PARENTING
3 Cara Mudah Mengenalkan Anak pada Pengasuh Baru
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Rabu, 15 Jul 2020 13:12 WIBSaat ingin mempekerjakan pengasuh atau baby sitter tentu butuh pertimbangan matang ya, Bunda. Kita sebaiknya mencari pengasuh yang enggak cuma pandai mengurus anak, tapi juga bisa dekat dengannya.
Pengasuh diibaratkan seperti orang asing bagi anak-anak. Dalam mendekatkan anak dengan pengasuh, Bunda bisa beri penjelasan kalau tidak semua orang asing itu jahat.
Baca Juga : 7 Tips Mendisiplinkan Balita Tanpa Drama |
"Pastikan juga orang tua membahas aspek-aspek positif dari orang lain, terutama yang dikenalnya," kata psikolog klinis Dr Wayne Fleisig, dikutip dari Parents.
Dijelaskan dalam buku Anti Panik Mengasuh Bayi 0-3 Tahun dari Tiga Generasi, memasuki usia 1 tahun, anak mulai terlihat cemas, malu, dan takut saat berhadapan dengan orang asing. Ini merupakan tanda bahwa dia sudah mampu memisahkan dirinya dengan lingkungan dan membedakan orang-orang yang sering maupun jarang ditemui.
Terkadang temperamen anak juga berpengaruh terhadap mudah atau tidaknya mereka beradaptasi dengan orang baru.
"Anak dengan temperamen easy, biasanya tidak membutuhkan waktu lama untuk dekat. Di sisi lain, anak dengan temperamen difficult, butuh waktu lebih banyak dan berkali-kali bertemu dengan orang asing," jelas tim penulis.
Untuk itu, ada 3 cara yang bisa Bunda lakukan untuk mendekatkan anak dengan pengasuh atau orang baru. Berikut penjelasannya:
1. Ajak anak bermain bersama dengan orang tua dan orang asing (pengasuh) bersamaan, sebelum anak ditinggal dengan orang tersebut.
2. Orang tua bisa menunjukkan sikap ramah dan bersahabat dengan pengasuh, sehingga anak juga bisa merasa aman dan percaya dengan orang tersebut.
3. Perhatikan tingkat kenyamanan anak ketika akan meninggalkannya dengan pengasuh. Kalau anak terlihat belum terlalu nyaman, perpanjang waktu interaksi bersama antara anak, orang tua, dan pengasuh. Jangan lupa untuk selalu minta izin pada anak sebelum Bunda meninggalkannya.
Simak juga langkah mengendalikan emosi anak, di video berikut:
(ank/muf)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Cerita Anak Nia Ramadhani Memilih Sendiri Pengasuhnya
Tak Masalah Anak Dekat dengan Pengasuh, Asal...
Hiks! Anakku Diperlakukan Kasar oleh Pengasuhnya
Tips Anak Tetap Lengket ke Bunda, Meski Sering Bersama Pengasuh
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang IQ Tinggi dari Selera Humor yang Disukai
Rahasia Masak Daging Sapi Biar Empuk & Bumbu Meresap, Perhatikan Cara Merebusnya
Anak Pertama Kali Punya HP di Usia 10 Tahun, Apakah Terlalu Cepat? Ini Temuan Studi
Cara Mengenali Orang IQ Tinggi dari Cara Mereka Mengolah Kata
10 Nama Bayi Bermakna Masa Depan Cerah
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Curl Cream untuk Rambut Keriting agar Lebih Mudah Diatur
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Cushion yang Bagus untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Spatula Silikon yang Bagus Tahan Lama & Aman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Sejumlah Negara Imbau Warga Siapkan Stok Makanan, Ini 5 Pilihan yang Awet & Enak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Kostum Halloween Karakter Anime Perempuan yang Ikonik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Penelitian Ungkap Olahraga Jalan Kaki Bersama Pasangan Bisa Bikin Pernikahan Lebih Harmonis
Dokter Ungkap Pentingnya Nada Bicara Orang Tua saat Mengasuh Anak, Bukan Hanya Kata-kata
Rahasia Masak Daging Sapi Biar Empuk & Bumbu Meresap, Perhatikan Cara Merebusnya
Cara Mengenali Orang IQ Tinggi dari Selera Humor yang Disukai
Anak Pertama Kali Punya HP di Usia 10 Tahun, Apakah Terlalu Cepat? Ini Temuan Studi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
TWS yang Bisa Rekam Meeting 2 Jam? Ini Fitur Audio Snapshot yang Jadi Pembeda
-
Beautynesia
5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari agar Ginjal Tetap Sehat
-
Female Daily
Cari Tas Kerja yang Ringan dan Muat Banyak? Legato Largo Hadir di Indonesia!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Hailey Bieber Tolak Istilah Anti-Aging di Dunia Kecantikan, Pilih Smart Aging
-
Mommies Daily
7 Peran Ayah dalam Tumbuh Kembang Anak agar Mandiri dan Percaya Diri