sign up SIGN UP search


parenting

Jan Ethes Punya Adik, Cek 5 Aturan Jenguk Bayi Baru Lahir

Asri Ediyati Sabtu, 16 Nov 2019 18:43 WIB
Jan Ethes akhirnya punya adik! Tentu banyak yang penasaran nih, tapi jangan lupa lima aturan jenguk bayi baru lahir. caption
Jakarta - Kabar gembira dari keluarga Presiden RI. Cucu ketiga Jokowi lahir pada Jumat (15/11/2019). Jan Ethes akhirnya punya adik perempuan lagi selain sepupunya, Sedah Mirah.

Gibran pun mengungkap nama si kecil yaitu La Lembah Manah. Nama tersebut berasal dari Jawa artinya rendah hati. Namanya bagus ya, Bunda?

Sementara itu, ucapan selamat terus mengalir, juga mungkin beberapa tamu akan menjenguk Selvi dan Lembah Manah hari ini. Bicara soal menjenguk bayi baru lahir, ternyata ada aturannya lho. Selain etika, ada beberapa sebab yang membuat aturan tersebut harus dipatuhi.

Apa saja aturannya? Simak lima aturan jenguk bayi baru lahir berikut ini.


1. Cuci tangan

Baik menjenguk bayi baru lahir di RS atau rumah, setelah sampai kita perlu mencuci tangan lebih dahulu. Apalagi kalau Bunda mau menggendong bayi. dr.Meta Hanindita SpA dari RSUD Dr Soetomo Surabaya bilang bayi baru lahir rentan sekali terkena berbagai penyakit karena sistem imunnya belum sekuat anak-anak yang lebih besar.

Untuk itu, penting banget buat kita mencuci tangan mengingat sebelumnya sudah melakukan berbagai aktivitas dan terpapar berbagai hal, termasuk kuman, dari lingkungan sekitar. Hal ini berlaku juga ketika kita sakit bahkan sakit ringan kayak flu dan batuk saja, sebaiknya tunda dulu rencana menjenguk bayi.

2. Jangan cium bayi!

Kebanyakan orang suka mencium bayi yang baru lahir karena gemas dan suka pada aroma bayi yang harum. Tapi sebenarnya ini enggak dianjurkan, Bunda. Seperti yang dikatakan Meta tadi, bayi sangat rentan kena penyakit.

Kita enggak tahu mulut kita menyimpan bakteri apa atau mengandung virus apa. Bagi orang dewasa yang sistem imunnya sudah sempurna mungkin tak berbahaya, tapi untuk bayi? Belum tentu.
Keluarga Gibran RakabumingKeluarga Gibran Rakabuming/ Foto: Agus Suparto/Fotografer Kepresidenan
3. Minta izin menggendong bayi

Seorang doula, Tina Madelina menulis di akun Facebook-nya bahwa bayi boleh digendong.

"Jangan keluarkan bayi dalam gendongan," tulis Tina.

Mungkin ini maksudnya untuk meningkatkan bonding, mengenal orang dewasa selain ibu. Ya, melihat bayi baru lahir memang menggemaskan. Namun, kita perlu minta izin dulu ke orang tua si bayi yang dijenguk sebelum menggendongnya.

Kalau memang orang tuanya menunjukkan keengganan, terimalah. Ini juga berlaku kalau bayi lagi tidur. Pasti akan bijak ketika enggak memaksa menggendong si bayi karena dia sedang tidur.

4. Tak usah ajak anak usia batita

Kalau kebetulan kita sudah punya anak, sebaiknya enggak perlu ajak si kecil, Bunda. Apalagi kalau anak umurnya masih batita. Selain batita cenderung mudah bosan waktu diajak ke tempat yang baru, jika dia menangis, jelas bisa mengganggu bayi.

Terkadang anak juga bisa cemburu lho, pada orang tuanya yang menggendong bayi. Namun, ini kembali lagi pada kebiasaan yang berlaku di lingkungan.

5. Jangan kelamaan

Dulu saat kita melahirkan, tentu senang ya mendapat perhatian melalui kunjungan teman dan kerabat. Tapi bagaimana pun kita juga butuh istirahat. Sehingga saat tiba giliran kita menjenguk bayi baru lahir, baiknya enggak usah lama-lama juga, Bunda.

Tina menyarankan jika ingin menjenguk bayi, rencanakanlah untuk berkunjung kurang dari satu jam.

"Sehingga ibu dan ayah (si bayi) bisa memberikan perhatian yang enggak terbagi-bagi," tulis Tina.

Simak juga video cara merawat tali pusat bayi:

[Gambas:Video Haibunda]

(aci/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi