum lama ini, Hamish Daud mengunggah foto bersama anak perempuannya, Zalina Raine Wyllie. Diketahui kalau Hamish dan Raisa beberapa waktu lalu sedang berlibur ke Bali.

Pada kesempatan itu, Hamish mengajak Zalina untuk bersantai di pantai. Zalina yang kini berusia enam bulan ditengkurapkan di hamparan pasir, di tepi pantai.

Tampaknya, ayah dan anak itu sangat menikmati liburan yang santai. Momen ini bikin banyak orang berkomentar di foto tersebut. Salah satunya nampak komentar Stuart Collin yang ikut direspons netizen lainnya.


Stuart mengatakan kalau dia juga berharap suatu saat dapat menghabiskan waktu dengan anak laki-lakinya, Bun. "I wish later with my son. it would be like this."

[Gambas:Video Haibunda]

Banyak yang kemudian ikut mengaminkan doa mantan suami Risty Tagor itu. Seperti yang kita tahu, setelah bercerai dengan Risty pada 2016 lalu, Stuart memang tinggal terpisah dengan putra semata wayangnya, Arkana Rafif Bissari.

Melansir detikcom, Stuart pernah mengaku kesulitan bertemu anak laki-lakinya. Dia berharap perpisahan tak membuat Risty menutup komunikasi masalah anak.

"Saya yang penting bagaimana caranya bisa bertemu anak," kata Stuart.

Memahami Ungkapan Rindu Stuart Collin pada Sang AnakStuart Collin kangen anak/ Foto: Gus Mun/detikHOT

Kini, setelah tiga tahun berlalu sepertinya permasalahan tersebut belum juga selesai. Apapun yang terjadi di antara mereka, kita doakan yang terbaik ya.

Bicara mengenai kerinduan seorang ayah pada anaknya, tentu wajar adanya ya, Bun. Saat perpisahan terjadi, hendaknya Ayah dan Bunda mengesampingkan ego masing-masing demi kepentingan anak.

Seperti disampaikan psikolog anak dan remaja Alzena Masykouri yang akrab disapa Zena, komunikasi yang baik dapat menjaga tumbuh kembang anak-anak. Sehingga, mereka tidak merasa kehilangan peran salah satu orang tuanya setelah perceraian terjadi.

"Mereka tetap harus mengingat bahwa mereka memiliki anak yang perlu diberikan dukungan," kata Zena dikutip dari detikcom.

Meski tak bisa kita ingkari bahwa dalam perceraian pasti ada yang terluka. Sehingga, kadang-kadang butuh waktu untuk membuka pintu maaf dan komunikasi kembali. Berkaitan dengan hal tersebut, sebuah ulasan di Womansdivorce menyebutkan, agar Ayah atau Bunda berjuang untuk menyembuhkan luka perceraian terlebih dulu.

Langkah awal yang bisa dicoba yaitu mencari kelompok dukungan penyembuhan. Carilah komunitas yang akan memberikan kesempatan untuk berbicara dengan orang lain yang telah sembuh dari luka perceraian.


Bunda, simak juga curhat Enno Lerian melewati perceraian di video berikut. 

[Gambas:Video Haibunda]

(rap/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi