sign up SIGN UP search


parenting

4 Kebiasaan Buruk soal Uang yang Bisa Pengaruhi Perilaku Anak

Kinan Rabu, 06 May 2020 12:26 WIB
Ilustrasi belanja online caption
Jakarta - Orang tua memiliki kewajiban untuk bisa memberikan contoh yang baik pada anak. Hal ini dikarenakan anak akan lebih mudah meniru apa yang ia lihat.

Kondisi ini juga berlaku pada kebiasaan tentang mengatur uang alias finansial keluarga, Bun. Melihat contoh yang buruk dapat memengaruhi kebiasaan anak nantinya dalam mengatur uang.


"Ketika orang tua tidak bisa mengatur keuangan dengan baik, tanpa sadar kebiasaan ini berpotensi ditularkan ke anak," ujar psikolog klinis Prerna Kohli.


Dikutip dari The Economic Times, ada 4 kebiasaan buruk soal uang yang bisa memengaruhi perilaku anak:

1. Banyak berutang

Pengaturan uang yang membuat orang tua jadi banyak memiliki utang lama-kelamaan bisa memengaruhi gaya hidup. Kondisi ini dalam jangka panjang membuat anak percaya bahwa bergantung pada pinjaman adalah sesuatu yang biasa.

"Terlebih jika orang tua sulit membayar cicilan atau utang yang ada, kecemasan dan stres yang muncul juga akan memengaruhi pola pengasuhan anak," ujar konsultan Jayant Pai.

2. Boros

Ilustrasi kartu kreditIlustrasi kartu kredit. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Poike)

Selalu belanja berlebihan dan menuruti permintaan anak tak selalu berdampak baik bagi psikisnya lho, Bun. Ini justru bisa membuatnya tak bisa berhemat dan cenderung tak peduli dengan kondisiĀ keuangan keluarga.

Jika suatu saat pemasukan sedang tidak stabil, anak tetap akan menuntut permintaannya tanpa mau bersabar. Dikhawatirkan ia jadi tidak memahami makna uang itu sendiri dan juga akan boros saat dewasa.

3. Sering bertengkar soal uang

Konsultan investasi Priya Sunder menegaskan bahwa orang tua sebaiknya tak bertengkar soalĀ uang di depan anak. Selain bisa memicu stres psikis, kebiasaan ini juga membuat anak enggan terbuka soal uang.

Upayakan untuk berdiskusi secara sehat pada pasangan, jika perlu tunda dulu diskusi sampai anak tidak berada dalam satu ruangan yang sama.

4. Jarang beramal

Beramal, saling membantu dan memberi orang lain yang membutuhkan akan mengajarkan anak nilai sosial. Selain itu, ia juga belajar bahwa berbagi dan tolong-menolong adalah sesuatu yang baik.

Nah, sebisa mungkin hindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini demi perkembangan perilaku anak nantinya ya, Bun.


Simak juga tips mengelola keuangan ala Astrid Tiar dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi