sign up SIGN UP search


parenting

Cara Mudah agar Anak Memahami Makna Puasa & Amalan Saat Ramadhan

Melly Febrida Senin, 11 May 2020 08:04 WIB
Asian family lunch outdoors, children having fun at table, Father helps feed daughter caption
Jakarta - Anak-anak memang tidak diwajibkan berpuasa, tapi Bunda bisa melatihnya sejak dini. Mereka juga mungkin bertanya-tanya, kenapa sih umat Islam wajib puasa saat bulan Ramadhan? Bagaimana cara menjelaskan dengan mudah?

Bunda perlu ingat, setiap anak berbeda. Mungkin ada anak yang antusias diajak sahur dan puasa, ada juga yang sebaliknya. Tapi, Bunda bisa menggunakan beberapa teknik ini untuk mengajarkan tentang puasa di bulan Ramadhan, juga maknanya.


Dokter spesialis gizi klinis dari RS Pondok Indah, dr.Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK, menjelaskan, orang tua harus memerhatikan status gizi anak. Tidak semua anak memiliki cadangan energi yang cukup di tubuhnya.


"Ada yang berat badannya kurang jangan dipaksa satu hari penuh, karena cadangan energinya enggak cukup. Tahap awal mungkin usia 7 tahun bisa dilatih setengah hari," jelas Juwalita, mengutip detikcom.

Sementara itu, dikutip dari Muslim Village, disebutkan anak-anak yang belum baligh alias pubertas memang tidak diwajibkan berpuasa, Bunda. Tapi, sebagai orang tua memang dianjurkan membimbing dan melatihnya berpuasa sejak usia dini. Tujuannya agar anak-anak tahu tentang puasa.

Dari Rubayyi' binti Mu'awwidz ra., beliau mengatakan, "Suatu ketika, di pagi hari Asyura', Rasulullah mengutus seseorang mendatangi salah satu kampung penduduk Madinah untuk menyampaikan pesan: 'Siapa yang di pagi hari sudah makan, maka hendaknya dia puasa sampai maghrib. Dan siapa yang sudah berpuasa, hendaklah dia lanjutkan puasanya.' Rubayyi' mengatakan: 'Kemudian setelah pengumuman itu kami berpuasa, dan kami mengajak anak-anak untuk berpuasa. Kami mengajak mereka ke masjid dan membuatkan mereka mainan dari kain. Jika ada yang menangis meminta makanan, kami memberikan mainan itu. Begitu seterusnya sampai datang waktu berbuka'." (HR Bukhari dan Muslim).

Hadis di atas menjelaskan bahwa Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam mendorong semua orang untuk berpuasa, bahkan untuk yang tidak makan di pagi hari (sahur). Untuk anak-anak, harus ada sesuatu yang membuatnya sibuk sehingga lupa dengan rasa lapar.

Bagaimana cara mudah mengajari si kecil? Orang tua bisa mencoba berbagai metode untuk mendorong anak-anak belajar tentang Ramadhan dan puasa. Tentu saja yang terpenting, orang tua harus jadi panutan yang baik, mencontohkan berpuasa dengan benar dan berperilaku sesuai ajaran Islam.

Ilustrasi mengajari anak puasa saat RamadhanIlustrasi mengajari anak puasa saat Ramadhan/ Foto: Getty Images/JulieanneBirch
Dari situ, anak-anak lebih cepat belajar meneladani Bunda ketimbang dengan hanya berbicara. Berikut beberapa cara yang dapat Bunda coba pada anak-anak, baik lelaki maupun perempuan, tentang puasa di bulan Ramadhan:

1. Berikan dorongan

Bunda bisa mengajari si kecil berpuasa setiap beberapa hari dan semakin besar usia anak, dorong untuk lebih sering berpuasa. Bangunkan anak untuk sahur.

Untuk anak-anak kecil, ketika anak sudah menjalani puasa selama beberapa hari, puji mereka di depan teman dan kerabat. Ini akan memberi anak rasa pengakuan, dan anak-anak akan merasa bahwa mereka tumbuh untuk dapat melakukan kewajiban terhadap Allah Subhanahu wa ta'ala.

2. Ajak berbuka puasa meski tidak berpuasa

Bunda bisa mengajak anak-anak makan bersama saat waktunya berbuka puasa, meskipun anak tidak berpuasa. Biarkan anak tahu bahwa Bunda berbuka puasa dan mengajari doa buka puasa. Di saat kondisi normal, Bunda bisa mengajak anak-anak ke masjid untuk salat tarawih.

Bila di saat pandemi Corona seperti ini, ajak berjamaah di rumah. Ini akan memberi anak-anak kesempatan belajar dan terbiasa sejak usia dini. Jika anak merasa lelah, biarkan mereka duduk di belakang.

3. Ajari pentingnya amal di bulan Ramadhan

Bunda harus memberi tahu anak-anak bahwa Allah meningkatkan pahala orang-orang yang bersedekah di bulan Ramadhan. Jika anak-anak berbuat salah, ingatkan bahwa mereka sedang berpuasa. Allah dapat mengubah ganjaran dari perbuatan yang salah selama bulan puasa.

4. Pakaian terbaik

Pada hari Idul Fitri, beri anak-anak dengan pakaian terbaik dan ajak anak untuk salat Idul Fitri. Ajari mereka bahwa Idul Fitri adalah hari raya khusus bagi umat Islam di seluruh dunia.


Bunda, simak juga tips mengajari anak agar rajin salat dan mengaji, di video berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(muf/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi