PARENTING
Cara Bijak Hadapi Anak yang Selalu Minta Dibelikan Mainan
Melly Febrida | HaiBunda
Senin, 27 Apr 2020 14:32 WIBDunia anak adalah bermain. Itulah mengapa anak-anak suka sekali dengan mainan. Entah itu mobil-mobilan, boneka, balok atau mainan apa saja. Lalu, bagaimana kalau anak-anak kecanduan mainan?
Mainan anak zaman sekarang tentu berbeda dengan dahulu, yang sering dibuatkan orang tuanya. Pistol dari pelepah atau batang daun pisang, hingga kulit jeruk bali untuk mobil-mobilan. Kalau zaman sekarang, kebanyakan mainan dibeli.
Kalau sesekali tentu Bunda tidak keberatan, tapi kalau sebentar-sebentar anak menuntut dibelikan mainan bagaimana? Sebenarnya, ada cara bijak untuk mengatasinya.
"Buat SOP untuk anak yang konsumtif mainan," kata Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari, international parenting trainer dan direktur Auladi Parenting School, dalam buku 7 Kiat Orang Tua Shalih Menjadikan Anak Disiplin dan Bahagia.
Menurut pria yang akrab disapa Abah Ihsan itu, tujuan adanya SOP atau aturan yakni untuk mengendalikan anak yang senang membeli mainan.
"Ini sudah diuji dan dipraktikkan oleh saya dan sebagian orang tua yang mengikuti tindakan yang saya rekomendasikan ini," kata Abah Ihsan.
Saat Bunda ke supermarket atau ke mal, bisa saja anak selalu minta dibelikan mainan. Padahal, selang beberapa hari sebelumnya sudah beli mainan. Abah Ihsan sendiri kepada keempat anaknya melakukan diskusi atau musyawarah terlebih dahulu, tentang batasan membelikan mainan.
Abah Ihsan hanya memperbolehkan membeli mainan sebulan sekali. Mengenai tanggal, Abah Ihsan menyerahkan anak-anaknya untuk menyampaikan usulannya untuk didiskusikan dengan sang istri.
"Setelah beberapa waktu mereka berdiskusi. Inilah hasilnya dan sampai saat ini SOP masih berlaku. Beli mainan setiap tanggal 16 dan beli buku tanggal 4," tuturnya.
Namun, Abah Ihsan mengatakan, apabila anak merasa tidak cocok dengan tanggal yang ditetapkan, mereka bisa mengajukan usulan perubahan waktu atau tanggal. Tapi, harus berdasarkan musyawarah dan persetujuan orang tua.
Begitu pula ketika orang tua ada halangan di tanggal yang ditentukan, tentu akan diumumkan beberapa waktu sebelumnya.
"Di luar tanggal yang ditentukan, anak-anak berhak menerima mainan yang dihadiahkan siapapun, sepanjang anak tidak meminta. Jika meminta, jatah beli mainan pada bulan depan akan dihapus," jelas Abah Ihsan.
Bagaimana dengan harganya? Kata Abah Ihsan, itu terserah orang tua. Meski sudah ada SOP, tentu saja anak-anak masih mencoba meminta. Tapi, jika ada batasan yang jelas, anak-anak seperti memiliki semacam 'kepastian hukum' tentang kapan boleh dan tidak boleh meminta.
"Bayangkan jika tidak ada jadwal membeli mainan dan anak Anda termasuk yang hobi membeli mainan. Setiap ke supermarket minta makanan dan kita katakan, 'Nanti, besok'," ujar Abah.
Saat kita berkata 'nanti' berkali-kali dan tidak jelas kapan, kata Abah Ihsan, di mata anak kita sudah dianggap berbohong.
Bicara tentang mainan, psikolog Ratih Ibrahim mengatakan, anak-anak juga butuh materi mainan yang baik. Jadi nggak semata-mata karena murah saja, sehingga beli mainan juga harus seperti investasi.
"Bahkan kalau perlu menabung, supaya bisa dapat kualitas mainan yang baik. Saat kita fokus hanya untuk dapat mainan yang penting murah, akibatnya bisa banyak dari mulai material yang enggak cukup aman untuk anak, sampai mudah rusak," papar Ratih.
Bunda, simak juga manfaat bermain puzzle untuk perkembangan otak anak, dalam video berikut ini:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Cara Membuat Slime Tanpa Lem, Cukup 6 Langkah Bun
Berencana Memberikan Mainan Bayi? Perhatikan 4 Hal ini, Bunda
Kenapa Anak Suka Mengumpulkan Barang Tak Berguna? Ternyata Ini Manfaatnya
Cara Bijak Ajari Balita Merapikan Mainan Sendiri
TERPOPULER
9 Ucapan yang Bikin Orang Cerdas Enggan Terlibat dalam Percakapan
Kasus Langka Fetus in Fetu, Dokter Temukan 8 Janin di Perut Bayi Berusia 21 Hari
Cara Meredakan Batuk dengan Bahan Tradisional, Aman dan Mudah di Rumah
SPMB SMP Depok 2026/2027: Aturan, Jadwal Pendaftaran & Pilihan Jalur
Pangeran George akan Bersekolah di Eton College, Ikut Jejak Pangeran William
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Serum untuk Rambut Rontok, Bantu Perkuat Akar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Bibit Jeruk Lengkap dari Purut, Nipis & Bali
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kulkas 1 Pintu Watt Rendah Hemat Energi, Bantu Pengeluaran Rumah Tangga Lebih Irit!
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lampu LED Emergency, Cadangan saat Kena Pemadaman Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Label Nama Buku Aesthetic untuk Buku Pelajaran Anak
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Karina Ranau Istri Almarhum Epy Kusnandar Didorong oleh Pria di Warung, Simak Kronologinya
Keseruan SPN Community Sport Day, Bunda Diajak Relaksasi Lewat Aquatic Floating Yoga
9 Ucapan yang Bikin Orang Cerdas Enggan Terlibat dalam Percakapan
Kasus Langka Fetus in Fetu, Dokter Temukan 8 Janin di Perut Bayi Berusia 21 Hari
SPMB SMP Depok 2026/2027: Aturan, Jadwal Pendaftaran & Pilihan Jalur
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Makanan Kucing Asal Asia Tenggara Sukses Raih Penghargaan di Amerika
-
Beautynesia
4 Tips Journaling untuk Pemula
-
Female Daily
Steal The Look: Gaya Sporty-Chic Victoria Beckham saat Nonton World Cup!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Isi Souvenir Pernikahan Jennifer Coppen, Makeup-Sarung Bantal Anti Jerawat
-
Mommies Daily
7 Drama Korea tentang Sekolah dan Pendidikan Terbaik, Terbaru ada Teach You a Lesson