sign up SIGN UP search


parenting

Miris! Bayi Lahir Tanpa Wajah, Diduga Dokter Lalai Deteksi Cacat Janin

Annisa Karnesyia Selasa, 19 Nov 2019 11:13 WIB
Bayi laki-laki asal Portugal lahir tanpa wajah. Diduga karena kelalaian dokter saat lakukan USG, Bun. caption
Jakarta - Pada 7 Oktober 2019 lalu, seorang bayi laki-laki dilahirkan tanpa mata, hidung, dan sebagian tulang tengkorak di Lisbon, Portugal. Media di sana menyebutnya sebagai 'bayi tanpa wajah'.

Mengutip Mirror, meski dokter memprediksi hidupnya tak akan lama, buktinya bayi bernama Rodrigo ini mampu bertahan. Ia akhirnya diizinkan pulang setelah 40 hari menjalani perawatan di rumah sakit.

Putra pasangan Marlene Simao dan David Ribeiro ini juga lahir tuli, hanya memiliki beberapa lesi otak, dan organ mulut yang tak sempurna. Rodrigo masih mengalami masalah pernapasan, namun kesehatannya perlahan membaik, Bun.


Simao dan Ribeiro mengatakan bahwa dokter kandungan dianggap lalai karena tidak bisa mengidentifikasi kelainan selama empat kali USG. Pertama kali mereka mendengar tentang kondisi sang buah hati saat menjalani USG 5D di klinik lain.

Petugas medis melihat adanya cacat pada janin dalam kandungan. Tapi. ketika Simao bertemu dokter kandungannya, Artur Carvalho, dia mengatakan USG 5D seperti itu tidak akurat dan bayinya dinyatakan sehat.

Akibat kejadian ini, Carvalho telah diskors karena dianggap lalai melihat kondisi bayi dalam kandungan yang seharusnya bisa terlihat dari usia kehamilan 12 minggu. Hingga kini investigasi terhadap Carvalho masih berlangsung.



Nenek Rodrigo, Tania Contente mengatakan jika kedua orang tua cucunya berharap anak mereka bisa kuat. Dia bersyukur rodrigo tidak lagi bergantung pada tim ahli di rumah sakit, sehingga diizinkan pulang.

"Ada tawaran untuk tinggal di rumah sakit, tetapi mereka (orang tua Rodrigo) ingin merawatnya di rumah," kata Contente.

Berkaca dari kejadian ini, pemeriksaan USG dan serangkaian tes kehamilan memang dibutuhkan ibu hamil untuk melihat ada atau tidaknya cacat janin, Bun. Melansir dari Romper, USG di trimester kedua penting dilakukan untuk bisa mengetahui kondisi janin.

USG yang disebut skrining anatomi ini berfungsi mencari kelainan pada anatomi bayi dan masalah internal apapun yang bisa memengaruhi jantung, otak, atau organ lainnya. Hasil skrining bisa memperlihatkan ukuran bayi, termasuk memprediksi kemungkinan cacat janin.

Contohnya, cacat janin seperti mikrosefali atau kondisi kepala bayi lebih kecil dari yang seharusnya. Menurut Ahmet Baschat, M.D, direktur Johns Hopkins Center for Fetal Therapy, Departemen Obgyn, meski tidak semua cacat janin bisa dihindari, paling tidak bisa dicegah. Perawatan prenatal, kesadaran, dan kondisi wanita sekarang atau dulu bisa membantu mencegahnya.

"Melalui diagnosis prenatal dan memahami penyakit atau masalah pada janin, dokter juga belajar banyak tentang apa yang membahayakan janin," kata Baschat, dilansir Johns Hopkins Medicine.

Bunda, simak juga tips mudah atasi kaki bengkak pada ibu hamil di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi