HaiBunda

PARENTING

4 Obat Anak yang Sebaiknya Dibawa dalam Perjalanan Jauh

Siti Hafadzoh   |   HaiBunda

Senin, 14 Oct 2019 18:30 WIB
Ilustrasi anak minum obat/ Foto: iStock
Jakarta - Melakukan perjalanan jauh dengan anak memang menyenangkan sekaligus repot ya, Bun. Bunda perlu menyiapkan segala hal, mulai dari pakaian, makanan, mainan, dan juga mempersiapkan obat-obatan.

Anak-anak mungkin saja mengalami sakit ketika tiba di tempat baru. Faktor perubahan cuaca dan makanan bisa menjadi pemicunya. Melansir tayangan dr.Oz Indonesia, dr. Boy Abidin, Sp.OG (K) memberikan daftar obat-obatan anak yang perlu Bunda bawa ketika melakukan perjalanan jauh.

1. Obat dan perban untuk luka


Ketika anak terjatuh atau terkena gores, Bunda bisa memberikan obat luka dan membalutnya dengan perban sebagai pertolongan pertama. Pertolongan pertama yang Bunda berikan pada anak akan membuatnya merasa lebih baik.

"Biasanya anak-anak kan sering main-main, mungkin jatuh, luka. Jadi, bawa obat-obat luka, bawa perban untuk luka," ujar dr Boy.

Dilansir Parents, jika terjadi pendarahan pada luka anak, tekan dengan kuat menggunakan kain bersih hingga darahnya berhenti, sekitar tiga sampai lima belas menit. Kemudian, bersihkan menggunakan air hangat yang mengalir dan lanjutkan dengan mengeringkan lukanya.
Ilustrasi anak minum obat/ Foto: Istimewa 

2. Obat batuk, pilek, dan demam

Anak-anak rentan terhadap perubahan cuaca. Sehingga, Bunda perlu mengantisipasinya dengan membawa obat batuk, pilek, dan demam. Ketika anak flu, Bunda bisa berikan Ibuprofen untuk meredakan sakit dan nyeri. Jangan berikan aspirin tanpa resep dokter ya, Bun.

Selain memberi obat, dikutip dari Kids Health, untuk membantu meredakan flu, ajak anak untuk beristirahat dan berikan banyak cairan, seperti air putih atau jus karena demam dan flu dapat menyebabkan dehidrasi.

3. Obat diare atau maag khusus untuk anak

Di tempat baru, anak-anak juga mungkin mencoba makanan baru yang tidak biasa mereka konsumsi. Pencernaan mereka belum terbiasa dengan makanan tersebut. Jadi, bisa saja anak terkena penyakit pencernaan seperti diare atau maag.

"Kemudian anak-anak kan suka makan makanan yang nggak biasa dimakan sehari-hari. Hati-hati sakit lambungnya, bisa diare, bisa sakit maag. Bawa obat-obat seperti itu yang khusus untuk anak," tambahnya.

Dilansir Kids Health, penyakit diare bisa disebabkan oleh berbagai hal, Bun. Salah satunya disebabkan oleh bakteri E. coli, Salmonella, Campylobacter, dan Shigella. Bakteri-bakteri ini biasanya ditemukan pada kasus keracunan makanan yang bisa menyebabkan anak diare dan muntah-muntah beberapa jam setelah terinfeksi.

4. Obat alergi
Anak-anak mungkin mengalami alergi yang berbeda-beda dengan penyebab yang berbeda juga. Ada baiknya, agar anak terhindar dari alergi, jauhkan anak dari pemicu alerginya.

Selain obat-obatan di atas, Bunda juga perlu membawa obat khusus penyakit yang dimiliki anak, seperti penyakit asma. Sebelum melakukan perjalanan jauh, pastikan obat-obat di atas sudah masuk ke dalam tas Bunda ya.

(sih/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Unik! Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghal yang Berulang tahun

Mom's Life Annisa Karnesyia

Audy Item Alami Keguguran Hamil Anak Ketiga, Kehilangan Janin di Usia 7 Minggu

Kehamilan Annisa Karnesyia

Momen Shireen Sungkar Dampingi Sang Anak yang Alami Autisme Adaptasi di Tempat Baru

Parenting Annisa Karnesyia

Anak Perempuan 4 Tahun Terserang Stroke, Berawal Keluhkan Gejala Tak Biasa Ini

Parenting Pritadanes

Setop Bilang 'Enggak Ada Uang' ke Anak! Ini Kalimat yang Lebih Baik Menurut Pakar

Parenting Annisya Asri Diarta

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Gerhana Matahari 12 Agustus 2026: Bacaan Doa untuk Ibu Hamil Lengkap Arab, Latin & Artinya

Unik! Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghal yang Berulang tahun

Audy Item Alami Keguguran Hamil Anak Ketiga, Kehilangan Janin di Usia 7 Minggu

Anak Perempuan 4 Tahun Terserang Stroke, Berawal Keluhkan Gejala Tak Biasa Ini

Momen Shireen Sungkar Dampingi Sang Anak yang Alami Autisme Adaptasi di Tempat Baru

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK