parenting

Kata Putri Marino soal Chicco Jerikho: Ayah yang Posesif

Yuni Ayu Amida Senin, 02 Sep 2019 17:25 WIB
Kata Putri Marino soal Chicco Jerikho: Ayah yang Posesif
Jakarta - Pasangan selebriti Chicco Jerikho dan Putri Marino tengah menikmati masa-masa indah menjadi orang tua. Kehadiran sang putri, Surinala Carolina Jarumilind, jadi pelengkap kebahagiaan rumah tangga mereka.

Diakui Chicco, putrinya yang sebentar lagi genap berusia satu tahun itu sudah bisa melakukan banyak hal. Sang putri pun sudah mulai banyak merespons saat ditanya.


"Kayak diajak ngomong sekarang responsnya, mau ini? udah mengangguk. Makanannya enak enggak? Terus mengangguk, udah ada respons mengangguk, geleng, terus ngomong mama papa," tutur Chicco, dikutip dari InsertLive.


Hingga saat ini, Chicco dan Putri memang belum menggunakan baby sitter untuk membantu mereka mengurus Surinala. Meski kadang merasa lelah, tapi karena support system di antara mereka kuat, pasangan ini pun tetap semangat menjalani peran sebagai orang tua.

"Kerepotan enggak sih, paling ngerasa kadang capek aja, ya wajarlah ya manusiawi sekali. Sebelumnya belum ada rutinitas punya anak, terus sekarang rutinitas berubah yang emang 24 jam belum ada nanny (pengasuh), memang harus menjaga Suri pasti capek itu ada," tutur Putri.

Kata Putri Marino soal Chicco Jerikho: Ayah yang PosesifFoto: instagram

Selain itu, di mata sang istri, Chicco ternyata sosok ayah yang sangat manis, posesif, dan benar-benar sayang pada putrinya. Putri pun senang melihat kedekatan pemain film Filosofi Kopi ini dengan buah hati mereka.

"Dia benar-benar bisa mendidik, mengarahkan Suri dengan cara dia sendiri, yang enggak menyuruh, tapi kayak lebih ayo kita lakukan kayak gini, jangan kayak gitu, yang lebih lembut, kayak sosok Chicco yang memang mungkin belum pernah dia tunjukkan," jelas Putri.

Bicara soal anak yang dekat dengan ayah layaknya Suri dan Chicco, dikatakan psikolog anak Jovita Maria Ferliana, banyak dampak positifnya seperti emosi mereka cenderung stabil.

"Bahkan lebih percaya diri saat tumbuh dewasa dibandingkan mereka yang tidak dekat dengan ayahnya," ujar Jovita.

Selain itu, kata Jovita, anak yang dekat dengan ayahnya juga lebih bersemangat dalam mengeksplorasi potensi dirinya. Mereka juga mampu merealisasikan ide dan kemampuan mereka. Serta di lingkungan pergaulan, anak yang dekat dengan ayah lebih terlihat menyenangkan lho.

"Sehingga, cenderung lebih mudah bersosialisasi dan punya banyak teman," tegas Jovita.

Simak selengkapnya dalam video berikut, Bun.

[Gambas:Video Insertlive]

(yun/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi