sign up SIGN UP search


parenting

Saat Anak Tanya Makna Idul Fitri, Ini Cara Mudah Bunda Menjawabnya

Melly Febrida Sabtu, 23 May 2020 11:08 WIB
Saat Anak Tanya Makna Idul Fitri, Ini Cara Mudah Bunda Menjawabnya Ilustrasi saat anak bertanya makna Idul Fitri/ Foto: Getty Images/ibnjaafar
Jakarta -

Waktu Bubun masih kecil, bahagia banget lho kalau sebentar lagi Idul Fitri. Yang Bubun tahu, Lebaran Idul Fitri itu waktunya pakai baju baru dan malam hari sebelumnya, keliling bareng teman-teman bawa obor sambil takbiran. Ya semasa kecil, anak-anak mungkin menikmati perayaan tanpa mengetahui apa artinya.

Anak-anak Bunda pernah bertanya apa itu Idul Fitri? Kalau iya dan kita lagi enggak siap menjawab, pasti bingung ya. Tapi, ada cara mudah menjawabnya supaya anak mengerti apa itu Idul Fitri.

Dikatakan psikolog anak dari Tiga Generasi, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, usia pra sekolah yakni 4 - 5 tahun dan masa awal sekolah yakni usia 6 - 9 tahun, sebenarnya tidak ada perbedaan penjelasan yang signifikan. Kenapa? Karena mereka masih sulit memahami hal yang abstrak seperti mendapatkan pahala atau kembali suci.


"Pemahaman mereka masih sebatas hal-hal yang konkret atau hal yang mereka dapat rasakan secara langsung. Yang membedakan hanya bahasa yang digunakan dan panjangnya diskusi," tutur Vera.

Dan saat menjelaskan ke anak usia pra sekolah yakni 2 - 6 tahun, tentu Bunda perlu menggunakan bahasa yang lebih sederhana daripada anak usia sekolah dasar (SD). Penjelasan juga tergantung kecerdasan anak. Ya, anak yang cerdas dan kritis tentu butuh penjelasan atau diskusi yang lebih panjang dan mendalam.

Bunda juga bisa menjelaskan ke anak bahwa Lebaran atau Idul Fitri adalah bentuk perayaan karena kita telah berhasil belajar menahan lapar, haus, emosi, dan berbuat baik selama bulan Ramadhan. Penjelasannya fokus pada apa yang telah dilakukan selama bulan puasa ya, Bunda, seperti menahan lapar, haus, dan emosi, yang sifatnya konkret atau bisa dirasakan langsung oleh anak.

Ilustrasi anak tanya makna Idul FitriIlustrasi anak tanya makna Idul Fitri/ Foto: Getty Images/FatCamera

Psikolog anak dan remaja, Rahajeng Ika menambahkan, bagaimana cara menyampaikan konten-kontennya itu yang penting. Harus dengan santai, menjelaskan dengan konkret, juga konsisten dari perilaku kedua orang tuanya.

"Itu yang akan lebih diserap anak-anak dan orang tua patut memberi contoh dengan konsisten," ujar Rahajeng.

Makna Idul Fitri

Dijelaskan Ustaz Syafiq Basalamah, secara bahasa, Ied adalah sesuatu yang berulang atau kembali lagi. "Rasulullah mengatakan, fitri adalah hari ketika orang-orang berbuka. Jadi, Idul Fitri adalah kembali berbuka, bukan kembali pada fitrah," ujar Syafiq, dikutip dari YouTube channel MediaShalih.

Ia menambahkan, salah satu alasan kenapa Idul Fitri istimewa adalah karena pada hari itu, kita bisa sarapan dan makan siang lagi, setelah sebulan penuh berpuasa Ramadhan.

"Itu dilakukan karena Allah Subhanahu wa ta'ala. Di situ ada penghambaan yang begitu nyata kepada Allah," tegasnya.

Sementara mengutip CBC, pada Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal, biasanya dimulai dengan seluruh keluarga menikmati sarapan kecil. Ini makan di pagi hari pertama setelah sebulan penuh berpuasa. Setelah mandi, semua anggota keluarga berkumpul di luar seperti lapangan atau di sebuah masjid untuk berdoa bersama, salat Ied, yang diikuti dengan mendengarkan khotbah.

Untuk tradisi Idul Fitri di Indonesia, biasanya banyak yang mudik untuk bersilaturahmi, berkumpul anggota keluarga di kampung halaman. Tapi, Lebaran kali ini terasa berbeda ya, Bunda. Kita hanya bisa berkumpul keluarga inti di rumah saja. Bahkan untuk salat Idul Fitri dianjurkan berjamaah di rumah.

Dalam Fatwa MUI disebutkan, salat Idul Fitri bisa digelar secara berjemaah di tanah lapang atau masjid kalau daerah yang bersangkutan tidak ada kasus COVID-19, atau angka penularan sudah dinyatakan menurun oleh ahli.

Tapi, kalau masyarakat berada di kawasan penyebaran COVID-19 yang belum terkendali, salat Idul Fitri boleh dilaksanakan di rumah, secara berjemaah atau sendiri-sendiri.

"Salat Idul Fitri yang dilaksanakan di rumah dapat dilakukan secara berjemaah dan dapat dilakukan secara sendiri," demikian bunyi ketentuan salat Idul Fitri di rumah dalam fatwa MUI, mengutip detikcom.

Bunda, simak juga tips bikin kue nastar, ketupat, dan bedug bareng si kecil, dalam video berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(muf/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi