Cegukan adalah salah satu kondisi yang umum terjadi pada setiap orang. Tak terkecuali balita, mereka juga sering mengalami cegukan, Bunda.
Cegukan terjadi karena terlalu banyak udara pada tenggorokan. Balita biasanya terlalu banyak menghirup udara ketika makan atau beraktivitas.
Dilansir Hello Motherhood, balita juga dapat mengalami cegukan kalau diberi minuman berkarbonasi. Gelembung udara pada minuman ini dapat masuk ke dalam diafragma. Selain itu, makan terlalu banyak dapat menyebabkan balita cegukan.
Ternyata, balita memang lebih rentan mengalami cegukan lho, Bunda. Ini karena mekanisme refleksnya belum sempurna.
"Karena mekanisme kontrol untuk refleks belum sepenuhnya diselesaikan, impuls saraf dapat dikacaukan oleh sinyal yang bertentangan pada balita," kata Christopher Hobbs, PhD, LAc, AHG, dikutip dari Healthline.
Nah, berikut ini tips mengatasi ketika balita cegukan:
1. Teh kamomil, adas, atau peppermint
Kamomil, adas, dan peppermint merupakan rempah yang terbaik dan paling aman untuk meredakan otot yang kejang dan menyebabkan cegukan. Hobbs merekomendasikan untuk meneteskan teh hangat ke mulut balita sampai cegukannya hilang.
2. Tekanan lembut pada perut atas
Perlahan tekan perut atas balita dengan gerakan yang cepat ke bawah. Waktu setiap gerakan bertepatan ketika balita cegukan.
3. Fokus pada pernapasan
Ada beberapa solusi pernapasan untuk mengatasi cegukan. Salah satunya adalah bernapas di dalam kantong kertas.
Hobbs menyarankan cara lainnya, "tarik napas kuat-kuat lewat mulut di saat yang bersamaan dengan cegukan."
4. Gelitik
Cara yang satu ini cukup unik, Bunda. Dengan menggelitik, pikiran si kecil akan teralih dari cegukan yang mereka alami.
5. Minum air dingin
Minum segelas air dingin dapat menenangkan diafragma yang teriritasi. Sehingga, diafragma dapat kembali ke pola gerakan normalnya.
Semoga membantu ya, Bunda.
Lihat juga cara merawat gigi bayi 6 bulan di video berikut ini, Bunda.
(sih/jue)