parenting

Sosok Mendiang Ibunda SBY di Mata Cucu Mantunya, Annisa Pohan

Radian Nyi Sukmasari Senin, 02 Sep 2019 10:25 WIB
Sosok Mendiang Ibunda SBY di Mata Cucu Mantunya, Annisa Pohan
Jakarta - Ibunda Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Siti Habibah meninggal dunia pada Jumat (30/8/2019) lalu. Menantu SBY, Annisa Pohan pun berbagi tentang sosok sang nenek yang biasa dipanggil Eyang Bibah tersebut.

Kata Annisa, Eyang Bibah amat perhatian pada anak, cucu, juga cicitnya. Bahkan, hal yang tak terlupakan bagi Annisa adalah panggilan sang nenek pada dirinya yakni 'jeng'. Saat Annisa melahirkan putri pertamanya dengan Agus Yudhoyono, Almira, Habibah juga turut menyiapkan keperluan sang cicit.

"Beliau menyiapkan segala keperluan lahiran. Piyama menyusui dan handuk, sesuatu yang enggak saya pikirkan untuk disiapkan. Terus, begitu bahagianya Eyang saat cicit pertamanya, Almira lahir. Beliau bilang maunya dipanggil Eyang Uyut (eyang buyut)," papar Annisa dilansir InsertLive.


Di mata Annisa Pohan, Eyang Bibah amat perhatian baik pada menantunya, mendiang Ani Yudhoyono, anak, cucu, juga cicitnya. Meskipun, enam tahun terakhir keluarga sulit berkomunikasi dengan Bibah. Alhasil, keluarga susah mengerti apa yang ada di hati dan pikiran si eyang.

Dari sosok Eyang Bibah pun Annisa mengaku dia belajar banyak hal, salah satunya bagaimana menjadi ibu yang luar biasa. Nah, saat Agus ditugasken ke Lebanon, Annisa yang saat itu belum punya anak sering menginap di tempat tinggal mertuanya di Cikeas.

"Tapi, pas enggak ada mertua nginep di rumah Eyang Bibah. Kata beliau,'Ya sudah kamu nginep sini'. Sendirian saja gitu, enggak ada siapa-siapa. Cuma saya sama Eyang," tutur Annisa Pohan.

Dia menambahkan, masakan buatan Eyang Bibah yang jadi favorit keluarga, termasuk SBY adalah kikil. Sebagai cucu mantu, kesedihan pastinya dialami Annisa ya, Bun. Berbagai kenangan dengan sang nenek pastinya akan selalu terpatri dalam ingatan Annisa.

Bicara soal hubungan cucu dan nenek, studi yang diterbitkan dalam jurnal Evolution and Human Behavior, mengatakan nenek atau kakek yang mengurus cucunya punya kesempatan hidup lebih lama. Ya, walaupun si nenek dan kakek pun harus mengurus diri mereka.

Ibunda SBY, Siti Habibah di mata Annisa PohanIbunda SBY, Siti Habibah di mata Annisa Pohan/ Foto: Ibunda SBY, Siti Habibah semasa hidup (Dok. Instagram Annisa Pohan)
Studi di Australia juga menemukan nenek atau kakek yang bertemu dan bercengkerama dengan cucunya minimal seminggu sekali punya nilai yang lebih baik dalam tes memori dan kognitif. Demikian dilansir Family Maven.

Untuk si cucu, studi di Inggris terhadap 1.500 anak menunjukkan banyak menghabiskan waktu dengan kakek dan neneknya bisa membuat para cucu memiliki masalah perilaku dan emosi lebih sedikit di kemudian hari. Sebab, kakek dan nenek menawarkan persepektif dan kesabaran yang berbeda dari ayah serta ibu.



"Nenek dan kakek berperan besar dalam membentuk karakter anak plus membantu anak bisa mengetahui riwayat dan latar belakang keluarganya," tulis para peneliti.

Bunda, simak cara Chikita Meidy hadapi mitos-mitos dalam mengasuh anak di video berikut.

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi