HaiBunda

PARENTING

Amankah Memberikan Ibuprofen Saat Anak Demam?

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Jumat, 23 Aug 2019 14:59 WIB
Ibuprofen untuk anak demam/ Foto: iStock
Jakarta - Saat demam melanda anak-anak, banyak Bunda mempercayai ibuprofen dapat segera meredakan demamnya. Nah, sebenarnya seberapa aman sih, pemberian ibuprofen ini untuk anak-anak?

Melansir Health Day, pemberian aspirin di bawah usia 14 tahun memang tidak disarankan, seperti dikatakan American Academy of Pediatrics. Hal ini pun membuat banyak Bunda melarikannya dengan pemberian ibuprofen untuk anak-anaknya ketika demam melanda.

Ibuprofen bekerja dengan menghambat prostaglandin atau bahan kimia dalam tubuh, yang menyebabkan rasa sakit dan demam. Dokter anak, Dr Richard Gorman dari Baltimore menuturkan, ibuprofen memiliki keuntungan tambahan sebagai antiinflamasi sehingga dapat membantu meredakan pembengkakan yang tidak dimiliki asetaminofen.


"Ibuprofen tidak larut dalam cairan dan cenderung lebih tebal sehingga terasa kurang enak untuk beberapa anak-anak,"katanya.

Untuk pemberian ibuprofen pada anak-anak, interval dosis yang dapat diberikan antara enam hingga delapan jam sehingga tidak perlu sering-sering memberikannya.

Ibuprofen untuk anak demam/ Foto: iStock

Tapi, Bunda perlu ingat bahwa ibuprofen dapat bekerja dengan baik mengatasi demam dan sakit kepala. Namun di luar itu, ibuprofen juga dapat menyebabkan gangguan lambung dan muntah. Untuk itu, kembali lagi pada keputusan Bunda ya untuk memberikan ibuprofen kepada anak.

Berbicara soal pemberian obat pada anak, memang sebaiknya tidak sembarangan ya, Bun. Apalagi, obat-obatan yang dijual bebas dapat menyebabkan komplikasi serius dan bahkan mengancam jiwa anak. Bijaklah memberikan obat dan ikuti kiat-kiat berikut ini untuk tetap aman memberikan obat pada si kecil, seperti dikutip dari laman WebMd:

1.Baca label obat setiap kali ingin memberikannya pada anak

Ketahui bahan apa saja yang ada di dalamnya, seberapa banyak harus memberikannya pada anak-anak, efek samping obat tersebut apa, dan kapan harus membutuhkan penanganan dari dokter.

2. Cari bahan aktif

Inilah yang membuat obat bekerja. Tetapi, Bunda juga perlu tahu apa itu bahan-bahannya dan fungsinya seperti apa. Sebab, biasanya berbeda merek obat maka akan berbeda kandungannya. Penting sekali untuk memastikan agar tidak memberi anak Bunda dua obat dengan bahan aktif yang sama.

3. Berikan formula yang tepat

Obat-obatan untuk meredakan gejala pilek dan flu memiliki formula yang berbeda untuk anak-anak dan dewasa. Jangan pernah memberikan obat flu dewasa kepada anak-anak, bahkan dalam jumlah yang lebih kecil sekalipun.

4. Selalu ikuti instruksi dosis

Pastikan mengikuti instruksi dosis ibuprofen yang tertera di kemasan dan sebaiknya bicarakan dengan dokter anak jika anak Bunda. Dengan begitu, Bunda dapat dengan yakin memberikan jumlah takaran obat dengan tepat.

Semoga membantu, Bun.

Simak juga pertolongan pertama saat anak demam!

(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Tom Holland Akhirnya Konfirmasi Pernikahannya dengan Zendaya

Mom's Life Annisa Karnesyia

Hotel Legendaris Jakarta 'Sultan' Resmi Dikosongkan, Petugas Dihadang Puluhan Orang

Mom's Life Amira Salsabila

Toy Story 5 Sajikan Konflik Gadget vs Mainan Boneka hingga Pentingnya Bermain dengan Teman

Parenting Annisa Karnesyia

Syarat Masuk SMP Negeri 2026/2027: Usia Minimal, Berkas Persyaratan, Cara Daftar & Jalur SPMB SMP

Parenting Nadhifa Fitrina

Perbedaan Pusing Tanda Hamil vs Pusing Biasa

Kehamilan Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cara Mengenali Kepribadian Orang dari Jenis Tas dan Koper yang Dipakai saat Bepergian

Resep Cucur Udang yang Lembut dan Enak, Camilan Khas Negeri Jiran

Toy Story 5 Sajikan Konflik Gadget vs Mainan Boneka hingga Pentingnya Bermain dengan Teman

Perbedaan Pusing Tanda Hamil vs Pusing Biasa

Tom Holland Akhirnya Konfirmasi Pernikahannya dengan Zendaya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK